Dua Sisi Berbeda

Dua Sisi Berbeda
Dua Sisi Berbeda Eps 62


__ADS_3

    Sesampai nya Wulan di kelas dia hanya diam, bahkan di tanya oleh teman lainya pun tidak di jawab. Sedangkan di sisi lain, pak Sis dan Abdul membawa Irfan cs ke kantor untuk di tanyai kebenaranya. Sebenernya pak Sis belum tahu masalahnya apa, tapi pak Sis tahu kalau Wulan begitu pasti sedang terjadi sesuatu. Dan setelah mendengar apa yang di jelaskan oleh Abdul, dan di iyakan oleh mereka berenam. Akhirnya mereka berenam di kenakan sanki berupa skors satu minggu dan tidak boleh ada di lingkungan sekolah selama satu minggu. Dan agar orang tua mereka tahu tentang kelakuan anaknya, pak Sis pun menghubungi orang tua mereka semua.


    Setelah semua selesai Irfan cs sudah di skors dan orang tua mereka juga sudah tahu dan meminta maaf atas kelakuan anaknya. Abdul di minta untuk kembali ke kelas untuk menenangkan Wulan. Dan benar saja, Wulan sedih dan murung merasa bersalah, karna dia sudah membuat Adit celaka. Wulan mengingat apa yang dikatakan Ibu dari Adit, Namun Abdul berusaha untuk menghibur Wulan dan jangan menyalahkan diri sendiri. "Udah kamu jangan nyalahin diri sendiri, kan kita udah tau kalau Adit seperti itu, nanti aku yang bantu menjelaskan ke Ibu Adit, biar kamu dan Adit masih bisa berteman dan bertemu lagi". Mendengar Abdul berkata seperti itu, Wulan masih belum senyum tapi dia menoleh ke arah Abdul seakan dia senang.

__ADS_1


    Sepulang sekolah Abdul Wulan Lia dan Ika pun ke rumah sakit untuk menengok keadaan Adit. Sesampai nya di rumah sakit, Wulan langsung di usir oleh ibunya Adit. Dan Ayah Adit mencoba menenangkan, di barengi dengan penjelasan Abdul soal Adit itu seperti apa di sekolah. Termasuk dia pernah menyelamatkan Abdul dari gangguan anak anak nakal itu. Abdul juga memberitahu kalau mereka semua sudah di beri sanksi berupa skors selama satu minggu. Belum selesai mereka berbicara, Adit memanggil nama Wulan berkali kali. Saking kerasnya pukulan Dika, membuat Adit tak sadarkan diri beberapa lama. Tapi kata dokter Adit tidak apa apa dan akan segera pulih.


    Mendengar Adit memanggil namanya, Wulan langsung masuk dan memegang tanga Adit "aku di sini Dit, kamu cepet sadar dan sembuh ya". Kata Wulan simbari mencium tangan Adit, Ibunya ingin menahan Wulan, tapi di pegang oleh Ayahnya "udah biarin dulu, anak kita baik, dia menolong orang yang lemah, kita harusnya bangga, dan jangan menyalahkan Wulan lagi" Begitu perkataan Ayah Adit. Beberapa menit Wulan memegang tangan Adit, Adit pun sadar dan membuka matanya. Perkataan pertama Adit sungguh membuat orang yang ada di situ tercengang "kamu gak kenapa kenapa kan Lan? kamu kenapa mengejar mereka dan memukul mereka semua?". Abdul tahu apa yang di lakukan Wulan setelah sampai ke sekolah, tidak mungkin Adit bisa tahu apa yang di lakukan Wulan. Karna baru mereka yang menjenguk Adit di rumah sakit. Begitu juga kedua orang tua Adit heran, kenapa Adit berkata seperti itu.

__ADS_1


Thanks for read kawan.......


jangan lupa tinggalkan like dan komenya....

__ADS_1


__ADS_2