
Mendengar perkataan Ika membuat Lia marah dan kecewa kepada Ika, karna Ika adalah sahabatnya yang dari SMP sudah berteman dan besahabat. "Kamu kenapa bicara seperti itu? kamu melihat orang dari fisik dan mengiyakan rumor yang ada, itu jatuhnya pembullyan Ika!" expresi marah dari Lia. "Aku kecewa banget sama kamu Ka, kita udah berteman lama bersahabat lama, tapi aku baru tau kalau kamu seperti ini" tambah Lia yang membuatnya jadi sedih dan menangis.
Di sisi lain Wulan yang memapah Adit ke UKS sudah sampai, di UKS dan membuatkan teh manis anget untuk menenangkan Adit. Setelah teh manisnya jadi, Adit mulai bertanya "siapa nama kamu dari kelas mana? kita kan belum kenalan". "Oh iya, aku Wulan, aku dari kelas IPS, kalau nama kamu siapa?" tanya balik Wulan. "Aku Adit aku dari kelas IPA" jawab singkat Adit, "Oh dari kelas IPA, tapi kamu gak apa apa kan?", "gak kok, gak apa apa, nggak ada yang sakit juga" begitu percakapan Adit dan Wulan. Tak lama, seorang guru datang untuk menanyai Adit apa yang terjadi, karna satu sekolah sampai heboh "kamu tidak apa apa? sebenernya apa yang terjadi?" tanya salah seorang guru dan Adit menjawab "tidak pak, biasa mereka sedikit jail, dan saya berusaha untuk melawan, tapi si kiranya saya kerasukan" jelas Adit kepada guru itu.
__ADS_1
Setelah mendengar perkataan Adit, guru tersebut pun berranjak pergi dan mencoba untuk mencari saksi awalnya. Tapi guru itu tidak mencari Irfan atau yang lainya, karna Irfan dan temanya memang nakal dan suka berbuat seenak nya ke siswa siswi lainya. Di situ Wulan tetap duduk menjaga Adit dan sedikit berbincang dengan Adit padahal sudah bel masuk. "Kamu gak masuk kelas lan? kan udah bel" tanya Adit, "gak apa apa, aku kan anggota PMR jadi aku bisa dispensasi untuk gak masuk kelas dan nungguin kamu disini" jawab Wulan sambil tersenyum.
Adit gak habis pikir lagi kenapa ada lagi teman perempuanya yang peduli sama dia, padahal kalau dia ingat di SMP dulu semua menjauhi dan memusuhi Adit. "Eh bentar, tadi waktu di toilet kamu bilang kamu tau mana orang kerasukan sama yang tidak?" tanya Adit penasaran. "Ya Adit, aku bisa tau, dari tatapan mata kamu tidak menunjukan kalau kamu kesurupan, makanya aku langsung masuk dan menenangkan kamu" jawab Wulan sambil tersenyum lagi.
__ADS_1
Thanks for read guys.....
hehehehe............
__ADS_1