
Malam berlalu sampai berganti pagi waktunya anak anak sekolah untuk berangkat. Seperti biasa Adit bareng Wulan, Lia bareng Ika, Selly bareng Intan, dan Irfan bareng Tama dan yang lainya. Mereka jalan sambil tertawa membicarakan yang kemarin mereka lakukan, dan berencana untuk melakukan itu setiap hari. Tama Dika Adam masuk kelas dengan gaya nya yang semakin angkuh, melihat ke arah Adit dan tidak takut. Sedangkan Irfan Roy dan Tri masuk kelas, dengan gaya sombong nya, dan sesekali mencolek colek cewe cewe di kelasnya.
__ADS_1
Selly dan Intan merasa aneh, karna mereka baru pertama kali melihat seperti itu, karna Selly dan Intan tidak tahu apa yang terjadi, dan mereka pun menanyakan kepada Irfan, Dan jawaban Irfan membuat Selly serta Intan kaget dan membentak Irfan dan lainya "kalian jangan bareng kita lagi, kalian sudah berubah, kalian sudah terpengaruh oleh Tama dan temanya, awas kalian dekat dekat dengan kita!". "Tenang dong sayang, kita ini kan teman sudah dari SMP, masa sekarang kalian mau musuhin kita? apa kalian mau sesuatu? atau mungkin kalian mau di buat hancur?". Ancaman Irfan kepada Selly dan Intan di barengi dengan tertawa lebar.
__ADS_1
Wulan tau apa yang terjadi, karna kebetulan Wulan satu kelas dengan mereka, dan Wulan melihat ada aura hitam di tubuh Irfan Roy dan Tri. Lalu Wulan menghampiri Selly dan Intan sambil memeluk "kalian tidak udah takut dengan ancaman mereka, kalau kalian masih bareng mereka, maka kalian yang kan celaka" begitu bisikan atau perkataan Wulan. Tapi di sini mereka bingung, karna mereka tahu kalau Wulan itu dekat dengan Adit, sedangkan Adit adalah orang yang selalu di kerjai oleh mereka. Dan tak lama guru pun tiba dan memulai pelajaran.
__ADS_1
Ya seperti yang sudah di duga, Irfan Roy Tri Tama Dika dan Adam semakin menjadi, semakin banyak siswa siswi yang mereka ganggu. Adit melihat hal itu pun bingung harus berbuat apa, karna Adit melihat mereka semua berbeda. Kemarin Adit berantem dengan tama saja sudah kuwalahan ini di tambah lima orang lagi. Pastinya Adit bakal berfikir keras untuk menghentikan kelakuan mereka, Adit pun coba mengajak Abdul teman sebangkunya untuk melakukan sesuatu. Tapi Abdul takut, karna Abdul pernah di ganggu sampai jatuh dan sakit, namun Adit berusaha meyakinkan Abdul kalau ini akan berhasil dan Abdul tidak akan takut lagi.
__ADS_1
Thanks for read kawan..........
__ADS_1