
Wulan berbajalan menuju kelas sudah seperti putri kerajaan yang lewat, semua mata tertuju pada penampilan Wulan. Di sini Adit merasa aneh dan seakan ada yang tidak beres, Adit tahu kalau ini penampilan pertama Wulan yang sangat beda. Adit pun jadi khawatir kalau nanti akan lebih banyak yang menganggu serta menggoda Wulan. Sesampainya di kelas Adit melihat Lia sudah datang, Lia pun terheran dan kaget juga melihat Wulan. Tapi Lia tidak begitu memperdulikan itu, Lia langsung saja menyapa dan menanyakan kenapa tidak membalas chat malam itu. Karna Lia khawatir dengan Adit yang siang nya di kroyok oleh banyak orang.
__ADS_1
Dan kita tahu dari awal cerita Adit mempelajari ilmu bela diri, bahkan dia bisa menyembuhkan sakit yang di rasa. Sampai tidak ada bekas luka atau memar sedikit pun, kalau kata orang Adit bisa menggunakan tenaga dalamnya untuk mengcover atau memprotect dirinya. Tapi tidak dengan Abdul, yang masih terlihat beberapa luka di tubuhnya. Abdul pun menyapa Wulan dan Adit, dan menanyakan bagaimana cara Adit menghilankan bekas luka di badanya. Yang tidak mungkin luka itu bisa ilang dengan cepat, karna luka yang di akibatkan hantaman benda tumpul itu sulit ilang. Bisa berhari hari bahkan sampai berminggu minggu, dan Adit pun hanya mengatakan "nanti sepulang sekolah aku ajarin".
__ADS_1
Dan tidak lama Tama cs pun masuk ke kelas, dan melihat ke aras Wulan simbari tersenyum tipis begitu juga dengan Wulan. Di sini Adit merasa aneh, selepas kejadian penculikan Wulan sangat takut dengan tama atau Wulan cs. jangankan untuk senyum ketama, berpapasan saja Wulan tidak mau dan memilih untuk menghindar. Tapi Adit berfikir positif "mungkin Wulan sudah melupakan kejadian itu, bagus lah kalau Wulan bisa memperbanyak teman" dalam hati Adit berkata sambil tersenyum melihat ke arah Wulan. Namun Adit lupa kalau ada Lia yang sedang bertanya kepada nya, karna tidak di jawab oleh Adit. Akhirnya Lia pergi dan duduk kembali di kursinya simbari berfikir ada apa dengan Adit.
__ADS_1
Sampai saat keluar Adit ingin ke kantin membeli sedikit makanan, Adit melihat Tomi yang berbuat kasar ke siswi lain, tapi kali ini buka Lia, terlihat seperti siswi kelas satu atau siswi baru yang di ganggu dan di mintai uang nya. Namun dengan cara yang kasar, karna Adit melihat dan Adit tidak suka kalau ada perempuan yang di jahati oleh laki laki. Langsung saja Adit mendorong badan Tomi, dan langsung mengusir Tomi untuk tidak menganggu. Tapi reaksi Tomi pun beda, dia langsung pergi tanpa mengancam dan melawan Adit. Adit sekali lagi merasa ada yang aneh, tapi tetap sekali lagi dia berfikir positif kalau mungkin Tomi sudah puas dalam pengeroyokan kemarin.
__ADS_1
Thanks for read guys.........
__ADS_1