Dua Sisi Berbeda

Dua Sisi Berbeda
Dua Sisi Berbeda Eps 27


__ADS_3

Sampai waktu pulang sekolah Lia tetap memikirkan kejadian tadi, (sudut pandang pindah ke Lia, biar ada variasi, hehehe). Sampai Lia tidak berani menegur atau menyapa Adit, dimana biasanya Lia slalu menyapa, karna malu dengan kejadian yang mana hampir ciuaman antara Lia dan Adit. Sepanjang perjalanan Lia terus memikirkanya dan sesekali Lia tersenyum keingat kejadian itu. Sesampai Lia di rumah, masih belum bisa melupakan kejadian itu.

__ADS_1


Namun berbanding terbalik dengan Adit, yang seakan tak peduli, karna dia anggap itu hanya kebetulan semata. Dan di sisi lain, Tama yang mendengar kalau Lia dan Adit hampir ciuman, dia pun marah dan seakan gak terima dan ingin memberi pelajaran kepada Adit. Ya karna Lia itu cantik, meski tubuhnya tidak tinggi, namun porsi tubuh dan tingginya ideal, jadi keliatan lebih cute, terlebih lagi Lia adalah ketua kelas, jadi wajar kalau Tama juga suka ke Lia.

__ADS_1


Sampai keesokan harinya, Tama menghadang Adit yang mau masuk kelas, dengan mulai sombong nya "Lu kemarin ngapain ama Lia?" "gak ada apa apa, cuma sedikit kepeleset aja dia" jawb Adit. "Lu seneng kan? lu bisa peluk dan cium Lia?" nada keras dari Tama. "Ngarang kamu, mana ada aku ciuman ama dia, wong dia kepeleset terus gak sengaja ada aku, ya aku tahan biar gak jatuh ke bawah" jawab Adit lagi. "Halah gak usah boong lu, dah hajar dia" Langsung Tama Adam dan Dika memukul Adit, beberapa pukulan mendarat di tubuh Adit, namun Adit tidak melawan, karna kondisi di sekolah, Adit taku kalau sampai ketauhan guru BP dan di panggil orang tuanya.

__ADS_1


Dari jauh lagi lagi Lia terus memperhatikan Adit, Lia masih bingung, gimana dia menyapa atau ngobrol dengan Adit lagi setelah kejadian itu. Jam berlalu pelajaran selesai, Lia coba menghampiri Adit, namun belum berdiri untuk jalan ke tempat duduk Adit, Tama Dika dan Adam sudah di deket Adit sambil berkata keras, "wah,,, kedua culun ini udah berkumpul lagi, makin seru nih mainan kita" Tama sambil tertawa. "Mana duit lu? ada duit gak? gua mau ke kantin mau jajan" dan Tama pun malakin uang Adit dan Abdul. Adit gak mau melawan karna kondisi di sekolah, jadi dia kasih aja apa yang di minta oleh Tama dan temanya.

__ADS_1


Thanks for read,,,, Nantikan episode selanjutnya kawan..........

__ADS_1


__ADS_2