Dua Sisi Berbeda

Dua Sisi Berbeda
Dua Sisi Berbeda Eps 21


__ADS_3

Niat Jahat


    Ternyata sebelum Tama dan dua teman nya masuk  kelas, mereka menemuri Joyo genk yang ada di kelas IPS. Dan mereka menceritakan kalau Adit melawan saat Tama ingin membully orang lain. Dan Joyo genk (Joyo the genk ganti nama lah, jadi Irfan the genk, karna  Joyo kan ada di sekolah lain). Dan irfan the genk kaget mendengar kalau  Adit bisa melawan, sedangkan dulu aja di SMP Adit slalu bareng Tino  karna Tino slalu belain Adit. Lalu mereka berencana pulang sekolah mau  ngerjain Adit, jadi total delapan orang yang akan ngerjain Adit.

__ADS_1


    Waktu pulang sekolah pun tiba, dimana Adit jalan sendirian karna Abdul pulang beda arah dengan Adit. Setelah sedikit jauh dari sekolah, mereka  berlapan pun mencegat Adit, "hayo Adit,,, sendirian yah, kita delapan  orang, lu mana mungkin bisa menang lawan kita" kata Tama sambil tertawa. Adit masih tidak menghiraukan, karna Adit memang pendiem kalau tidak  penting maka dia jarang untuk berbicara. "Eitss,, bentar dulu, buru buru amat mau pulang, kita senang senang dulu di sini" ocehan Tama dengan  muka yang sinis.


    "Kalian mau apa lagi sih? aku  mau pulang, jangan halangi jalan aku" celetuk Adit. Adit keliatan takut, karna yang dia hadapi bukan tiga orang, melainkan delapan orang, jumlah yang sangat tidak sepadan. Mulai lah Intan mendorong Adit, "coba lawan  kita, lu tadi berani lawan tama, coba sekarang lawan kita" dengan nada  teriak Intan berkata. "Aku tidak mau berantem, ini karna itu tidak baik" kata Adit. "Eh lu, jangan sok takut lu" kata Selly "udah hajar aja langsung" Anto pun memulai.

__ADS_1


    Perkelahian pun tak dapat di hindarkan lagi, hingga Tama dan kawan kawan mengeluh  kesakitan karna di pukul Adit. "Siapa sih dia sebernya, kenapa bisa  ngalahin kita, dari jumlah aja kalah", celetuk Anto. "Kan aku dah  bilang, jangan berantem itu tidak baik, apa lagi mainya keroyokan" suara Adit dengan lirih ke mereka. "Sudah lah aku mau pulang, dan jangan  berani untuk berbuat seperti ini lagi", Adit berkata simbari pergi untuk pulang ke rumah nya.


    Tama dan kawan kawan pun  kesakitan dan seakan tak percaya dengan apa yang di perbuat Adit. Karna  dengan tubuh nya yang kecil dia bisa mengalahkan delapan orang. Namun  Tama tidak menyerah dan merasa kalah, ini justru membuat Tama semakin  marah dan bertekad akan terus ngerjain Adit. Tama berencana untuk  mencari teman teman yang lebih banyak lagi untuk mengahadapi Adit.

__ADS_1


Thanks for read, nantikan episode selanjutnya.


__ADS_2