
Niat Jahat
Ternyata sebelum Tama dan dua teman nya masuk kelas, mereka menemuri Joyo genk yang ada di kelas IPS. Dan mereka menceritakan kalau Adit melawan saat Tama ingin membully orang lain. Dan Joyo genk (Joyo the genk ganti nama lah, jadi Irfan the genk, karna Joyo kan ada di sekolah lain). Dan irfan the genk kaget mendengar kalau Adit bisa melawan, sedangkan dulu aja di SMP Adit slalu bareng Tino karna Tino slalu belain Adit. Lalu mereka berencana pulang sekolah mau ngerjain Adit, jadi total delapan orang yang akan ngerjain Adit.
__ADS_1
Waktu pulang sekolah pun tiba, dimana Adit jalan sendirian karna Abdul pulang beda arah dengan Adit. Setelah sedikit jauh dari sekolah, mereka berlapan pun mencegat Adit, "hayo Adit,,, sendirian yah, kita delapan orang, lu mana mungkin bisa menang lawan kita" kata Tama sambil tertawa. Adit masih tidak menghiraukan, karna Adit memang pendiem kalau tidak penting maka dia jarang untuk berbicara. "Eitss,, bentar dulu, buru buru amat mau pulang, kita senang senang dulu di sini" ocehan Tama dengan muka yang sinis.
"Kalian mau apa lagi sih? aku mau pulang, jangan halangi jalan aku" celetuk Adit. Adit keliatan takut, karna yang dia hadapi bukan tiga orang, melainkan delapan orang, jumlah yang sangat tidak sepadan. Mulai lah Intan mendorong Adit, "coba lawan kita, lu tadi berani lawan tama, coba sekarang lawan kita" dengan nada teriak Intan berkata. "Aku tidak mau berantem, ini karna itu tidak baik" kata Adit. "Eh lu, jangan sok takut lu" kata Selly "udah hajar aja langsung" Anto pun memulai.
__ADS_1
Perkelahian pun tak dapat di hindarkan lagi, hingga Tama dan kawan kawan mengeluh kesakitan karna di pukul Adit. "Siapa sih dia sebernya, kenapa bisa ngalahin kita, dari jumlah aja kalah", celetuk Anto. "Kan aku dah bilang, jangan berantem itu tidak baik, apa lagi mainya keroyokan" suara Adit dengan lirih ke mereka. "Sudah lah aku mau pulang, dan jangan berani untuk berbuat seperti ini lagi", Adit berkata simbari pergi untuk pulang ke rumah nya.
Tama dan kawan kawan pun kesakitan dan seakan tak percaya dengan apa yang di perbuat Adit. Karna dengan tubuh nya yang kecil dia bisa mengalahkan delapan orang. Namun Tama tidak menyerah dan merasa kalah, ini justru membuat Tama semakin marah dan bertekad akan terus ngerjain Adit. Tama berencana untuk mencari teman teman yang lebih banyak lagi untuk mengahadapi Adit.
__ADS_1
Thanks for read, nantikan episode selanjutnya.