
Di saat Wulan kebingungan tempat nya di mana, Wulan lupa untuk menutup kembali kancing baju yang di buka Irfan. Dan di sekolah Ani panik dan merasa bersalah karna sudah berbuat jahat ke Wulan, sedangkan Wulan tidak pernah jahat ke dia. Awal awal guru yang ngajar tidak curiga dengan tidak hadir nya Wulan, karna mereka melihat Wulan keluar bersama Ani. Dan saat Ani masuk ke kelas dengan keadaan sendirian, teman satu kelas bingung. Tertama Intan "kok kamu sendirian? Wulan mana?" tanya Intan, Ani tidak menjawab dan hanya menunduk. Intan mulai curiga, terlebih Irfan Roy dan Tri tidak ada di kelas.
"Kamu tidak melakukan apa apa kan ke Wulan?" giliran Selly yang bertanya. Mendengar perkataan itu, Ibu guru pun bingung. Maksud dari pertanyaan Selly apa. "Memang ada yang menjahati Wulan? Wulan kan anak baik, tidak mungkin punya musuh?" Ibu guru bertanya dengan nada sedikit keras. Di situ Selly dan Intan menjelaskan kepada Ibu guru kalau ada yang tidak suka kepada Wulan, tapi mereka tidak menyebut nama. Di sini Ibu guru panik harus bagaimana, hingga Ibu guru pergi ke kantor untuk memanggil salah seorang guru lainya.
__ADS_1
Ani bingung harus bagaimana, karna tidak mungkin dia bicara kalau Irfan cs yang membawa Wulan. "An, Wulan kemana? kalau kamu tau kasih tau kita, Irfan cs kan yang membawa Wulan?" tanya Selly sekali lagi. Ani hanya bisa mengangguk, lalu Selly menanyakan di bawa kemana, Ani hanya menggelengkan kepala. Tak lama Ibu guru kembali membawa seorang Bapak guru. Belum Bapak guru bertanya, Selly langsung berkata "Wulan dalam bahaya Pak, kita mungkin susah untuk mencari dia, tapi saya tau siapa yang bisa lihat Wulan dimana" begitu terang Selly dan Bapak guru menanyakan siapa orang nya.
Selly pun menyebut nama Adit, karna Adit tidak berbuat kenakalan jadi Pak guru pun tidak tahu Adit siapa. Intan menjelaskan Adit itu anak dari jurusan IPA, langsung lah Bapak dan Ibu guru serta Selly dan Intan menghampiri Adit yang sedang memperhatikan materi yang di jelaskan gurunya. Serentak satu kelas kebingungan dengan datang nya empat orang itu.Mulai lah Adit di tanyai soal Wulan dimana, dan Adit belum ngeh kalau Wulan hilang sampai Intan menjelaskan ke Adit.
__ADS_1
Wulan bingung dan linglung kepalanya pun terasa pusing, beberapa menit Wulan merasa pusing. Datang lah Pak guru dan Adit naik motor, namun saat itu Wulan sudah hampir pingsan karna terlalu pusing. Melihat keadaan Wulan Pak guru pun mengingatkan Adit untuk mengancing kembali baju Wulan. Adit takut dan tidak berani, tapi Pak gurunya mengatakan "kamu aja yang mengancingkan bajunya jangan saya" begitu kata Pak guru itu. Lalu di tutup kembali lah kancing baju Wulan, namun di sini dilema kembali, mereka naik motor kalau sambil membawa Wulan ke sekolah. Pasti di cegat polisi karna melanggar aturan berkendara.
Thanks for read kawan.........
__ADS_1