Dua Sisi Berbeda

Dua Sisi Berbeda
Dua Sisi Berbeda Eps 36


__ADS_3

    Sesampai nya di kelas Tama dan temanya ngos ngosan dan membahas apa yang terjadi kepada Adit. "Itu si culun kenapa ya? bisa tiba tiba kuat banget, kaya tadi ke kita" ucap Tama simbari bernapas dengan cepatnya. "Gak tau Tam, kesurupan lagi kali dia" balas Adam yang membuat Lia mendengar cerita mereka bertiga. Bergegas Lia menanyakan ke Tama "siapa si culun yang kalian maksud?", "itu si Adit" jawab Adam. "Dimana Adit sekarang?" tanya Lia sambil teriak, "itu di toilet" kata Dika bergegas Lia lari ke arah toilet.

__ADS_1


    Sementara itu di toilet Irfan dan teman teman lainya berteriak minta tolong sampai toilet di datangi oleh siswa lainya yang kebetulan lewat sekitar situ. Adit pun masih terus berusaha untuk memukul Irfan dan gak ada niatan untuk memukul Tri Roy Selly atau Intan. Karna mungkin Irfan yang paling keterlaluan terhadap Adit. Karna banyak nya siswa siswi yang berkumpul di depan toilet, ada satu cewe atau perempuan dari kelas IPS bernama Wulan yang langsung masuk dan mendekati Adit yang sedang berubah aneh.

__ADS_1


    "Tenang, tenang, kamu gak usah marah marah lagi" bisik Wulan kepada Adit. Dan Adit pun melihat ke arah Wulan dengan tatapan marah, namun lama lama keluar air mata Adit menangis. "Aku tau kamu tidak kerasukan, kamu cuma lagi emosi aja, yang membuat kamu seolah semakin kuat" perkatan Wulan lirih. Dan tak lama Adit pun mulai tenang dan tidak berusaha untuk memukul Irfan lagi. Adit merasa Wulan bisa merasakan apa yang dirasakan Adit, sehingga Adit bisa tenang dan mengontrol emosinya.

__ADS_1


    Saat Wulan memapah Adit, dari kejauhan Lia melihat mereka dan Lia merasa sedih hingga meneteskan air mata tanpa di sadarinya. Lalu Lia pergi lagi untuk masuk kekelas kembali dengan perasaan sedih cemburu dan kecewa. Di situ Lia bertanya "kok aku sedih ya? aku kecewa, seakan aku cemburu, aku kan bukan siapa siapanya Adit, aku hanya teman kelas dia aja" dalam hati Lia bertanya apa yang terjadi dalam hatinya. Lia pun masuk kelas dengan muka murung "lu kenapa Li?" tanya Ika yang duduk semeja dengan Lia. "Gak gak apa apa kok, cuma sedikit sedih aja, melihat Adit yang masih aja di jailin sama mereka" jawab Lia pelan. "Lu kenapa peduli banget sih Li sama Adit, dia kan orang nya kayak gitu, emang lu gak tau rumornya, kalau dulu di SMP nya dia di musuhin sama semua orang, apa lagi cewe cewenya, belum lagi Adit gak ada bagus bagusnya, udah jelek miskin hidup lagi" perkataan Ika yang menghina Adit dan membuat Lia kecewa kepada Ika.

__ADS_1


Thanks for read kawan kawan....

__ADS_1


__ADS_2