Dua Sisi Berbeda

Dua Sisi Berbeda
Dua Sisi Berbeda Eps 68


__ADS_3

    Waktu sudah sore Adit dan Wulan pun akhirnya pulang kerumah, seperti biasa Adit mengantarkan Wulan terlebih dahulu ke rumahnya. Dalam perjalanan Adit dan Wulan seperti orang bertengkar, mereka tidak berbicara dan bercanda di atas motor. Karna biasanya Adit dan Wulan selalu bercanda dan bercerita di atas motor simbari dalam perjalanan pulang kerumah. Sesampainya di rumah, kebetulan Ibu Wulan ada di teras sedang menyiram beberapa tanaman di halaman rumahnya. Dan menyuruh Adit untuk masuk dulu minum sebentar, dan Adit pun masuk karna mengharga ajakan dari Ibunya Wulan. Setelah duduk Wulan datang mengambilkan air minum dingin kesukaan Adit, setelah itu Wulan ke atas untuk berganti pakaian.

__ADS_1


    Ternyata Ibu Wulan sadar kalau Adit ada memar di beberapa wajah dan tanganya "kamu abis berkelahi lagi?" tanya Ibunya dan hanya di jawab senyum oleh Adit. "Emang masih ada yang jahat ke Wulan? sampai kamu harus berkelahi lagi?" lanjut pertanyanya Ibu Wulan. Lalu Adit menjelaskan itu bukan karna Wulan di jahatin orang, tapi karna Adit berusaha untuk melindungi teman yang lain sedang di ganggu dan di usilin. Begitu jawaban Adit, lalu Ibu Wulan mengatakan kalau sekarang Wulan lebih ceria, semenjak kenal Adit banyak perubahan dalam diri Wulan yang sebelumnya Wulan tidak lakukan sekarang Wulan mau melakukanya.

__ADS_1


    Seperti memasak berberes rumah dan membantu Ibunya dalam melakukan pekerjaan rumah. Ibunya bersyukur dan berterima kasih kepada Adit karna sudah merubah Wulan yang tadinya pendiam, lebih suka di kamar sekarang jadi mau keluar dan menyapa tetangga sekitar yang lewat kalau di sore hari. Mendengar perkataan Ibunya Wulan membuat Adit jadi bimbang, karna dengan dekatnya Wulan, juga merubah Adit yang tadinya diam jadi lebih aktif dan suka bercanda. Lalu Ibunya Wulan menambahkan "kenapa kalian tidak pacaran aja? Ibu setuju kok kalau kalian pacaran, bahkan kalau sampai menikah Ibu juga setuju".

__ADS_1


    "Kalau kamu masih bingung, nanti malam minggu kita ke rumah kamu deh, untuk membicarakan ini langsung dengan orang tua kamu". Jleb perkataan Ibunya Wulan di barengi dengan senyum bahagia dari Ayah dan Ibu Wulan membuat Adit benar benar bingng. Karna untuk urusan hati Adit masih bimbang, kalau Adit mengiyakan tawaran orang tua Wulan. Adit masih ragu bisa buat Wulan bahagia, sebab hati Adit masih untuk Lia. Memang belum sepenuhnya hati Adit ke Lia, karna Adit juga sedikit suka kepada Wulan. Semakin di pikirkan semakin membuat Adit bingung harus berkata apa dan menjawab apa.

__ADS_1


Thanks for read kawan........

__ADS_1


__ADS_2