
Waktu berlalu setelah kejadian itu, Tama pun ijin untuk pulang lebih awal, sedangkan Adit Wulan tetap melanjutkan sekolah sampai jam sekolah selesai. Di sisi lain, terlewat dari Adit (kita coba beralih ke tokoh yang lainya), Irfan mendengar kabar kalau Tama dan Adit berkelahi lagi. Irfan pun mendiskusikan nya dengan yang lainya, ada Roy, Tri, Selly dan Intan. Mereka berbincang bagaimana bisa Tama berani kepada Adit lagi, sedangkan kejadian di toilet aja Tama kabur dan meninggalkan mereka.
__ADS_1
Dan setelah selesai sekolah, Irfan dan yang lainya menemui Dika dan Adam untuk menanyakan apa yang terjadi. Lalu Dika dan Adam menceritakan kalau Tama pergi ke orang pintar untuk di berikan pegangan. Namun mereka juga bercerita kalau Tama meminta itu juga harus menceritakan apa yang sudah terjadi, agar supaya orang pintar itu bisa memberikan sesuatu kepadanya. Mendengar hal itu, Irfan Roy dan Tri berniat melakukan hal yang sama dengan Tama, namun beda dengan Selly serta Intan. Mereka memilih untuk tidak ikut campur lagi, karna Selly dan Intan takut akan efek samping atau kejadian setelahnya.Karna niatan Irfan Roy dan Tri seperti itu, Selly dan Intan berbisik untuk menjauhi Irfan dan temanya. Karna takut memang mereka jail dan iseng kepada orang yang lebih lemah, tapi mereka takut berurusan dengan hal hal seperti itu.
__ADS_1
Selly dan Intan pun mengatakan untuk pulang lebih awal dengan alasan di suruh pulang orang ibu mereka berdua. Hingga Selly dan Intan pulang bersama, karna rumah mereka berdekatan, sedangkan Irfan Roy dan Tri, meminta agar Adam dan Dika menunjukan dimana tempat nya. Karna mereka dendam dengan Adit dan ingin melakukan sesuatu yang lebih dengan Adit. Dan akhirnya mereka berlima pun pergi ke tempat itu, setelah sampai, ternyata Tama sudah ada di situ, dan sedang melakukan suatu ritual.
__ADS_1
Di sini mulai ada kerusakan moral dari Irfan dan teman teman nya, karna mereka merasa mereka sekarang hebat. Mereka berbuat semaunya hingga ada sesekali ada wanita lewat mereka godain, mereka rayu, bahkan sampai ada yang di pegang pegang. Dan mereka menghabiskan uang hasil pemalakan sampai larut malam, mereka pulang kerumah masing masing jam dua belas lebih. Entah apa yang ada di pikiran mereka, mereka masih sekolah perlu bangun pagi, tapi baru pulang berpesta minuman denga keadaan sedikit mabuk. Orang tua mereka tidak marah, karna orang tua nya memaklumi apa yang di lakukan anak anak nya.
__ADS_1
Thanks for your Read......
__ADS_1