
Muncul lah ide dari Adit untuk memanggil guru lagi dengan membawa mobil ke lokasi. Pak guru pun (eh belum ada nama buat gurunya, sebutlah namanya pak Siswanto). Pak Siswanto atau pak Sis pun memanggil pak Agus untuk datang ke lokasi dengan membawa mobil kepala sekolah. Tak lama mobil pun datang dan langsung memasukan Wulan ke dalam mobil dengan kondisi pingsan tidak sadarkan diri beserta Adit masuk juga ke mobil untuk menemani Wulan.
Pak Agus pun bertanya ada apa yang terjadi, namun Adit tidak menjelaskan, dia cuma berkata kalau ada yang ingin berniat jahat ke Wulan. Tak lama Wulan sadar, karna kepala Wulan berada di paha Adit, langsung menangis bangun dan langsung memeluk Adit. Wulan berkata takut, Adit pun mengusap kepala Wulan dan berkata jangan takut ini sudah aman. Begitu selama perjalanan Wulan hanya menangis simbari memeluk Adit, hingga pertanyaan Pak Agus pun tidak di jawab. Karna terlihat Wulan sangat syok dengan apa yang terjadi padanya.
__ADS_1
DI sisi lain, Irfan Tama dan teman temanya, mereka takut kalau Wulan akan berbicara dan melaporkan mereka. Dan mereka pun memutuskan untuk kembali ke sekolah dan tidak jadi membolos. Meski sudah telat jam pelajaran mereka tetap masuk ke kelas sampai Ibu guru yang berbicara pun tidak di dengarkan, malah berkata diam kepada gurunya. Sesampai nya Wulan dan Adit di sekolah mereka langsung menuju ke UKS untuk beristirahat Pak Agus pun memngijinkan Adit untuk menemani Wulan. Karna pak Agus melihat kalau Wulan nyaman dengan adanya Adit. Pak Agus pun meminta kepada Pak Sis untuk memintakan ijin dispensasi kepada guru yang mengajar di kelas Adit.
Sampai di UKS Wulan berbaring dan masih terlihat takut apa lagi kalau ada orang masuk ke ruangan UKS dan itu laki laki, Wulan langsung terlihat takut. Di situ Pak Sis menjelaskan keadaan sewaktu dia menemukan Wulan yang bajunya sudah terbuka. Tapi pak Sis meminta untuk tidak meluaskan berita itu, dan meminta jangan sampai tersebar luas kalau Wulan Hilang karna akan di celakai. Satu dua jam mereka berdua di dalam ruangan UKS, Adit hanya bisa diam karna menanyakan apa yang terjadi pun tidak mungkin dengan keadaan Wulan seperti itu.
__ADS_1
Lia sedih melihat Adit dan Wulan berduaan di UKS, sedangkan Lia yang dari dulu penasaran dengan Adit belum pernah sekali pun berduaan. Seketika Lia lari, tapi ternyata di belakang Lia ada Ika teman sebangku Lia dan melihat juga kedalam UKS. Ika pun langsung lari untuk mengejar Lia "Lia tungguin, main kabur aja" begitu perkataan Ika. Lia pun masuk kelas dengan murung, di sini Ika coba menenangkan Lia dan mengatakan "kamu jangan negative, kan pak Sis minta tolong Adit pergi buat mencari Wulan, mungkin terjadi sesuatu yang buruk kepada Wulan, dan orang yang paling deket dia di sekolah kan Adit, jadi jangan sedih ya, senyum..." begitu cara Ika menghibur Lia.
Thanks for read kawan,,,,,
__ADS_1