Dunia Terra: Masuk Ke Dalam Novel

Dunia Terra: Masuk Ke Dalam Novel
kacau balau


__ADS_3

Baiklah mari kita lakukan ini....,Arcturus sedang melakukan meeting sepertinya tentang kepemimpinan militer hive city ini...


Aku berada di jarak yang sangat aman di atas hotel yang memiliki jarak sangat jauh..., aku harap senapan ini dapat mengapai targetnya.


2km dari target ku ?, ini akan mempermudah pelarian ku, sekarang aku sedang duduk menuggu meetingnya di mulai.


Sekarang ruang meetingnya masih kosong itu berada di bangunan besar lantai ke 58, 2km dari lokasiku, aku ada di lantai ke 100 dari hotel ini.


.... Para Ombians memberitahuku mereka telah memasang speaker di sana sehingga aku dapat mendengarkan seluruh pembicaraan meeting, aneh mereka padahal bisa membunuh Arcturus sendiri tapi butuh bantuan ku ?, tidak masalah kontrak itu sangat penting untuk ku dan mereka.


Aku melihat mereka mulai mengisi meja bundar itu... Ada 5 orang dan banyak penjaga, tirai mulai di tutup..., tidak masalah harusnya aku bisa melihat menembusnya dengan xray....


Yap berhasil aku berhasil melewat tembus tirai itu...., bidikanku sudah ada di kepalanya.... Tapi aku harus menahanya terlebih dahulu, para Ombians menginginkan informasi dari meeting ini.


Meeting itu berjalan selama 2 jam, mereka berdebad satu dengan yabg lain tentang siapa yang harus mengambil posisi pemimpin militer, banyak yang menginginkan anak dari Arcturus untuk mengambil posisi ayahnya.... Tapi Arcturus menolak, kelihatanya dia tidak ingin beban sebesar itu di taruh pada anak satu satunya.


Kalau begitu.... Jika di lihat yang akan menjadi pemimpin militer selanjutnya adalah Leonus Forde... Kalau aku dengar dia adalah orang yang bodoh satu satunya alasan dia ada di rapat ini adalah karena suapan daribkeluarganya tapi Arcturus tidak mengetahui itu... Tapi.... Haruskah aku membunuhnya ?.


target ku adalah Arcturus Drakon karena dia adalah pemimpin militer tapi dia mau memundurkan diri.... Kenapa ?.... Apa yang harus aku lakukan sekarang ?.....


Para Ombians menginginkan kematian Arcturus untuk memanipulasi pemimpin selanjutnya dan melemahkan semangat tentara Nisco.... Bagaimana dengan Ezra ?, dia ingin Arcturus mati... Tapi untuk apa ?, jika ia mau membunuh nya kenapa dia tidak melakukanya saat di pelelangan ?, apa aku mengacaukanya ketika aku menembaknya ?.


Tapi di lihat pakaianya dia mungkin saja dari komlotan Serpent's yang hanya ingin menyebarkan terror dan ketakutan... pasti itu, dan kelihatanya Arcturus memang sudah mau memundurkan diri secara sepenuhnya dia tidak peduli apa yang akan terjadi dia akan tetap memundurkan dirinya.... Sekali lagi mengapa ?.


Kepalaku mulai sakit memikirkan semua ini... Ya lebih baik aku membunuh Leonus Forde saja ini untuk Ezra, lagi pula kontrak yang aku buat adalah membunuh pemimpin militer mereka bukan Arcturus.


Aku menunggu beberapa menit lagi hingga pada akhirnya mereka melakukan voting siapa yang harus menjadi pemimpin militer selanjutnya.


Dan akhirnya posisi itu jatuh pada Leonus Forde, dia kelihatan senang... Sayang sekali posisimu akan sangat singkat, dia tersenyum dengan kepuasan... Heh.... Melihat wajahnya membuat aku ingin ketawa karena betapa tidak tahunya ia, bahwa ini adalah hari terakhirnya.


Aku tidak bisa menggunakan Feathershine Arrows pada senapan.... Aku rasa aku harus menggunakan kekuatan mentah senapan ini.


Aku membidik di arah kepalanya, aku mematikan headset penguntit ku karena aku tahu akan ada banyak suara teriakan, aku membidik kepalanya, mengalirkan sihirku pada senapan ku membuatnya hangat, suara denturan energi terdengar dari senapan ku, dan aku menarik platuknya.


"Anapáfsou en eiríni"


peluru senapa itu pun meluncur dengan kecepatan yang belum oernah aku lihat, itu tidak secepat Feathershine Arrows tapi tetap akurasinya lebih baik di banding Feathershine Arrows, senapan ini mengalirkan energi sihir ku lebih baik di bandingkan crossbow


Dan aku melihat peluru ku menembus barrier suara, sebelum menghantam kepala Leonus Forde, yang langsung hancur berkeping keping, apa yang seharusnya di dalam, sekarang ada di luar, dinding ruang rapat yang awalnya putih sekarang bercampur dengan darah dan isi otak dari Leonus Forde, oraknya menempel di dinding, atap ruangan tersebut, beberapa bahkan terciprat ke beberapa member rapat tersebut yang sekarang sembunyi di bawah mejadengan para penjaga yang mulai menutupi jendela dengan perisai mereka.


Tugas ku sudah selesai, sebaiknya aku pergi dan memberikan informasi ini pada para Ombians itu.


Aku mulai membingkar senapan ku dan memasukanya ke dalam koperku dan pergi dari sini tugas ku selesai.


...****************...


Ezra baru kembali dari dimensi saku dan melihat ke arah ruang tamu di mana Noofi dan Marie menonton tv bersama.


"eh... Tumben kalian nonton bareng biasanya sibuk sendiri sendiri"


"ada berita besar dari utopia, Ezra kemarilah"


Ezra pun datang ke ruang tamu.


"emang ada apa....."


muka Ezra langsung pucat ketika melihat berita pembunuhan Leonus Forde.


"....apa yang...."


Tubuhnya langsung lemas dan dia terjatuh, Marie dan Noofi yang melihat ini lantas panik.


""Ezra !""


"kamu baik baik saja ?"


"ada apa ?"


Butuh waktu untuk Ezra untuk memproses dan merespon mereka.

__ADS_1


"ti-tidak apa apa...."


Ezra mulai berdiri.


"aku....aku hanya lemas.... Aku... Aku akan pergi ke kamarku oke.... Beritahu aku tentang berita full itu nanti..."


Ezra mulai jalan dan naik ke lantai atas sambil bersender ke dinding, Noofi dan Marie jelas khawatir tapi lebih baik mereka biarkan saja untuk saat ini.


Sesampainya di kamar Ezra pangsunglompat ke ranjangnya dan merenung.


Mengapa.... Mengaoa Leonus Forde yang di tembak ?, dia seharusnya menjadi pemimpin militer saat Arcturus Drakon terbunuh, dan dia akan mengacaukan hive city ini karena ketidak pengalamanya.... Tapj sekarangbia mati dan Arcturus Drakon masih hidup.... Jika bengini Sasha tidak akan menjadi pemimpin militer selanjutnya... Dan ada kemungkinan penyerangan besar akan gagal.... Jika....jika itu terjadi.... Aku tidak akan lagi dapat memprediksi apa yang akan terjadi.


Ezra memutuskan untuk tidur ia tidak mau memikirkan ini untuk saat ini tapi dia punya rencana malam ini.


...****************...


Chichiro baru kembali dari utopia malam malam karena dia juga memberi informasi yang ia dapat dari rapat tadi siang dan dia mau pulang untuk bertemu adik adiknya.


Dia berjalan di lorong gelap dan berakhir di sisi lain dari kota itu tempat yang kotorm banyak suntikan berserakan di mana mana, ini adalah tempat para pemabuk, kriminal, dan pecandu tinggal, bahkan saat di jalan pulang Chichiro menemukan mayat orang yang overdose narkotik.


ia pun sampai di rumahnya.... Setidaknya itu tempat ia bersinggah dengan teman-teman dan adik adiknya.


Saat ia membuka pintu ia melihat adik adik dan teman-temannya sedang makan makan di tengah ruangan, makanan itu jelas bukan dari daerahnya, ada permen cemilan dan makanan lainya, tentu ia bingung dari mana mereka mendapat makanan itu ia oun memanggil salah satu adiknya yang memeang langsung menyambutnya.


"Vivian dari mana semua makanan ini ?"


"oh pria baik memberikanya kepada kami"


"s-siapa ?"


"dia bilang temui ia di gang yang dekat dengan kota malam ini"


"siapa-..... Baiklah aku paham...."


"kaka cobalah permen ini, ini sangat enak"


Chichiro mengambil permen itu dari tangan adiknya dan memakanya, rasa manis yang belum pernah ia rasakan memenuhi mulutnya, oermen itu meleleh perlahan di mulutnya.


"kaka ayo makan dengan yang lainya"


"baik baik...."


Apa yang kamu inginkan sekarang Ezra.


...****************...


Saat semua adik dan teman-teman Chichiro tertidur ia menyelinap keluar dan bertemu dengan Ezra di tempat ia menerima senapan dari Ezra.


"...apa mau mu"


"...aku tidak tahu, oh mungkin kamu salah target ?"


"apa maksud mu salah target ?"


"target mu adalah Arcturus, bukan Leonus"


"tidak target ku adalah pemimpin militer dan ia menjadi pemimpin militer.... Hehehe.... Tidak lama"


"apa maksud mu ?"


"dia di tunjuk menjadi pemimpin militer karena Arcturus memundurkan diri jadi secara teknis aku mendapatkan target ku"


"....hah ?!..... mengapa... Mengapa ia memundurkan diri ?"


"aku tidak tahu ia tidak menjelaskanya"


"aaaahhhhhh...... Semua kacau balau"


"....?, Ezra apa semua baik baik saja ?"

__ADS_1


Suara Chichiro terlihat mulai menegang seakan dia takut ia membuat kesalahan.


"b-bagaimana dengan begini.... Aku.... Aku akan kembali dan membunuh Arcturus o-oke b-bagaimana dengan itu...."


dari suaranya Chichiro jelas panik dan takut.


"tidak.... Itu tidak perlu... Kunci dari semua ini adalah Leonus.... Dan sekarang ia sudah mati..."


"m-maaf... A-aku tidak tahu.... Tolong ampuni adik adik dan teman-teman ku"


"tidak.... Tidak.... Itu tidak sepadan..... hidup mu tidak sepada.... Sudah lah semua sudah kacau.... Ini... Ini bukan salah mu.... aku.... Aku akan pulang oke aku di sini hanya di sini untuk mendapat jawaban langsung"


"b-baiklah... Hati hati"


Ezra mulai berjalan pergi meninggalkan Chichiro, sementara itu Chichiro entah harus merasa khawatir atau lega bahwa Ezra membiarkanya walau ia mungkin telah menghancurkan rencana Ezra walau ia tidak tahu apa itu.


...****************...


Sementara itu di tempat pembunuhan berlangsung, darah, bekas otak dan pecahan kerangaka dari Leonus Forde, sedang di bersihkan, di sana juga terdapat Lagur dan Joryse.


"jadi.... Nyonya Joryse.... Bagaimana menurutmu tentang kasus ini...."


"tidak ini mustahil pembunuh yang sama dengan di tempat lelang ku"


"bagaimana kamu bisa mengatakan itu ?"


"senjata yang di gunakan jelas berbeda, ini.... Ini adalah senapan laras panjang"


"maksudmu ada seorang atau sebuah kelompok yang memiliki akses ke senjata api ?"


"iya.... Itulah yang aku takutkan.... Aku sudah mengirim pesan kepada CEO white steel tentang perkara ini"


"dan bagaimana hasilnya ?"


"dia bilang ya ini jelas senapan laras panjang tapi mereka tidak pernag mendapat pesanan senapan laras panjang.... Apa lagi yang semematikan ini"


"berapa jauh senapan ini di tembakan ?"


"kemunginan 2km"


"2km ?!, itu mengerikan.... Artinya siapapun yang melakukan ini dapat membunuh targetnya dari jarak yang aman"


"hm... Saksi mata mengatakan, kepala Leonus Forde meledak sebelum suara tembakan terdengar"


"....apa yang bisa kita lakukan"


"aku tidak tahu..... Tapi.... Kita masih harus mencari si topeng gagak itu... Aku yakin dia tahu sesuatu yang kita tidak"


"aku sudah berjalan menuju tempat wine milik si gagak di setorkan tapibaku tidak menemukan siapapun yang berpotensi sebagai si gagak"


"ada yang terdekat ?"


"hanya wanita bernama Marie tapi dia adalah murid dari sekolah sebagai penyihir dan dia itu perempuan jadi mustahil"


"bagaimana dengan raven guard ada informasi dar mereka ?"


"tidak hasilnya tetap nihil"


"bagaimana itu bisa ?!, raven guard adalah pemburu penyihir terbaik dari Nisco"


"aku pikir si gagak itu penyihir yang hebat... Atau.... Ia bukan penyihir sama sekali"


"itu tidak masuk akal Raphaella mengonformasi dia adalah penyihir dia adalah keturunan terbaik keluarga Malar, dan lagi pula ia memiliki pistol jelas ia adalah seorang penyihir"


"kalau begitu kita hanya bisa menyiarkan bounty untuk informasi apapun megenai si gagak"


"apa itu benar-benar satu satunya pilihan kita ?"


"kamu punya ide yang lebih baik ?"

__ADS_1


"....lakukan apa yang menurut mu benar tuan Lagur"


__ADS_2