
Di sebuah ruangan gelap Raphaella duduk di lantai mengadap sebuah cermin, kelihatanya itu adalah kamarnya, dan semua lampu di matikan, kecuali lilin yang ada di tanganya, dia kelihatan merenungkan sesuatu, dia tidak menggunakan topeng kerangka rusanya lagi, namun ruangan itu terlalu gelap untuk dapat melihat wajahnya, cahanya lilin yang berada di tangannya tidak dapat mengapai wajahnya yang tersembunyi dalam tudung hitam itu.
"...."
Raphaella melihat ke arah cermin berpikir apakah yang dia lakukan ini benar ?, apakah pembunuhan Leonus Forde dapat di cegah jika ia menyerahkan nya ?.
Raphaella mengambil handphone nya dan melihst ke arah no telpon Ezra, dia memutuskan untuk meneleponya.
tidak lama itu di angkat.
"hey.... Ezra..."
"hm ?, ada apa Raphaella ?"
"kamu sudah dengat tentang pembunuhan Leonus Forde ?"
"tentu berita itu ada di mana mana"
"katakan.... Apakah..... Apakah kamu tahu apapun tentang pembunuhan ini ?"
"....tidak..... Ini juga membuat aku terkejut"
"begitu yah.... Hey Ezra kamu tahu otoritas sedang mencari mu"
"yah aku tahu... Mereka mengirim the order of holy flame ke middle city untuk mencari ku"
"yah dan mereka mengirim raven guard ke middle city juga"
"yang itu aku tidak tahu"
"dan mereka juga datang kepadaku jika aku mengetahui sesuatu tentangmu.... Aku memilih untuk diam"
"terimakasi sudah menutupi ku"
"tidak... Tidak masalah...., hey Ezra katakan... Kamu itu siapa ?"
"hm ?"
"kamu datang entah dari mana dengan kekuatan sihir yang luar biasa dan menghilang begitu saja,.... Bagaimana kamu menyembuyikan kehadiran mu dengan kekuatan sihir seperti itu ?"
".... Maaf..... Aku.... Aku tidak bisa menjawab itu...."
"mengapa tidak ?"
"jangan salah sangka oke.... Aku masih belum mempercayaimu"
"aku....aku paham.... Tidak masalah...."
"... Aku harus pergi oke... Senang bisa bicara dengan mu"
"ya... Baik sampai jumpa"
Dengan begitu pembicaraan mereka sudah selesai, Raphaella kembali melihat ke arah cermin... Ia tahu ia menyukai Ezra, dan ia tidak mau jikalau Ezra adalah kepala dari pembunuhan ini jika itu benar maka ia akan memalukan nenekmoyang dan keluarganya, dan ia tidak menginginkan itu.
Di sisi lain ia masih penasaran siapa itu Ezra, seberapa kuat ia dalam pertarungan, namun untuk sekarang pertanyaan itu tidak bisa di jawab dan dia harus sabar dan mendapatkan kepercayaan Ezra untuk mendapat jawaban itu.
...****************...
tiga orang dengan baju armor dan jubah hitam yang menutupi mereka, duduk di sebuah ruang an kecil.... Kelihatanya itu ada di belakang semacam truk, yang sedang berjalan, bagian belakang truk itu gelap, yang bersinar hanya mata dari tiga orang berjubah dan armor hitam itu, mata mereka bersinar merah dari helm hitam mereka.
"aku tidak percaya kita gagal melacak target kita..."
"iya.... ini yang terburuk"
"bagaimana kita bisa gagal melacak seorang penyihir ?"
"iya kita di latih khusus untuk melawan dan mencari penyihir"
"demi eda ini memalukan"
"kalian berdua tenanglah.... Yang kita cari itu bukan penyihir biasa, dia di katakan berada di atas Raphaella"
"di atas Raphaella... Bukankah itu membustnya lebih mudah di lacak ?!, maksudku kekuatan sihirnya begitu besar, bahkan partikel udara di sekitarnya akan terpengaruh"
"mhm.... Dia benar kapten ini tidak masuk akan"
"aku juga tidak tahu... Tapi ini kegagalan pertama kita dalam melacak penyihir"
"ini memalukan !"
"Lonia tenangkan diri mu"
"apa maksud mu tenangkan diriku !, kita gagal !"
"aku tahu kita gagal, tapi bukan berarti tidak akan ada hari esok"
"Ixtal benar tenangkan diri mu kita mungkin gagal tapi masih ada kesempatan lain"
"kapten, apa anda mendengar tentang tebusan untuk informasi apapun yang mengenai tentang target kita ?!, bahkan para atasan kita kehilangan kepercayaan mereka pada kita !"
"aku tahu.... Aku tahu.... Dan itu memang salah kita di tempat pertama sekarang para bounty hunter akan mencari si gagak"
"Lonia tenanglah tidak mungkin para bonty hunter itu akan menemukan si gagak, kita saja kesuliatan apalagi mereka"
"benar... Itu benar... Hah....hah..."
"saat kita kembali aku ingin semua infornasi tentang semua penyihir yang kita temui dan lakukan analisis mendalam keapada mereka"
""baik""
...****************...
sementara itu Ezra berada di dimensi sakunya melihat ke arah lapangan tembak sambil memegang m4 di tangannya.
__ADS_1
Dia sedang melatih tembakan jarak jauhnya, yaitu 500-600 m, dia benar benar kesulitan karena ia mengguakan bidikan besi.
Dia telihat kelelahan jadi dia memutuskan untuk kembali, dan saat ia masuk ke rumah ia melihst di tv bahwa ia sedang menjadi buruan bounty hunter dengan tawaran 100 jt aurum.
Ia pun melihat ke arah jendela, dan melihat banyak kelompok orang orang dengan gear seadanya, dan bersenjata, banyak dari mereka membawa semacam kristal biru berjalan jalan berusaha mencaribkeberadaannya.
Hehehe mereka tahunya aku seorang penyihir aslinya kan aku bukan, aku rasa aku tetaplah aman.
...****************...
sementara itu di white steel company, CEO dsri whire steel, melihat lihat foto-foto dari Leonus Forde yang tewas kemarin, beserta dengan serpihan peluru yang ada di tkp.
Dan ia melihat ke arah peluru dari senapan yang sama yang di gunakan pembunuh itu.
Tidak salah lagi senapan itu beasal dari sini.... Tapi bagaimana.... tidak ada catatan bahwa senapan ini di beli oleh siapapun... Senapan seperti ini hanya ada 5.... Dengan si pembunuh sekarang ada 6.... tapi bagaimana ?.
Kepalanya benar benar pusing karena kejadian ini, banyak pihak menyalahkanya karena kejadian ini pula, dia harus mengklarifikasikan ininsecepat mungkin.
ia kemudian meminum wine yang ada di meja nya secara sedikit demi sedikit, dan pelan pelan seakan ia menikmati setiap detik darinya.
"haaah..... Ini benar benar merepotkan"
...****************...
"huh.... Setidaknya Gruevar itu melalukan tugasnya"
"nyonya dia tidak membunuh Arcturus Drakon"
"aku tahu tapi ia membunuh pemimpin militer mereka"
"tapi..."
"tidak ada tapi, dia melakukan apa yang ada di kontrak"
".... Lalu bagaimana keadaannya tidak begitu berbeda dengan yang sebelumnya"
"kata siapa ?"
"?.... Apa maksud anda "
"karena pembunuhan Leonus Forde kemarin banyak hal terjadi, tapi hal terunik yang terjadi adalah pencarian si pria gagak itu"
"saya masih tidak paham"
"kamu lihat... Mereka mengirim the order of holy flame, dan raven guard, tapi tidak satupun dari mereka berhasil menangkap atau pun,....hehehe akan jadi hal bagus jika kita bisa membuatnya bekerja kepada kita bukan ?"
"apa yang akan anda tawarkan kepadanya ?"
"aku akan menawarkanya keselamatan dari kehancuran yang akan datang pada hive city ini, dan tentu juga dengan keluarganya aku yakin dia akan setuju"
"tugas apa yang akan anda berikan kepadanya ?"
"aku akan memintanya untuk menghancurkan X2-818 dengan begitu kita dapat melakukan penyerangan lebih cepat"
"lalu bagaimana jika ia menolak ?"
"baiklah saya akan siapkan lokasi pertemuan kalian, dan aku akan meminta gadis Gruevar itu untuk mencarikan si pria gagak itu"
...****************...
ke esokan harinya Ezra mendapst nondifikasi bahwa dia harus melakukan up date, tentu Ezra langsung melakukan update, namun up date itu sangat cepat, up date itu di namai spirit of the past.
Setelah selesai update dia melihar bahwa ada aplikasi baru bernama spirit summond, ketika ia menekanya, banyak variasi prajurit yang ia bisa panggil namun setiap individu memiliki sesuatu yang di sebut point control dan Ezra hanya memiliki 40 point control, semakin kuat spirit itu semakin banyak point yang di butuhkan, dan juga setiap spirit membutuhkan waktu sewa memakan Aurum dari akunya tergantung harga dari spirit itu setiap harinya.
Ezra sekarang berada di dimensi sakunya melihat spirit dan harganya.... Mereka tidak lah murah, ada yang membutuhkan 1jt Aurum per hari, dan ada juga yang membutuhkan 100 Aurum per hari, namun tentu kualitasnya sesuai dengan harganya.
namun ia memutuskan untuk tidak menyewanya saat ini karena itu tidak di perlukan saat ini, ia pun lanjut berlatih seni pedangnya.
Saat ia memutuskan untuk selesai dan kembali ke terra, saat ia kemabali ia melihat Chichiro dengan tudung hitam kelihatanya ia mencari Ezra.
Ezra langsung saja menyapanya.
"hei Chichiro apa yang kamu lakukan di sini ?"
"ah.... Ezra sukurlah aku menemukan mu aku oikir aku tidak akan bisa menemukan mu"
"ada apa ?"
"kamu perlu ikut aku... Dan gunakan pakaian gagak mu itu"
"...?"
Setelah penjelasan singkat apa tujuan Chichiro di hadapan Ezra, Ezra pun terlihat tenang, walau ia sebenarnya sedang panik.
"baikla.... Tunggu aku di gang tempat biasa kita bertemu..."
"baiklah aku akan menunggu mu di sana"
Ezra pulang untuk membawa pakaian gagaknya itu sesampainya ia di dekat gang itu ia langsung berganti pakaian dan kali ini dia tidak membawa pistol, namun senapan m4, dan armor vest ter enchant yang baru, dan juga sebuah pedang satu tangan di pinggang kirinya.
Di sertai jubah hitam panjang menutupi pedang yang ia bawa, ia juga memutuskan untuk menyewa spirit bernama, the lost knight, itu memiliki 30 point control, dan memiliki harga 200jt Aurum, spirit itu berbentuk sebuah cahaya kecil berwarna berah menyala, tidak terlalu bersinar,dan iti bersembuyi di balik jubah Ezra, itu dapat bermanivestasi menjadi wujud aslinya jika di perlukan.
Ketika Ezra sampai Chichiro tentu terkejut, melihat sekuat dan selengkap apa Ezra dalam pertemuan ini, ia bahkan sedikit khawatir karena jika ia membunuh para Ombians maka dia, adik,dan teman-temannya tidak akan bisa pergi ke craftworld seperti yang di janjikan.
"meng-...mengapa kamu begitu... Begitu bersenjata ?"
"hanya berjaga jaga jikalau pertemuan ini berubah menjadi masam"
Chichiro memgangguk, sekarang ia yakin Ezra bukan di pihak Ombians, namun bukan juga di pihak manusia, dia semakin yakin bahwa Ezra adalah bagian dari Serpent's, mungkin petingginya.
"jadi... Tolong tuntun jalannya"
"o-oh yah maaf"
__ADS_1
Chichiro pun menuntun jalan menuju gang yang lebih gelap, udara di situ terbilang dingin, bau metal dan baja begitu terasa, tanpa mereka ketahui para Ombians sudah memperhatikan mereka dari kanan dan kiri, mereka menggunakan mantra yang membuat mereka tidak terlihat.
Ezra berhentibdi tengah jalan, dan Chichiro jelas bingunh mengaoa Ezra berhenti.
"hm ?, ada apa ?"
"tidak... Hanya ayolah jangan begitu malu... Aku tahu kalian ada di sana tidak ada gunanya sembunyi"
Para Ombians yang sembunyi langsung keluar, sambil menodongkan tongkat sihir mereka, dari wajah mereka, mereka jelas panik dan takut pada penampilan Ezra, namun suara di kepala mereka mengatakan untuk menurunkan senjata mereka ksren Ezra bukanlah ancaman.
Chichiro jelas kaget karena ia sediri tidak merasakan keberadaan dari mereka.
"ayo lanjutkan"
"i-ikuti aku"
Mereka pun melanjutkan perjalanan dan juga di giring oleh sebagian Ombians yang ketahuan sementara sisanya berpencar.
Alasan Ezra mengetahui kehadiran oara Ombians adalah karena ia tahu semua taktik dan kemampuan mereka, ini adalah salah satu taktik yang sering di gunakan bernama stalk, dan ia tau karena ia dan Chichiro sudah semakin dekat dengan lokasi pertemuan.
Mereka pun akhirnya sampai di tempat pertemuan, di mana kapten divisi ke 8 sudah duduk di hadapanyam mempersilakan ia duduk di hadapanya, ruangan itu sangat simple dengan pencahanyaan yang minim.
Kapten divisi ke 8, ia memiliki rambut blonde, wajahnya cantik dan terlihat muda, dia menggunakan powersuit yang memiliki energi sihir yang mengalir ke seluruh tubuhnya, sebuah tombak dengan corak retakan ungu bersandar pada meja di sisinya, mata nya berwarna ungu dan dia memiliki telinga lancip sebagai ciri dari seoranh Ombians.
Ezra pun duduk, ia pun menaruh senapannya di meja dan melepas magazinenya dan mengosongkan barrelnya, menunjukan bahwa ia tidak di situ untuk mengancam, melihat ini kapten divisi 8 tersenyum senang karena kelihatanya Ezra tidak datang sebagai ancaman, dan diskusi pun di mulai dengan Chichiro dan pengawal kapten divisi ke 8 di sisi meja.
"jadi tuan... Um"
"Ezra... panggil aku Ezra."
"ah... Tuan Ezra... Itu nama yang bagus"
"terimakasih"
"baiklah jadi... Aku akan memberikan mu sebuah tawaran yang bagus, jika kamu mengikuti semua perintah ku aku akan pastikan keamanan mu dan keluargamu.... Kamu lihat kami Ombians, akan melakukan-"
"serangan besar bulan depan ?, yah aku sudah tahu itu"
Muka kapten divisi ke 8 langsung murung bagaimana Ezra bisa tahu informasi itu ?, apakah ada penghianat ?, di mana informasi ini bocor ?.
"bagaimana kamu-"
"itu tidak masalah yang jelas aku tidak tertarik dalam... Strategi ataupun skenario skenario yang sudah kamu siapkan"
"kamu benar benar berpikir kamu bisa menolak tawaran ini ?"
"tentu"
"baiklah mari kita lihat..."
Apa yang ?!.
kapten divisi ke 8 menggunakan true sigh kepada Ezra... Itu kosong, tidak ada apapun seakan ia bukanlah seorang penyihir, kapten divisi ke 8 mulai berkeringat dingin.
"heh.... Ada apa kaptern divisi ke 8... Atau harus aku panggil Annie ?"
mata Annie langsung terbuka lebar dan ia jelas kaget.
"bagaimana kau !"
"itu tidak lah penting.... Ayo selesaikan pertemuan ini secepat mungkin aku tidak punya waktu yang banyak"
Annie tidak tahu lagia apa yang harus ia lakukan,Chichiro hanya melihat di ujung dengan kebingungan apa yang terjadi, sementara itu pengawal dari Annie memegang erat pedangnya yang berada di pinggangnya.
bagaimana.... Manusia ini.... apakah ia bahkan seorang manusia ?, kesadaranya tidak terhubung dengan Cereblar conflux.
"dengar jika kamu hanya membuang buang waktu ku aku akan pergi"
Pengawal Annie yang melihat tuanya terpojok memutuskan untuk mengambil tidakan, yaitu dengan menghunus pedangnya dan berusaha menyerang Ezra, dalam gerakan cepar spirit yang sembunyi di jubahnya Ezra keluarm dan bermanavestasi dengan singkat, suara dua baja beradu dan pedang dari pengawal Annie itu rusak dan patah, ia tejatuh ke belakang bersender di dinding.
Ketika ia melihat ke atas ia melihat sebuah ksatria dengan armor yang sudah terkoyak koyak, tulang kaki kirinya terexpos, itu menodongkan pedang berkarat dan juga rusaknyabke arah lehernya, matanya tersembunyi di balik helm yang memiliki banyak penyok, matanya berwarna merah menyala.
"mundur"
Sosok ksatria itu langsung menghilanh berubah menjadi cahaya merah kecil, namun semua orang di ruangan itu tidak melihatnya karena itu dengan cepat sembunyi kembali, Ezra kemudian mengambil senapan dsn bagazinenya dan berdiri di dekat pintu keluar.
"dengarkan aku kalian semua... Jika kalian ingin bermain main dengan api... maka jangan takut terbakar... Chichiro apa kamu akan tetap di sini ?"
Chichiro melihat ke arah Annie yang keringatnya begitu banyak, dan Annie hanya mengangguk.
"t-tidak a-ayo... Ayo pergi"
"oh yah... Satu lagi aku tidak peduli tentang rencana kalian lakukan apapun yang kalian inginkan kepada umat manusia aku tidak peduli, hanya jangan ganggu aku"
Chichiro dan Ezra pun pergi dari ruangan itu, ketika mereka menutup pintu Annie langsung bernafas lega...
"demi nenek moyang dia bukan manusia... Hey Eidolon kamu baik baik saja ?"
Eidolon berdiri dan mengambil pedangnya yang patah.
"aku baik baik saja nyonya... Apa... Apa tadi itu"
"itu... Itu adalah spirit dan bukan yang baik, di lihat dari wijudnya itu adalah spirit yang tersiksa"
"maaf aku tidak bisa mengalahkanya"
"tidak mustahil bagi mu untuk mengalahkanya, kekuatanya ada di bawahku,.... Yah aku bisa mengalahkanya tapi jika itu di bantu oleh Ezra aku jelas akan kalah"
"manusia itu.... Seberapa kuat ia menurut anda"
"aku tidak tahu... Dia... Dia... Aku bahkan tidak yakin bahwa dia itu manusia"
"apakah kita harus menyingkirkanya ?"
__ADS_1
"tidak biarkan saja dia, jangan buat kontak apapun denganya, dan jangan bermusuhan denganya, kita masih tidak tahu siapa atau apa dia itu"
"baik nyonya"