
Hari ini adalah hari di mana Marie dan Noofi pergi ke Patria Libertas dan mereka sedang menunggu angkutan mereka, bersama dengan Ezra mengantar mereka.
Barang mereka sudah di kirim jauh jauh hari karena itu adalah prosedur yang ada di dunia itu, sekarang mereka sedang menunggu di ruang tunggu.
"hey Ezra..."
"hm ?, ada apa Noofi ?"
"aku masih tidak paham kenapa kamu tidak pergi bersama sama "
"aku punya tugas di sini"
"kenapa tidak selesaikan dulu lalu pergi bersama ?"
"karena Marie akan memiliki banyak hal yang harus ia lakukan saat sampai di sana, aku tidak ingin dia kerepotan, lagi pula aku di sini hanya sehari"
"... Begitu yah...."
"hey, jangan sedih begitu ini bukan perpisahan yang lama, lagi pula kalian akan tinggal di utopia karena sekolahnya Marie yang menyediakan"
"yah..... Nanti siapa yang masak ?"
"hahaha Marie bisa masak percayalah"
"lalu aku akan kerja apa nanti di sana ?, karena aku pindah kewarga negaraan aku kehilangan statusku sebagai polisi"
"kamu akan menemukan pekerjaan pecayalah, kamu punya fisik yang kuat.... selama kamu tidak jadi militer kamu akan baik baik saja"
"baiklah.... Aku akan percaya padamu"
Marie hanya melihat percakapan itu dengan senyuman dari sisi lain kursi, rasanya mereka adalah keluarga yang dekat.
Suara pun terdengar dari speaker mengatakan tujuan penerbangan dan itu adalah penerbangan Marie dan Noofi.
Marie dan Noofi pun bergegas pergi ke lorong yang menuju pesawat, mereka melambaikan tangan mereka ke arah Ezra, dan Ezra melambaikan tangan ke arah mereka, ini adalah perpisahan... Untuk sementara ?.
Marie dan Noofi pun menghilang dari pandangan saat mereka belok ke arah pesawat, saat penumpang lain sudah masuk pintu di tutup, gerbang hive city itu kemudian terbuka udara panas bisa di rasakan masuk dari gerbang itu, pesawat itu langsung melesat keluar dan gerbang di tutup dengan cepat pula, suhu pun kembali turun ke suhu sebelum gerbang itu di buka.
Sementara iti Marie dan noofi melihat ke arah luar jendela pesawat, mereka hanya melihat gurun pasir yang terlihat tak terbatas, matahari selalu ada di tempatnya, langit yang biru namun mulai pudar menjadi putih, mereka melihat ke aras dan dapat melihat stasiun luar angkasa milik Ombians.
langitnya begitu berbeda dengan di game
...****************...
__ADS_1
setelah mengantar mereka Ezra pun pulang, saat ia masuk rumah terasa sepi, sangat sepi, walau biasanya hanya Marie yang ada di rumah dan Noofi selalu bekerja rasanya rumah menjadi mati.... Menjadi kosong.
Ia pun duduk di sofa dan menyalakan tv, belum semenit ia duduk ia mendapat nondifikasi pesan dari Roselle, Roselle sering mengirim pesan kepada Ezra, terkadang pesan itu tidak penting sama sekali tapi Ezra selalu melayaninya, Ezra tahu Roselle tidak punya teman selain dirinya makanya ia terus membalas pesan darinya.
Setelah chatingan akhirnya Roselle menjelaskan maksud sedungguhnya, ia akan pergi ke Patria Libertas untuk mengejar pendidikan di sana, dan Roselle cemas karena ada kemungkinan ia tidak akan kembali.
Ezra menenangkan Roselle dan memberi tahu bahwa ia juga akan pergi ke sana besok, Roselle yang membaca ini menjadi senang bahwa teman nya akan tetap dalam jangkauan.
Pembicaraan mereka pun selesai.
Dan Ezra langsung mengingat janji nya dengab Chichiro karena hari ini adalah hari terakhir mereka bisa bertemu, karena Chichiro akan pegi ke craftworld untuk mendapat kehidupan baru bersama teman dan kedua saudarinya.
Ezra memutuskan bertemu denganya dengan baju gagak, karena ia tahu para Ombians akan ada bersamanya.
Saat ia berjalan di jalanan ia menyadari jumlah bounty hunter telah berkurang drastis... Ia juga ingat ada rumor di internet bahwa dirinya sebagai pria gagak tidak pernah ada dan hanya sebuah konspirasi untuk menutupi pembunuhan Leonus Forde.
Saat ia sampai di gang gelap ia mengganti bajunya dengan cepat, dan menuju gang tempat mereka pertama kali bertemu, lagi.
"hey... Jadi bagaimana perasaan mu untuk meninggalkan hive city ini ?"
"aku sangat bersemangat akhirnya aku bisa keluar dari lubang neraka ini"
"senang mendengarnya"
"aku akan keluar dari hive city ini besok jadi jangan khawatir"
"begitu yah... Sukurlah"
Pembicaraan mereka di potong singkat, karena tiba tiba dari kanan mereka realita terbelah dua membuat sebuah 'gerbang' dan dari dalamnya kelusr seorang wanita ia jelas seorang Ombians, ia adalah wanita berambut biru, dengan telinga lancip, matanya ungu, dia menggunakan jaket dan celana pendek, ada sebuah tombak dan tongkst sihir terbang di belakanya, sesaat ia melangkah keluar dari portal yangbia buat portal iti tertutup.
Chichiro jelas bingung siapa dia, sementara itu Ezra panik namun ia tetap berusaha tenang dan tidak menunjukannya.
"jadi... Kamu yang namanya Ezra, hahaha senang bertemu dengan mu... benar seperti yang rumor katakan aku tidak bisa menggunakan true sight kepada mu..."
"ah kapten divisi ke 1... Apa yang kamu lakukan di sini ?"
"hah... Kamu langsung tahu identitasku itu baru sihir"
Ezra membuka topengnya Chichiro jelas kaget kenapa Ezra melakukan itu dan kenapa kapten divisi ke 1 muncul di sini.
"oh!, wow kenapa kamu melepas topeng mu ?"
"hehehe tidak ada gunanya menggunakan topeng ini aku tahu kamu dapat melihat melaluinya"
__ADS_1
"heh.... kamu sangat di luar perkiraan ku"
"lagi pula mengapa kapten divisi ke 1 ada di sini ?, bukankah kamu punya hal lain yang lebih baik di lakukan ?"
"alu hanya bosan jadi mengapa tidak hanya ingin lihat seperti apa 'Ezra' ini yang di romorkan dan aku tidak menyesal datang ke sini"
"dan apa yang akan kamu lakukan sekarang ?"
"um..... Sepertinya aku akan kembali"
"seperti yabg di rumorkan kapten divisi pertama memang lah random"
"hahaha.... Aku hanya random jika aku bosan jadi Ezra sampai jumpa,bye~"
Tombaknya menebas udara dan sebuah robekan tercipta yang berubah menjadi gerbang ia pun masuk dan ketika ia masuk robekan itu tertutup rapat.
Chichiro masih bingung dan berusaha memproses apa yang baru saja terjadi.
"siapa dia ?"
"dia.... Dia adalah kapten divisi ke 1 dia adalah salah saru Ombians terkuat,.... Sangat kuat"
"sekuat apa dia ?"
"cukup kuat untuk menghancurkan satu hive city sendirian"
"s-sekuat itu ?"
"sebaiknya jangan berurusan denganya dia mungkin terlihat seperti orang yang random tapi itu lah yang membuatnya mengerikan"
"aku akan ingat itu... Hey Ezra ini untuk mu"
itu adalah sebuah kalung dsri tali dan ada peluru dari sniper milik Chichiro sepertinya Chichiro membuatnya sendiri.
"sebagai kenang kenangan"
"hah... Baiklah... Terima kasih"
"aku harus pergi... Selamat tinggal"
Chichiro berjalan perlahan masuk ke gang yang gelap dania pun hilang di dalam bayangan sementara itu Ezra pulang, ketika ia pulang ia oun bingung apa yang harus di lakukan, karena identitasnya telah di ketahui maka ia dapat mengancam Marie dan Noofi, maka dari itu dia tidak akan datang ke Patria Libertas.
Melainkan ia akan pergi ke tempat lain ia akan memberitahu Marie dan Roselle bahwa dia akan pergi ke Mater Regnum nyatanya ia tidak akan pergi ke situ juga.
__ADS_1