Dunia Terra: Masuk Ke Dalam Novel

Dunia Terra: Masuk Ke Dalam Novel
kesalahan ?


__ADS_3

setelah Marie pulang dia langsung menuju kamar Ezra untuk bermain komputer itu adalah kesempatan untuk Ezra untuk melihat apa saja yang Marie mainkan selama ini.


"hei Marie bisa aku lihat apa saja yang kamu lakukan di komputer mu ?"


"tentu"


Ketika komputer di buka Ezra kaget karena isi komputer itu penuh dengan game game yang tidak ada di terra, 90% game yang ada di komputer itu adalah game dari bumi, dan memiliki tema yang pariatif mulai dari aksi, tembak tembakan, pedang dan sihir, bahkan souls game juga ada.


"h-h-hey Marie a-apa kamu sudah memainkan semua ini ?,d-dan dari mana kamu mendapatkan Aurum untuk membeli game game ini ?"


"hm ?, uang jajanku dari kaka harganya murah dan ya aku sudah memainkan semuanya, ?, ada yang salah ?"


Semua ini salah !, tidak seharusnya penduduk terra melihat apalagi mempelajari sihir dari video game dari bumi, video game di terra sendiri adalah artefak berharga....


"um..... Yah..... Bagaimana yah... Um"


"hei Ezra kita ini keluarga kan ?.... Bi-bisa kamu jujur padaku soal pertanyaan yang akan aku beri pada mu"


Suara Marie menjadi serius, tapi juga ada nada tidak nyaman dari suaranya seakan dia tidak ingin menanyakan sesuatu yang menyangkut fi kepalanya tapi rasa penasaranya terlalu tinggi.


"te....tentu"


"Ezra..... Si...Siapa kamu ?"


Ketika pertanyaan itu di lontarkan terjadi kesunyian yang cukup lama keduanya memandang satu sama lain dengan serius.


"heh a-apa maksud mu ak-"


"jangan berbohing padaku kamu mungkin bisa membohongi kaka kutapi tidak aku..... Kamu datang entah dari mana dan mengubah hidup dan kaka ku, kamu memberitahu kami apa yang harus kami lakukan di middle city seakan kamu tahu tempat ini, kamu secara ajaib bisa mendapatkan komputer ini... Yang.... Yang tidak berasal dari sini.... Kan ?"


"...."


Ezra hanya diam mulutnya terbuka..... Tapi tidak ada kata kata yang keluar, dia tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi karena dirinya sendiri tidak tahu apa apa.


Namun ia tahu dunia ini lebih dari siapapun, dia adalah pemegang penah dan kertas atas dunia ini... Terra.


"kamu memang gadis pintar.... Ya kamu benar aku bukan dari dunia ini..... Aku berasal dari dunia...dunia lain bisa kamu bilang... Realita lain... Jangan tanya apa yang aku lakukan di sini... Karena aku sendiri tidak tahu mengapa aku bisa di sini.... Sepertinya Siapapun atau Apapun yang mengirim ku ke sini telah memberikan aku alat agar aku dapat mengakses barang dari dua dunia... Dunia ini (terra) dan dunia ku (bumi),... Aku tahu ini terdengar konyol tapi.... Yah inilah cerita ku"


"..."


Marie hanya diam.... Dia sepertinya sedang berpikir keras.... Semua yang di keluarkan dari mulut Ezra tidak masuk akal.


"baiklah.... Aku percaya pada mu.... Semua yang terjadi semua yang kamu katakan mungkin tidak masuk akal untuk ku.... Tapi siapa dan apa aku untuk menolak sebuah kebenaran dari mulut mu... Kamu tidak pernah bohong pada ku... Pada kaka ku.... Kamu hanya menyembunyikan kebenaran, namun kamu akan mengatakan yang sesungguhnya ketika aku bertanya.... iya kan ?"

__ADS_1


"tentu.... Kita ini keluarga kan ?"


"tentu... Kita ini keluarga"


Ezra dan Marie tersenyum satu sama lain, Marie senang karena dia bisa mengetahui kebenaran dari Ezra, sementara Ezra senang karena dia memiliki seseorang untuk terbuka akan hidupnya yang berubah drastis.


"oh iya Ezra... Saat aku mengakses internet di internet dan menuju setting ada pilihan bumi dan terra... Apa bedanya ?"


"oh itu.... Bumi adalah tempat asal ku jadi jika kamu memilih itu kamu dapat mengakses internet bumi dan juga sebaliknya dengan terra... Jujur saja akses internet di terra sangat terbatas karena kebanyakan web site hanyalah web site usaha dan jasa.... Tapi hati hati mengakses internet di bagian bumi.... Tidak semua orang atau informasi bisa di percaya di sana.... Jujur saja jangan percaya apapun di internet kecuali itu memang fakta dan banyak yang mengonfirmasinya"


"baiklah"


"hei... Marie"


"hmm ?"


"semua gambaran dan visual yang kamu lihat dari game game di sini.... Apa kamu menggunakanya sebagai inspirasi sihir mu ?"


"iya... Memang kenapa ?"


"jika bisa jangan terlalu 'terinspirasi' oleh gambaran dan visual yang ada di game... Game seperti ini di terra adalah sebuah artefak berharga karena memudahkan penyihir untuk memvisualisasikan sihir, sementara di bumi game dapat di akses oleh semua orang jadi tolong berjaga jaga karena banyak orang yang menginginkan game di tangan mereka... Apalagi game dengan visualisasi dan garafik sebagus ini"


"baiklah aku akan ingat itu baik baik.... hey ingat saat kamu pergi untuk bisnis ?"


"saat kamu pergi terjadi mati lampu tapi komputer ini masih menyala"


"ah iya sama seperti hp ku... hp ku tidak punya baterai... Namun selalu bisa di nyalakan... Dan hp ku juga selalu berteleportasi jika terlalu jauh dari ku"


"dari mana kamu mendapatkan hp itu dari awal ?"


"apapun yang mengirim ku ke dunia ini adalah hal yang sama yang memberikan aku hp ini... Hey mari pindahkan komputer ini ke kamar mu..."


"eh ?... kenapa ?"


"aku tidak pernah menggunakan komputer ini dan aku memang berencana memberikan ini pada mu... Tolong bertanggung jawab penuh atas komputer ini"


"tentu aku akan"


akhirnya des Milford dan Ezra memidahkan seluruh set komputer itu ke kamar Marie.


"baik semua sudah selesai... Aku akan ada di kamar ku jika kamu perlu aku"


"hey Ezra.... Mau.... Mau bermain bersama"

__ADS_1


Kata Marie sambil menawarkan controler


"sejak kapan kamu memiliki controler ini ?..., dan ini jelas produk bumi"


"hehehe aku membelinya online harganya murah dan datang dalam 30 menit.... Jadi mau main ?"


"(menghela nafas) baiklah"


Mereka pun bermain banyak game multiplayer, dan saaat Noofi datang dia juga di ajak bermain, Noofi masih tidak tahu kebenaran tentang Ezra namun Ezra berharap akan tetap begitu sampai ia menanyakan nya sendiri.


Mereka bermain hingga larut dan akhirnya mereka pergi ke kamarnya masing masing.


Saat di ranjangnya Ezra melihat ke arah langit langit... Dia tidak bisa melihat Marie dengan sama sepeti dulu karena ia tahu kebenaran tentang dirinya, namun ia lega bisa berbagi kebenaran tentang dirinya..., di sisi lain ia merasa resah.... Apakah ia membuat kesalahan ?, akankah Marie membuat sebuah plot yang tidak di inginkan di dunia ini, dunia yang ia tulis, kini Ezra hanya bisa berharap agar semua akan baik baik saja.


ke esokan harinya Ezra terbangun dengan nondifikasi di handphonenya yang bertuliskan "lobby has been unlock"


...? Apa ini ?


Ezra pun mengklik nondifikasi itu sekejap mata ia bertelportasi ke sebuah pocket dimention di mana di dalamnya hanya ada padang rumput yang luas di aras sebuah pulau melayang, pulau itu memiliki luas 10 km dan berbentuk lingkaran berada di kehampaan, namun langit mensimulasikan siang dan malam


Handphonenya lalu menunjukan banyak opsi sepeti bangunan, pohon, hewan,mesin dan lain lain, semua memiliki harga Aurum yang harus di bayar.


Ezra sudah tidak lagi terkejut dengan hal seperti ini kemudian dia melihat sebuah lapangan tembak di handphonya seharga 500 juta Aurum, tanpa pikir panjang dia membelinya, seketika di hadapanya hologram lapangan tersebut mulai terbentuk dan yang awalnya hologram itu menjadi yang aslinya.


Lapangan tembak terbuka itu memiliki ukuran 1.100 m, dan Ezra juga mendapat nondifikasi bahwa dia mendapatkan bonus persediaan peluru yang lumayan banyak, yang terdapat di bagian post tembak.


Ezra langsung saja mengambil pistol nya dari pinggangan, terdapat banyak target dengan jaraknya masing masing, namun karena Ezra menggunakan pistol dia hanya dapat menembak targat sejauh 50m, dia menggunakan pelinfung telinga yang sudah di sediakan di meja post yanga ada dan, dia mulai menembak ke arah baja yang berbentuk orang.


dia membidik dan menembak lagi dan lagi, namun di antara 5 peluru yang di tembakan hanya terdengar 1 peluru yang mengenai targetnya.


"oh wow aku payah dalam hal ini"


Namun Ezra tidak berhenti dia terus berusaha sampai dia mulai memahami recoil, jarak yang bisa ia raih, dsn cara membidik yang bedar.


Dia mulai mengenai targetnya lagi dan lagi, baginya ini sangat menyenangkan namun tidak semua tembakanya kena kadang ia masihlah meleset.


setelah ia berlatih menembak selama 2 jam, banyak case dari peluru 9mm berserakan di lantai, dia merasa ini sudah cukup untuk hari ini.


Dia melihat kembali ke handphonenya dan menekan tombol return dan seketika ia kembali ke kamarnya.


Tadi itu seru..


Ezra kemudian kembali ke handphonenya dan dan membeli beberapa jenis senapan seperti M24,m4,M240L dan peluru untuk semua senapan itu juga, ketika semua pesanannya datang dia lansung masuk kembali ke pocket dimentionnya dan menyimpan semua senapan itu di lapangan tembak tersebut dan mulai latihan menembak lagi.... Dan lagi..... Dan lagi

__ADS_1


__ADS_2