
pihak pusat yang melihat semua yang terjadi langsung panik dan berusaha berkomunikasi dengan hive city yang lain meminta bantuan namun tidak ada respon mereka pun sadar bahwa hive city lain juga sedang di serang.
Mereka langsing menyalakan alarm kode merah dan mengubungi orang orang kuat yang ada di hive city mereka harus mengefakuasi yang bisa selamat.
Semua speaker yang ada di huve city menyala dan mulai berbicara suaranya dapat terdengar ke seluruh hive city.
"perhatian perhatian kita sedang di serang dan kemungkinan akan kehilangan hive city ini menjauh daru sektor 4,3,dan 2 berlarilah ke sektor 1 untuk pesawat efakuasi"
Semua warga middle city yang mendengar ini langsung bergegas ada yang membawa harta mereka dan ada yang berlari tanpa membawa apapun, namun sayang makluk yang masuk ke hive city telah menyebar di sektor 3 dan 2 sementara itu sektor 1 di jaga oleh banyak pasukan yang membuat dinding perisai dan tombak, banyak alteleri di belakang mereka, dan bala bantuan terus berdatangan.
terutama pasukan the order of holy flame, ada 200 dari mereka mengambil posisi paling depan mereka terlihat gagah dan tidak merasakan takut sama sekali, banyak warga sipil mulai terlihat mereka yang berusaha mengefakuasi diri mereka di kejar oleh makluk itu namun para pasukan dari the order of holy flame tidak bisa maju karena itu akan menghancurkan posisi bertahan mereka.
karena itu pemanah di belakang mereka menghujani makluk itu oleh anak panah, pemanah di belakang mereka menggunakan busur dan panah bukan crossbow, dan kepala anak panah mereka lebih berat di banding panah pada umumnya membuat mereka mematikan saat jatuh menghujani musuh.
tembakan para pemanah sangatlah akurat mereka bisa menembak 5 dari makluk itu tanpa mengenai satupun rakyat sipil.
Ketika panah itu jatuh ke tubuh makluk itu panah itu langsung menembus exoskeleton mereka dengan mudah dan membunuh makluk makluk itu secara instan.
banyak heli juga di kirim untuk menyelamatkan orang orang yang meminta tolong di atas bangunan tinggi.
Namun walau dengan semua usaha itu jumlah korban tetap lebih banyak di banding yang mereka bisa selamatkan, jalanan di penuhi darah,organ dan mayat mayat yang penuh luka koyakan dan gigitan mayat dari berbagai usia, berbagai provesi, berbagai bentuk tubuh tidaklah penting bagi makluk makluk itu.
Sementara itu Mel yang sudah mendapat informasi bahwa keadaan hive city yang ada di ujung tanduk memutuskan untuk bertahan dan mengefakuasi orang orang yang ada, heli datang ke lokasinya namun dengan jumlah orang sebanyak 70 itu akan menjadi sulit, Mel memutuskan untuk menyelamatkan warga sipil terlebih dahulu dan membiarkan para pasukan dan dirinya di bangunan itu bersiap untuk apa yang datang.
Beberapa pasuka tidak terlihat setuju dengan ide itu karena mereka takut... Mereka tidak pernah berada dalam situasi seperti ini sebelumnya.
Barikade telah di buat dan semua warga sipil telah di amankan tinggal menunggu heli selanjutnya dan mereka akan aman, para pasukan yang cukup berani mengganti senjata mereka menjadi tobak memanfaatkan kayu dan anak panah yang di ikat oleh tali semua pasukan memandangi sekitar mereka dari dalam bangunan, sementara itu 10 penembak penembak berdiam di atap bangunan.
Tidak lama merek melihat segerombolan makluk merah layaknya anjing berlari ke arah mereka berjumlah 15, para penembak yang melihat itu jelas panik mereka belum pernah melihat hal seperti itu sebelumnya.
"apa apaa itu !"
"tidak penting cepat tembak !"
Mereka pun menembaki mereka dengan crossbow mereka satu di antara penembak adalah penyihir yang menembakan panah yang menyala ungu.
Saat panah mereka melesat dan panah mereka mengenai kulit monster itu, mereka terkejut karena mereka mendengar suara baja dan melihat percikan, mereka kemudian menyadari exoskeleton makluk itu lebih kuat di banding para Ompter.
Makluk itu kemudian berusaha mendobrak barikade namun terhalang karena para pasukan mendorong mereka menggunakan tombak buatan mereka.
Tombak mereka gagal menembus exoskeleton makluk itu namun tombak mereka berhasil mendorong makluk itu.
Jelas makluk itu tidak pergi karena terdorong melaikan mereka menjadi lebih agresif dari sebelumnya.
Lily berusaha menembaki mereka secepat yang ia bisa namun itu semua percuma semua panahnya memantul dengan suara baja yang terdengar.
Lily menjadi marah dan mengayunkan crossbowmya dengan keras ke arah makluk itu hingga crossbownya rusak dam kemudian menendang makluk itu keluar jendela, Sasha yang melihat ini jelas kaget apa yang dia lakukan !.
"Lily!, apa yang kau lakukan itu corssbow bukan kapak"
__ADS_1
Lily tidak menjawab di duduk di bagian belakanh terlihat kelelahan Sasha menyadari jari jari Lily telah tersayat jaring crossbownya sendiri.
Sasha yang melihat ini merasa sedih melihat temannya sendiri terluka karena aksi nya sendiri.
Ia pun mulai membidik dan menembak makluk makluk itu damun peluru darinya memantul dengan kasar dan berbahaya bagi orang orang yang ada di sekitarnya.
Sasha mendekat dan menembak makluk itu tepat di dahinya tepat di point blank, dan peluru masuk ke dalam kerangka makluk itu dan makluk itu mati melihat hal ini bekerja ia kemudian melakukan hal yang sama kepada makluk yang lainya, Mel menggukanakn pedangnya mendapat pukulan langsung ke kepala salah satu makluk pukulan Mep sangat keras sehingga ia mengancurkan kerangka makluk itu, perlahan namun pasti mereka berhasil menahan serangan makluk itu.
Namun di saat yang sama banyak dari mereka yang terluka dan barikade yang mereka buat telah rusak parah, luka gigitan cakaran dan banyaknya tombak buatan yang patah karena terlalu memaksakan.
pemanah yang ada di atap bangunan itu pun kelelahan tangan mereka pegal dan amunisi mereka benar benar tipis.
mereka pun mulai menolong yang teluka dan membangun ulang barikade berharap heli segera datang namun tidak lama kemudian 40 dari makluk itu datang dan mengepung bangunan itu.
Pasukan yang berada di dalam bangunan jelas panik mereka kelelahan, tidak memiliki amunisi dan banyak dari mereka yang terluka Mel yang melihat ini merasakan takut di hatinya namun ia adalah seorang pemimpin maka dari itu dia harus terlihat kuat.
"tidak ada jalan untuk lari !, berdiri untuk kalian yang masih bisa ayo bertarung hingga titik darah penghabisan !, untuk umat manusia !"
pasukan yang mendengar ini langsung bangkit dan mengambil apa yang tersisa dari mereka untuk bertarung bahkan yang terluka berdiri walau tangan mereka di sanggang oleh kain krena patah di gigit oleh monster monster itu.
Makluk itu mulai berlari ke arah mereka, para pasukan sudah menerima takdir mereka dan deketika ketika harapan mereka hilang tanah yang di injak makluk itu meledak semua mengakibatkan mereka hancur berkeping keping dan sesuatu yang terbang melewati mereka.
Itu adalah figure mecha biru dengan sayap besar dan senapan di kedua bahunya, dan misil di paha kanan dan kirinnya bersama heli evakuasi yang ada.
figure itu turun dan helmnya terbuka dan itu adalah Arcturus Drakon menggunakan powersuit spesial.
para prajurit bersorak gembira sambil memuji muji Arcturus Drakon sang naga biru Sasha yang melihat ayahnya terbang di atas hanya bisa tersenyum, tidak lama Arcturus terbang pergi masih banyak yang harus ia selamatkan.
Lily yang terluka dan tidak memiliki senjata terpaksa menunggu di kapal evakuasi dia terlihat kesal atas hal itu namun itu adalah printah dari Mel.
Sasha juga telah kehabisan amunisi terpaksa memunggu bersama Lily karena ia tidak bisa menggunakan crossbow.
jadi sekarang Mel berada di bawah perintah the order of holy flame bergabung dengan barisan di barisan belakang, ia melihat begitu banyak mayat makluk merah itu di hadapan the order of the flame, dan ia juga melihat banyak dari pasukan memiliki banyak bekas goresan di armor mereka namun mereka masih berdiri paling depan.
Sementara itu dari lubang hive city tempat para makluk merah itu masuk berjalanlah seorang tinggi dan kuat dia adalah si C dari stasiun luar angkasa sebelumnya dia mulai masuk dan melihat semua mayat manusia yang mati karena terkena serangan makluk itu.
"hmm....mereka.para.humos.benar.benar.melakukan.tugas.mereka.dengan.baik.walau.aku.tidak. Setuju.dengan.ini"
ia mulai berjalan dan melihat lebih banyak lagi mayat sampai ia menemui mayat seorang gadis kecil dengan luka gigitan di lehernya matanya terbuka karena kematian yang tiba tiba.
pria itu pun menutupkan mata gadis kecil itu dan melanjutkan perjalananya di antara mayat mayat orang orang tidak bersalah.
"kematian.adalah.hal.sakral.dan.aku.adalah. Pembawanya"
Semakin lama ia berjalan semakin banyak bayat yang ada, ia ingin menutup setiap mata dari setiap mayat yang ia temui namun itu akan memakan waktu yang lama dan itu bukanlah tugasnya.
Ketika ia berjalan cukup lama ia melihat figure hitam duduk di tepi bangunan ia menggunakan topeng gagak dan ia tahu siapa dia karena rumor dan informasi yang ada itu adalah Ezra.
Dia mengambil posisi melompat sebelum melepaskan energi dari kakinya dan ia pun lompat ke atas bangunan itu dan berdiri di belakang Ezra.
__ADS_1
"hi...kamu.pasti.Ezra.kan.?"
"hm? Oh hey.... Iya itu nama ku.... Dan kamu pasti komansan divisi ke 3"
"...?.dari.mana.kamu.tahu"
"aku tahu banyak hal oke, tenangkah aku bukan seorang pengadu lakukan yang harus kamu lakukan"
"...kamu.tidak.marah?.kamu.tidak.kesal?.pada.ras.ku?.yang.telah.melakukan.semua.ini?"
"bagaimana aku bisa marah... Ini perang pasti ada pihak yang akan kalah dan menang lagipula kami manusia mungkin adalah makluk paling tidak konsisten yang pernah ada maksudku, beberapa dari kami baik,beberapa dari kami jahat"
"tidak.ada.bedanya.dengan.para.Ombians.kami. Juga.kurang.konsisten"
"hah.... Setidaknya sejarah kalian lebih baik di banding kami kalian tidak pernah berperang satu sama lain, melainkan kalian selalu bertarung bersama sama"
"yah...aku.juga.ingin.menanyakan.hal.itu. Mengapa ?"
"kami manusia memiliki ego yang lebih besar di banding para Ombians kalian akan sulit memahaminya, terkadang kami manusia sendiri tidak bisa memahaminya"
"...begitu...yah..."
"oh iya bisa tolong suruh dia untuk mundur agau aku akan menembaknya"
Tiba tiba seoramg gadis muncul entah dari mana berada di belakang Ezra menodongkan pisaunya wajahnya terlihat kesal.
"mundur!!!"
Gadis itu mendengar perintah dari tuanya dan mundur.
"tolong.maafkan.dia.aku.tidak.tahu.dia.sedekat. Itu"
"tidak masalah"
Ezra pin berdiri dan mulai berjalan menuju dan melepas topengnya, ia mengadap berlawanan dengan kapten divisi ke 3 jadi ia tidak bisa melihat wajahnya.
Kapten divisi ke 3 memiringkan kepalanya bingunh apa yang akaj dia lakukan.
"senang bicara dengan mu tapi aku harus pergi, semoga sukses dengan misi mu"
Seketika tubuh Ezra di tutup oleh powersuit yang belum pernah kapten divisi ke 3 lihat, powesuit itu langsung menutupi setiap inci tubuhnya.
Ezra kemudian mengambil tas yang ada di sampingnya dan menggunakanya dan lompat dari ujung bangunan, ia mendarat dengan mulus dan berjalan menuju lubang dari hive city.
"tuan apa anda akan benar benar membiarkan dia pergi ?"
"iya.dia.tidak.di.pihak.musuh.maupun.kita.ia. punya.pihak.nya.sendiri"
"bagaimana dia bisa melihat ku ?....apakah kemampuanku mulai tumpul"
__ADS_1
"kemampuan.mu.tidak.berkurang.aku.masih. Tidak.mendeteksi.mu.dia.....dia.memang.berbeda"