Dunia Terra: Masuk Ke Dalam Novel

Dunia Terra: Masuk Ke Dalam Novel
malapetaka - 1


__ADS_3

malam itu Ezra berpikir bagaimana ia bisa lolos dari para Humos lusa nanti, ia pun memutuskan untuk membeli power suit khusus, yang bisa terpakai otomatis.


Sementara itu Marie merasa ada yang janggal dengan berpindahnya lokasi Ezra, namun ia percaya semua akan baik baik saja untuk nya.


Roselle juga merasakan ada yang janggal apakah Ezra meninggalkanya ?, apakah ia tidak lagi mau menjadi teman nya ?, namun apa yang ia bisa lakukan ?, ia hanya bisa berharap yang terbaik dan Ezra tidak pergi hilang, baginya Ezra adalah teman pertama yang pernah ia dapatkan teman asli tidak seperti orang orang yang datang di pesta ulang tahunya.


...****************...


"aku rasa kita menyerah saja"


"hm?, aku tidak pernah melihat mu begitu pesimis Joryse"


"kita telah mencarinya berbulan bulan tapi hasilnya tetap nihil"


"tetap ini bukan sifat yang biasanya kamu tinjukan"


"ini hanya buang buang sumberdaya yang kita miliki, hanya mencari keberadaan seseorang yang bahkan mungkin bukanlah ancaman"


"lalu apa yang kamu inginkan ?"


"tidak ada.... Akhiri saja operasi pencarian ini"


"baiklah... Padahal kamu sangat semangat di awal pencarian ini"


"aku hanya ingin tahu apa yang pria gagak itu tau,.... Bagaimana dengan dirimu sendiri Lagur ?, bagaimana dengan putri didik mu itu ?"


"... Dia masih belum siap... Dia sudah kuat tapi kekurangan pengalaman"


"kekurangan pengalaman ?"


"ia memiliki pengalaman dalam melawan Ompter, tapu melawan Ombians ?, dia tidak memiliki kesempatan"


"Ombians adalah level yang berbeda dengan Ompter, itu seperti membedakan langit dan bumi"


"tepat, ia tahu bumi lebih baik dari langit dan itu akan jadi kekalahanya"


"para Ombians sudah tidak lagi mengirim Ompter sesering dulu... Aku merasa tidak nyaman mengingat ini"


"pasti mereka merencanakan sesuatu... Kita harus tetap waspada"


...****************...


...hari penyerangan pun tiba....


^^^"kalian siap ?"^^^

__ADS_1


"kami siap, tinggal menunggu sinyal"


Sementara itu di sektor 2 muncul Ompter dari bawah tanah dan mengakibatkan kekacauan, makluk itu muncul secara tiba tiba, itu memiliki exoskeleton layaknya seranga, itu memiliki 4 kaki, ujung ekornya adalah palu yang terbuat dari tulangnya sendiri, kepalanya adalah kerangka exoskeleton yang mulus, itu memiliki tinggi 10 meter dan lebar 15 meter, makluk itu mengamuk menghancurkan bangunan di sekitarnya, dan orang orang yang kurang beruntung yang ada di sekitarnya, kekuatan militer langsung di fokuskan pada titik itu yaitu sektor 2, heli terbang di sekitar makluk itu menumpahkan nitrogen cair yang membekukan exoskeletonya dan juga sekaligus merusaknya.


Mel dan timnya di kirim ke sana untuk membantu militer mengalahkan makluk itu.


Lily langsung berusaha menembak titik lemut dari makluk itu yaitu mata dan cela di antara exoskeletonya, panah yang ia bawa memiliki racun yang ia harap dapat melemahkan makluk itu.


Seperti biasa Lily menembak dan mengisi ulang crossbownya dengan sangat cepat ia sangat berpengalaman menggunakan senjata itu.


Anggota militer yang lain juga menembaki bakluk itu dari berbagai arah mulai dari anak panah hingga energi sihir.


Mel hanya bisa melihat ia menunggu moment untuk masuk dan mengakhiri makluk itu, makluk itu sangat aggersif dan terus mengayun ayunkan ekor palunya di bangunan sekitar namun para pasukan militer tahu bahwa mereka hanya melawan makluk yang tidak berakal, jadi mereka menjaga jarak sambil menembaki makluk itu.


Panah yang berhasil menempel pada tubuh monster itu mulai mengalirkan darah dari sisi lain anak panah, tujuan dari anak panah itu adalah untuk membuat makluk itu mati kehabisan darah atau hanya memperlemahnya.


Exsoskeleton yang telah beku karena cairan nitrogen yang di tumpahkan oleh heli adalah sasaran utama para pasukan militer.


Makluk itu menjerit kesakitan dan berusaha menjauh dengan cara berlari dari pasukan militer, namun sebuah catapult menembakan balista raksasa di kaki kanan makluk itu yang kemudian melukainya sangat parah makluk itu tidak lagi bisa berlari.


sebuah heli kemudia menyiramkan cairan nitrogen pada kepala makluk itu yang membuat kepalanya membeku.


Sasha yang melihat ini langsung menembakan senapanya berfokus pada kepalanya, suara tembakanya yang menggelegar menutupi suara para pasukan, menurupi suara teriakan makluk itu, saat magnya habis, exoskeleton yang ada di kepala makluk itu relah hancur, Mel yang melihat itu tidak menunggu lagi ia menggunakan blazing star ke arah kepala makluk itu, yang kemudian membunuh makluk itu, semua pasukan militer bergembira karena kemenangan itu, ini adalah kemenangan pertama mereka setelah sekian lama.


"hah !, aku sudah bisa mengendalikan senapan ini dengan baik"


"kerja bagus, aku yakin Raphaella dan ayah mu akan senang mendengar ini"


Sementara itu Lily terlihat bengong tenggelam dalam pikiranya.


"hey Lily ada yang salah ?"


"hah ?, oh iya tidak tidak ada masalah"


Mel dan Sasha tentu bingung mereka tidak pernah melihat Lily berprilaku seperti ini.


...****************...


"Ompter telah di kalahkan..."


"sesuai dengan rencana... Sekarang lakukan !"


Sebuah saklar di tarik seketika energi dari hive city mati, langit pun menjadi gelap karena tidak ada listrik untuk menyalakan langit langit hive city, pusat hive city yang menyadari ini langsing sadar bahwa mereka telah di jebol, mereka langsung mengirim pasukan ke area reaktor, dan benar saja ada pasukan Ombians di sana sudah membuat barikade menyambut mereka dengan peluru sihir yang langsung membunuh 6 dari 20 pasukan penjaga, baku tembak peluru sihir dan anak panah pun terjadi di lorong gelap.


Jumlah pasukan bertambah seiring waktu tapi mereka tidak bisa maju karena para Ombians memiliki sihir yang lebih superior di banding mereka.

__ADS_1


Para pasukan berlindung di per empatan sisi kiri dan kanan, lorong itu sangat gelap namun karena mata para Ombians yang bersinar di dalam kegelapan mereka bisa tahu posisi lawan mereka, sementara itu para Ombians bisa melihat di dalam kegelapan.


Sementara itu di posisi Mel, militer dan kelompoknya diam di posisi, heli yang terbang menyalakan lampu sorotnya dan mengecek sekitar, Mel yang melihat ketakutan di mata para prajurit saat lampu dari heli menyinari muka mereka pun terdorong.


"PERHATIAN !!, JANGAN PANIK !!, DENGARKAN AKU, SEMUA AKAN BAIK BAIK SAJA TETAP DI POSISI MASING MASING NYALAKAN APAPUN YANG DAPAT MEMBUAT CAHANYA"


Mel kemudian menyalakan pedangnaya dengan blazing star membuar dirinya menjadi suar cahaya untuk para pasukan yang mulai mendekatinya, tidak hanya para pasukan militer namun juga para warga sipil yang tidak tahu apa apa, Mel mengangkat pedangnya dengan kedua tanganya membuat ia terlihat dari kejauhan.


suhu hive city mulai naik secara drastis karena mesin pendingin telah mati.


Sementara itu di sektor 4 dinding dari give city tiba tiba meledak suaranya bergema melalui hive city sehingfa bisa di dengar dari semua sektor.


ledakan itu menghancurkan bangunan di dekat dinding dan udara panas dari luar masuk membuat suhu hive city makin panas dan pasir panas dari luar yang masuk tertiup angin yang membakar.


Dan dari luar tiba tiba muncul segerombolan monster masuk dan mulai membunuh apapun yang mereka lihat, mereka lompat dan mengigit leher dari orang orang yang mereka lihat.



Mereka masuk ke hive city seperti air mengalir melalui tanah yang basah, suara teriakan dari orangboranv yang kurang beruntung bisa terdengar dari kejauhan.


Mel yang mendengar ini langsung saja tahu sesuatu yang buruk akan terjadi.


"KALIAN SEMUA IKUTI AKU !"


Mel berlari ke arah sebuah bangunan dan menyuruh orang irang untuk membarikade jendela dan pintu sementara para heli kembali ke pangkalan untuk memberi tabu keadaan pasukan Mel.


Sementara itu di pangkalan para pasukan benar benar tidak bisa maju walau dengan jumlah mereka, armor dan perisai mereka tidak cukup kuat untuk maju, sampai satu raven guard tiba di lokasi ia berbaur dengan para penjaga dan kemudian berlari masuk sambil melembar pisau ke arah para Ombians, yang kemudian pisau itu di tahan oleh barrier pelindung, dan kemudian raven guard itu berubah menjadi asap hitam dan berteleport ke belakang pertahanan 2 Ombians yang berlindung di bakik barikade.


dengan gerakan cepat raven guard itu menebas leher dari kedua Ombians itu dengan cakar yang terhubung pada tangannya.


Para oasukan yang melihat ini langsung masuk ke lorong reaktor, namun pintu reaktor itu sendiri di tutup dan para Ombians di dalamnya berusaha menahan sebisa mereka, para pasukan berusaha mendobrak pintu reaktor dan para Ombians melihat jam di tangan mereka ini sudah lebih dari yang di butuhkan.


"tugas kita sudah selesai ayo kita kembali"


Para Ombians meninggalkan pintu dan membuat sebuah portal kabur dan masuk, tidak lama setelah mereka masuk para pasukan berhasil masuk ke ruangan dan mereka mengecek seluruh ruangan reaktor yang besar itu ketika mereka tahu para Ombians telah kambur mereka oun mengirim berita bahwa ruang reaktor telah di amankan kepada atasan mereka.


Namun penyampaian informasi itu sangat lama karena mereka harus berlari untuk menyampaikan berita itu.


Ketika berita sampai pusat langsung mengirim mekanik yang stand by di ruang pusat untuk menyalakan kembali reaktor dan mereka pun berlari menuju ruang reaktor, waktu mereka bulak balik adalah 15 menit jelas ini sangat tidak efektif.


Ketika para mekanik datang ke ruang reaktor mereka pun melakukan cek dan menyadari para Ombians telah merusak beberapa kabel tapi masih bisa di perbaiki, di kepala mereka mereka berpikir "mengapa para Ombians tidak merusak core dari ruang reactor ini saja ?" namun mereka tidak di bayar untuk berbicara namun bekerja, 5 menit setelah mereka bekerja melalui kabel mereka menyalakan kembali generator energi butuh 10 detik sebelum lampu kembali menyala.


Para pasukan yang berjaga di ruang reakror merasa lega namun orang orang yang ada di pusat berpikir lain karena saat mereka melihat kamera cctv di sektor 4 hanya ada darah dan mayat, dan makluk yang belum pernah mereka lihat mereka berukuran seperti anjing berwarna merah dengan sisik baja, makluk itu telah berhasil menyebar ke sektor 3 dan 2, walau belum sampai ke lokasi Mel.


ini bukan hal bagus.

__ADS_1


__ADS_2