
Waktu bergulir begitu cepat, hari berganti dengan Minggu begitu juga dengan Minggu telah berganti dengan bulan.
Hari yang paling bahagia bagi Mentari, sebab keinginannya akan segera terwujud yaitu bertunangan dengan Fajar.
Seluruh anggota keluarga telah hadir di tempat acara, ada beberapa tamu undangan yang sangat istimewa yang diundang oleh orang tua Mentari.
Selama ini masih tertutup rapat, bahwa Fajar melamar Mentari atas dasar cinta.Padahal ini semua adalah rencana dari neneknya Mentari bersama Bu Karlina yang telah merencanakan ini semua.
Mentari sangat cantik sekali malam ini dibalut dengan busana terbaiknya yang telah disiapkan oleh sang nenek, begitu juga dengan make up artis yang dikenakannya. menambah kecantikannya pada malam ini, tetapi itu semua tidak mampu membuat hati pacar untuk mengaguminya.
"Cantik ya Mentari, dia pantas sekali mendampingi mu selamanya "kata Karlina sambil tersenyum menatap wajah Fajar dan Mentari secara bergantian.
"Cantik, namanya juga perempuan"jawab Fajar dengan raut wajah datar.
Acara sangat meriah sekali pada malam hari ini, beberapa tamu undangan dan rekan bisnis dari kedua keluarga tersebut mulai berdatangan.Hanya saja acara pertunangan belum juga dimulai, sebab sedang menunggu tamu kehormatan yang sangat penting di keluarga Mentari.
"Menunggu siapa lagi sih,Lun...?"tanya sang ibu kepada anaknya .
"Tunggu sebentar, Ma... dia tamu istimewa aku pada malam ini. Jalan-Nya macet jadi dia terlambat untuk datang"
"Perasaan tamu dan rekan bisnis semuanya sudah hadir memangnya siapa yang akan datang?"
"Memang,Mama nunggu siapa sih?"tanya Mentari terhadap sang Mama.
"Tunggu sebentar, Mama telepon dia dulu masih lama atau tidak! jika memang masih lama kita tinggalkan saja "jawab Luna sambil pergi menjauh dari Mentari dan juga sang Mama.
Luna berjalan perlahan menjauh dari dari tempat acara, dia mencari tempat yang sepi untuk segera menghubungi tamu kehormatan yang akan menghadiri acara pertunangan Mentari dan juga Fajar.
Setelah beberapa saat dia menghubungi orang tersebut, dan ternyata mereka masih sangat jauh untuk menuju ke tempat acara. sebab ada kendala mesin kendaraannya rusak selama di perjalanan, dengan terpaksa mereka harus mampir terlebih dahulu ke bengkel untuk memperbaikinya. Jadi ini yang mengakibatkan mereka terlambat datang.
__ADS_1
Setelah menghubungi orang tersebut dan menyuruhnya untuk melanjutkan acara terlebih dahulu, jika menunggu dirinya mungkin acara akan sangat terlambat sekali dan membuat para tamu undangan merasa bosan.
Acara demi acara telah dilalui, tinggal menginjak ke acara inti yaitu acara tukar cincin antara Fajar dan juga Mentari.
Mentari sangat antusias sekali untuk segera bertukar cincin dengan pujaan hatinya,lalu setelah ini ia bisa pamer di sosmed.Bahwa dia sudah berhasil membuat Fajar menjadi miliknya,hal ini sangat menguntungkan untuk diri Mentari.Entah rencana licik apa yang ada di otak perempuan itu.
Jika saja bisa menjerit dan berteriak Fajar sudah berteriak di tempat ini ingin sekali dia menolak dari permintaan sang mamaku tetapi apalah daya dia tidak mampu mengatakan itu semua, rasa cinta terhadap sang Mama melebihi rasa cintanya terhadap sang pujaan hati yaitu Senja.
Pertama yang menyematkan cincin yaitu Mentari kepada Fajar dan selanjutnya Fajar, untuk Mentari tetapi hal yang tidak terduga yaitu terjadi cincin lepas dari tangan Fajar dan menggelinding jauh.
Hingga semua orang menyingkir dan melihat ke arah cincin di mana berhenti.
Fajar mengikuti cincin tersebut lalu mengambilnya dan berdiri kembali, betapa terkejutnya ketika melihat orang yang berdiri di hadapannya.
"Kau"ucap Fajar kaget, betapa terkejutnya sehingga hampir saja dia hilang keseimbangan untuk berdiri.
Seketika perempuan itu memundurkan langkahnya saat melihat laki-laki yang berada di hadapannya itu, yang akan melangsungkan acara pertunangan.Betapa terkejutnya ia bahkan berharap terhadap laki-laki itu akan datang mempersunting dirinya untuk menjadikan istri satu-satunya, itu janji yang selalu diucapkan olehnya.
Di saat senja sedang menguasai dirinya agar terlihat baik-baik saja,dan pak Surya dan ibu Pertiwi dengan sigap langsung menggandeng tangan anak nya. Dan berjalan meninggalkan Fajar yang masih mematung, mereka bertiga langsung menemui orang yang mengundang mereka.
Luna yaitu ibu dari Mentari kenal baik dengan Pak Surya bahkan,Luna juga yang selalu mengirim kan sejumlah uang yang banyak ke panti asuhan yang di kelola oleh Pak Surya.Makanya Luna mengundang mereka ke acara pertunangan anaknya.
Luna menyambut kedatangan mereka dengan senyuman yang merekah di bibirnya.
"Selamat datang,Pak,Bu,pasti perjalanan yang melelahkan"kata Luna sambil tersenyum tipis
"Terimakasih banyak atas undangan nya"jawab Pertiwi membalas senyuman nya.
Perasaan Senja sudah tidak karuan,saat melihat laki-laki yang di cintai nya ternyata akan bertunangan bersama wanita lain.Bahkan dirinya menjadi tamu undangan, sungguh luar biasa rasanya sesuatu banget.Akan tetapi Senja berusaha untuk menahan nya dengan sekuat tenaga,agar tidak mengacaukan acara ini.
__ADS_1
"Yuk duduk dulu,pasti capek!"ajak Luna sambil menggandeng tangan Senja,lalu menarik kursi dan mempersilakan kanya duduk.
Pemandu acara memanggil Fajar yang dari tadi masih mematung,saking terkejutnya akan kehadiran Senja di acara ini.
Dia terus bertanya dalam hatinya,ada hubungan apa antara keluarga Mentari dan juga Senja,ini sangat aneh menurut Fajar.
Akhirnya Fajar tersadar dan berjalan ke arah di mana Mentari sedang berdiri menunggu nya.
Akhirnya cincin sudah berhasil di sematkan di jari Mentari,itu juga atas ancaman yang di bisikan oleh Karlina terhadap Fajar sebab dia sudah mencium gelagat tidak baik.
Waktu bergulir begitu cepat,acara sudah selesai di laksanakan.
Senja bukan lah gadis cengeng yang bisa menunjukkan kesedihan di hadapan orang banyak, hanya kedua orang tuanya dan Mega yang mampu memahami keadaan Senja pada saat ini.
Luna mengajak keluarga Pak Surya untuk menikmati hidangan yang tersedia.
Luna melayani Senja seperti orang tua terhadap anak nya,hal ini membuat Mentari merasa cemburu dengan apa yang di lakukan sang Mama.
"Apa Mentari sudah lama pacaran sama Fajar"tanya Bu Pertiwi terhadap Luna
"Aku kurang tahu kapan mereka mulai Deket,yang jelas belum lama sih.Dan beberapa minggu lalu kelurganya datang melamar,yang namanya orang tua pasti setuju jika anak-anak saling menyukai"
"Owhh,kirain sudah pacaran lama"
"Kenapa bengong saja,kasian tuh makanan di aduk-aduk doang?"tanya Luna terhadap Senja.
Kedua orang tua Senja sangat paham apa yang terjadi dengan anaknya, Pertiwi langsung meraih tangan Senja lalu menatap wajahnya sambil tersenyum.Ia tahu hati anaknya pada saat ini sangat hancur.
"Eh,iya tante"
__ADS_1
Setelah acara selesai,Luna mengajak Keluarga pak Surya untuk menginap di rumah nya.Dan itu di sepakati oleh Pertiwi dan Senja, padahal mereka mampu untuk menyewa hotel.Akan tetapi Pak Surya tidak mampu menolak permintaan dari orang yang sudah berbuat baik padanya.