Finding Lost Daddy

Finding Lost Daddy
BAB 19. SiDollar Not Siwon


__ADS_3

POV Andro





Aku menatap Mommy sejenak, mungkin Mommy akan terkejut dengan kalimatku tadi, atau memang sudah terkejut, aku hanya tertawa sejenak kemudian menyeburkan diriku ke kolam renang.


Berenang di sore hari memang kegiatan yang menyenangkan, aku lebih suka jogging sebenarnya daripada berenang tapi hari ini rasanya malas keluar rumah.


"Hai, Andro!"


Aku yang sedang menyelam didalam air mendengar sebuah panggilan yang membuatku mengeluarkan kepala ke atas air. "Uncle Zach?"


"Kau jago berenang yah," jawab Daddy yang membuatku berenang ke tepian.


Entah kapan Daddy datang kesini, dan mungkin Daddy tahu rumah ini karena mengantar kami kemarin malam, aku duduk di pinggir sedang Daddy berdiri di sampingku.


"Kapan datang, Uncle?" tanya berjalan mengambil handuk dan mengelap seluruh badan yang basah.


"Baru saja, Uncle hanya ingin berbicara mengenai pekerjaan dengan Mommymu, apakah kalian sudah bersiap-siap?"


"Tentu," jawabku duduk di kursi yang ada disamping kolam renang, sedang Daddy juga duduk disana. "Thanks, Dad."


"Hm?"

__ADS_1


"Aku hanya merindukan seorang Daddy, sorry Uncle," jawabku padahal aku dengan sengaja mengatakan itu, berharap dia paham maksudku.


"Uncle bisa kau anggap sebagai Daddy, Uncle juga sudah lama mengharapkan seorang putra, i wanna hug you, Boy!" jawab Daddy merangkul badanku kemudian mengacak-acak rambutku. "Hei, tunggu, kau punya tanda lahir di leher?"


Aku melirik sejenak, oh iya ternyata aku memiliki tanda lahir ini yang membuatku mengangguk. "Punya, what's with that?"


"Tidak ada apa-apa, hanya saja Uncle juga memiliki tanda lahir di tempat yang sama," jawab Daddy, aku tertawa dalam hati karena jelas sama, aku ini anakmu, Dad.


"Aku baru tahu, kalau kita sepasang anak dan ayah mungkin bisa jadi like father like son?" jelasku yang membuat Daddy tertawa.


Tak lama kemudian ponsel Daddy berdering, Daddy mengangkatnya kemudian terlihat berbicara serius, aku mendengar Daddy membicarakan soal perjodohan dan aku yakin, Daddy dijodohkan dan Daddy menolak, sebuah kesempatan untuk lebih dekat dengan Daddy.


Jika Daddy dijodohkan, tentu ini akan menjadi masalah baru, karena aku sudah menginginkan bahwa Mommy dan Daddy harus bersama lagi, setidaknya aku memaksa untuk hal ini.


"Sorry, Andro, tadi agak lama," Daddy kembali duduk di sampingku yang membuatku tersenyum.


"Daddy dijodohkan?"


"Suara Daddy terdengar karena cara Daddy yang berbicara dengan emosi," jelasku.


Daddy hanya tersenyum kemudian menatapku dalam. "Kamu spesial Andro, Uncle pergi dulu yah, harus siap-siap untuk berangkat besok."


"Dad!" panggilku menahan Daddy. "Sorry, Maksudku Uncle, aku hanya ingin bilang terkadang first impression itulah yang akan mengisi hati kita sampai akhir, I trust you."


"Thanks, Andro, Uncle suka dengan panggilan Daddy darimu," jawab Daddy melangkahkan kakinya pergi.


__ADS_1


POV Zach


Kembali lagi ke masalah perjodohan, aku benar-benar harus memikirkan cara bagaimana bisa melepaskan diri dari jerat perjodohanku ini.


Berbicara hal lain, aku masih bingung dengan kalimat terakhir dari Andro, ambigu sekali tapi aku suka kepribadian dewasa yang tertanam pada tubuh anak berusia delapan tahun itu.


Satu lagi, dia memiliki tanda lahir yang sama denganku, ini benar-benar membuatku semakin penasaran, disaat aku akan pergi, Nanas sudah berada di depanku dengan membawa kopi.


"Kau ingin pulang Zach?" tanya Nanas berjalan mendekat ke arahku.


"Yah, aku harus bersiap-siap untuk besok," jawabku pada Nanas.


"Aku sudah membuatkan kopi, minum dulu," jawab Nanas memberikan kopi itu kepadaku, aku mengambilnya dan meminumnya. "Zach, aku hanya ingin berkata, jika ini semua adalah alibimu untuk mendapatkan cintaku, aku rasa kau tidak akan berhasil."


"Why?"


"Sebab aku membencimu dari awal kita bertemu," jawab Nanas yang membuatku terdiam.


Aku memberikan gelas kopi yang aku pegang kepada Nanas kemudian memegang pundaknya. "Aku tidak bilang kalau aku tidak berhasil, tapi aku belum berhasil, I love you, Baby."





TBC

__ADS_1


Assalamualaikum


Tetep digempuran Zach


__ADS_2