Finding Lost Daddy

Finding Lost Daddy
BAB 29. Like Mommy Like Son


__ADS_3

POV Nanas.





Ombrophobia, aku tidak tahu penyakit jenis apa ini, aku melirik Andro yang berdiri di sampingku, wajahnya santai, aku tahu anak ini pasti sudah tahu.


Kami memang sudah sampai di rumah sakit, Andro langsung di bawa ke ruangan Dilon untuk diberikan obatnya sementara aku berjalan duduk di ruang tunggu.


"Andro! Sini!" panggilku pada anakku itu.


Entah sudah berapa banyak hal yang dilakukan Andro di Indonesia sekarang, tapi anak ini menyimpan sejuta rencana yang tidak terjawab.


"Kamu tahu kan, Ombrophobia itu apa?" tanyaku yang membuat Andro tersenyum.


Andro menatapku sejenak kemudian menyandarkan kepalanya di tanganku. "Mommy mau tahu aja atau tahu banget?"


"Jangan bercanda Andro! Cepat jelasin ke Mommy, jangan bikin Mommy penasaran," jawabku yang membuat Andro tertawa kecil.


"Ombrophobia itu adalah gangguan kecemasan terhadap hujan, Daddy bisa saja pernah mengalami sebuah trauma yang terjadi disaat hujan sehingga membuatnya mengalami gangguan kecemasan diwaktu yang sama," jelas Andro, aku tidak suka saat Andro menyebut Zach sebagai Daddy.


"Dia bukan Daddymu, Andro."


"Anggap saja itu panggilan sayangku," jawab Andro yang membuatku menyerah, anak ini selalu punya cara untuk membungkam ku.

__ADS_1


Aku tidak ingin mempermasalahkan tentang panggilan itu, yang ingin kutanyakan sekarang adalah kenapa Zach bisa mengalaminya dan trauma apa yang dia hadapi.


"Kamu tahu, Uncle Zach menderita karena trauma apa?" tanyaku yang membuat Andro menggeleng.


"Kenapa bertanya seperti itu? Apakah Mommy sudah mulai peduli kepada Daddy?" tanya Andro yang membuatku menatapnya malas.


Anak ini benar-benar bisa membuatku diam tidak berkutip, aku berdiri sementara Andro juga ikut berdiri. "Mommy mau kemana?"


"Cari makan, kamu mau ikut?"


Andro mengangguk kemudian ikut berdiri dan berjalan bersamaku, aku memilih mengabaikan Zach, toh sudah ada Zian dan Dilon didalam sana, tapi aku jadi kasian, ada trauma apa yang membuatnya jadi begini.


Aku dan Andro berjalan melewati koridor rumah sakit menuju pintu keluar, kami akan cari makanan di lokasi terdekat tapi siapa sangka saat akan keluar kami mendapatkan sebuah jackpot yang membuatku dan Andro saling menukar pandangan.


"Eh kalian! Tunggu!"


"Kamu kenal sama dia, Andro?" tanya pada Andro sengaja saat Nyonya Lisa berada di depan kami.


"Gak, orang gila salah tempat kali, Maaf Nenek, Rumah sakit jiwa bukan disini," jawab Andro yang membuatku tersenyum kecil.


Nyonya Lisa menatap kami nanar, baru bertemu kami sudah meroastingnya begini, habisnya kami malas menghadapi Nyonya Lisa, saat kami tahu bahwa orang dalam dibalik pernikahan Zach adalah ibu tiri iblis ini.


"Gak sopan kalian!" ujar Nyonya Lisa kesal.


"Lebih gak sopan mana gak salam, gak nyapa tapi cuma Eh Kalian Tunggu!" jawab Andro yang membuat Nyonya Lisa tampak kesal.


"Anak kecil gak sopan! Kamu gak pernah belajar yah?"

__ADS_1


"Nenek tua gatau atitude, gak pernah disekolahin yah!" jawab Andro melipat kedua tangannya.


Mungkin Nyonya Lisa belum tahu siapa Andro, jadi dia masih belum mengenalnya, kalau dia tahu, dia tidak akan mau berurusan dengan Andro.


"Eh sama yang lebih tua itu harus sopan!"


"Sama yang lebih muda harus menghargai, mau disopanin tapi gak bisa menghargai orang, situ waras?" jawab Andro membalas kalimat Nyonya Lisa.


"Kurang ajar!" Nyonya Lisa mengangkat tangannya hendak menampar Andro tapi aku langsung menahan tangannya.


"Jangan sentuh anakku!" Aku menghempaskan tangan Nyonya Lisa sedangkan Andro langsung menyelengkak kakinya sehingga membuat Nyonya Lisa jatuh.


Aku dan Andro langsung lanjut jalan sementara Nyonya Lisa menatap kami kesal. "Tunggu! Sedang apa Zach disini!"


"Empat Huruf mendatar depannya K!" jawabku.


"Hah?"


"KEPO!" timpal Andro yang membuat Nyonya Lisa semakin kesal.





TBC

__ADS_1


Assalamualaikum


__ADS_2