Five Baby Twins

Five Baby Twins
bab 11


__ADS_3

pagi menjelang siang


Aska mengomando adik-adiknya


''Arga, Aira, Aiden, Aida jalan dengan tertib, ingat pesan mama jangan sampai terpisah, oke'' ujar Azka memperingati adik-adiknya


''iya kakak'' jawab mereka serempak


''bagus'' Azka memberikan jempol


mereka berjalan pulang namun sebelum pulang Azka dan adik-adiknya mampir ke restoran untuk membeli makanan.


mereka menarik perhatian orang-orang yang ada di sana.


''mereka lucu sekali'' celetuk orang yang ada di sana


''ih pengen nyubit deh''


''gimana orang tuanya?''


berbagai ucapan terdengar di telinga mereka namun mereka hiraukan, Azka berjalan terlebih dahulu untuk memilih tempat duduk.


keempat adik Azka duduk di meja bundar sambil menunggu makanan mereka saling bercanda bercerita mereka tampak bahagia, sedangkan Azka mamasan makanannya.


Aska kembali menghampiri adik-adiknya, sang kakak tersenyum menatap mereka.


tidak lama makanan pun datang, mereka makan dengan tenang, mereka terbiasa ketika makan selalu tenang, agar tidak mengganggu kenyamanan yang lain.


selesai makan Azka membayar tagihan ke waiter, sedangkan Aira pamit ke toilet.

__ADS_1


2 orang masuk ke restoran mereka adalah Simon dan serin, Simon jalan lebih dahulu, dia enggan berjalan bersama Sherin namun Sherin terus melengket seperti lem gajah.


Sherin yang yang jalannya terburu-buru karena mengejar simon tak melihat anak kecil di hadapannya.


hingga Sherin menabrak anak gadis itu


bukkk


''auh..'' rintih gadis itu, Simon yang semula sudah di depan langsung menoleh kebelakang dan membantu anak kecil itu.


''heh!! anak kecil, kamu nggak lihat jalan ya, mana orang tuamu ha?'' bukannya minta maaf malah marah-marah.


''Sherin kamu apa-apaan sih, dia masih kecil, yang salah itu kamu, jalan ke lihat-lihat'' tegur Simon


"sayang kok kamu belain anak kecil ini sih'' rengek Sherin tak suka


Aska berlari menghampiri Aira, dia melihat adiknya jatuh langsung berdiri dan yang lainnya tetap berduduk, lalu ia membantu adiknya berdiri.


''maafkan adik saya tante'' ucapan Azka pada Sherin


"tante? enak aja kamu panggil saya tante''


''sherin'' bentak Simon dan seketika sherin diam.


''apa dia adikmu?'' tanya Simon ramah


''iya'' jawab Azka


''kakak, Tante ini yang salah bukan Aira, kenapa kakak yang minta maaf seharusnya Tante ini yang minta maaf'' jelas Aira

__ADS_1


"hussttt'' Aska menempelkan jari telunjuk di bibirnya


''tidak perlu diperbesar masalah seperti ini, ini hanya akan membuang-buang waktu'' tutur Azka


minta maaf agar cepat selesai masalah ini, baru selesai yang segini sudah dewasa ini cara berpikirnya, pasti orang tuanya sangat hebat batin Simon


''eh... kamu pikir dengan minta maaf semua bisa selesai'' ucap sherin marah-marah


''anda sudah dewasa tante, seharusnya masalah seperti ini tidak perlu dibesar-besarkan'' tutur Azka


''sudah Sherin, sikapmu ini kalah dengan anak kecil, apa kamu tidak malu?'' tanya Simon


''saya permisi dulu om tante'' pamit Azka menggandeng adiknya sembari menatap lekat wajah Simon.


.


.


.


kelima saudara itu pulang ke rumah, sampai di rumah mereka tidak mendapati sang ibu berada di rumah.


'' mama'' panggil mereka bersamaan namun tidak ada jawaban


''sepertinya Mama tidak di rumah, kalian bersihkan badan kalian lalu main di kamar saja, kakak mau cari mama dulu'' perintah Azka kepada adik-adiknya


''baik kakak'' jawab keempat adiknya serempak


#jangan lupa tinggalkan jejak supaya author semangat untuk terus update

__ADS_1


#maaf untuk hari ini author up 2 bab saja karena author sedang sibuk


__ADS_2