FORMUISIKA

FORMUISIKA
8-Kepercayaan diri Horou


__ADS_3

Keesokan harinya di kantin aku sedang makan bersama Bright, tapi pikirian ku masih memikirkan perkataan Horou tersebut menegenai masalah semalam.


“ Kenapa kau tidak memakan makanan ?” tanya Bright.


“ A.. ada yang kupikirkan ”


Kemudian Bright mengambil makanan dan mengarahkan pada mulutku.


” Buka mulutmu ”


“ Hei , aku tidak mau disuapi ” Jawabku kesal.


“ Cepat buka ”


Melihat dia seperti itu, akupun langsung memakan makanan dari suapannya tersebut.


" Ueeek, pahit. Apa sih ini ? "


" Lihat saja sendiri "


Ternyata semua makanan yang ia berikan itu salad yang isinya sayur pahit semua, benar- benar menyebalkan.


“ Apa yang kau pikirkan ? ” tanya Bright.


“ Aku hanya memikirkan perkataan Horou kemaren “


“ Apa yang dikatakan ? ” tanya Bright sambil menyuapi lagi.


“ Ah sudah cukup, aku tidak mau kalau tidak aku tidak cerita "


" Ckck , Jangan bantah cepat makan dan sambung cerita "


Yah, terpaksa lagi aku harus makan lagi makanan pahit itu sambil menceritakanya padanya.


" Dia bilang apakah dia bisa mendapatan sorak dan kebahagian pada waktu itu”


Tiba-tiba Bright mengehentikan suapannya dan menarik nafas.


“ Kamu sudah lupa, Horou itu kurnag memiliki rasa percaya diri pada dirinya sendiri dalam melakukan suatu hal. ” jelas Bright sambil menyupiku lagi dan melanjutkanya.


“ Dan lagi kau merupakan orang yang satu-satunya yang dekat dan panutan baginya.Itu bisa diliat ketika dirimu pertama kali kenal dengannya dan pertama kali terbentuknya FORMUISIKA. Dia sangat bergantung padamu setiap saat. Jadi wajar dia berpikir apakah bisa seperti dirimu”


“ Kau benar, bagaimana cara untuk membantunya ? ”


“ Kira-kira apa yang sering dilakukanya menurutmu akhir-akhir ini ” tanya Bright kembali.


“ Hm kalau tidak salah dia sering mengetik sesuatu apalagi pada saat di ruang FORMUISKA ” ujarku.


“ Kalau begitu kau selidiki saja” saran Bright.


“ Hmm tapi kenapa kau mau mendengarkan masalah Horou juga? Jangan-jangan orang yang kau sukai itu dia ya” tanya ku dengan senyum menggoda.


“ Pft, kau ini masih terlalu dini kalau mau tau ” jawabnya sambil tertawa kecil.


“ Cie benarkan”


“ Sebagai gantinya, aku yang mendengarkan masalahmu dan mengetahui orang yang kusukai, kau harus menghabiskan makananmu dengan suapanku ” kata Bright padaku untuk mengelak penyataanku.


“ Ah tidak mau kau habisi sendiri makananmu itu ” jawab ku kesal.


Jam pelajaran dimulai, hari ini aku berbeda kelas dengan Horou karena berbeda mata kuliah yang kami jalani .


Hah gara-gara ini aku tidak sempat menanyakan hal yang ia ketik tersebut. Tak lama aku mendengar pembicaraan teman-temanku yang lain dikelas.


“ Hey kau tau tidak besok ada acara seminar di fakultas kita ?” kata Alex.


“ Benar juga, aku ingin pergi meliatnya ”kata Casandra.


“ Materinya kalau tidak salah tentang Rancangan pengembangan teknologi dalam revolusi industri “ujar Lu Peng.


“ Oya tidak salah pematerinya itu dari kelas kita lho ”


“ Benarkah tapi siapa itu ? "


” Mungkin saja Aon ” duga Casandra.


“ Hm bisa jadi ”


Pembicaraan mereka itu membuat kupenasaran dengan orang itu tapi yang jelas bukan aku yang akan menjadi pemateri seminar tersebut.


Sehabis jam pelajaran akupun mencari Horou. Dikelas dia belajar sebelunya aku tidak menemukanya, kemudian aku bertemu Frans dan Elanda.


“ Hey Frans, Elanda kalian meliat Horou ? ”


“ Kenapa kau menanyakanya Ma chercie? ” tanya Frans sambil memasak.


“ Aku ada keperluan dengannya”

__ADS_1


“ Ow kalau tidak salah.......”


“ Franse jangan lupa love-love dimakananya banyak ya” kata Elanda yang memotong pembicaraan sambil memfoto.


“ Oke ma chercie ”


“ Oya aku sedang memasak sekarang coba kau tanya Elanda dulu”


“ Elanda apa kau melihat Horou tadi ?”


“ Hm kalau tidak salah tadi dia lewat kesana atau kesana ya ?”


" Hey jawab yan bener "


" Oya kesana tapi tidak tau kemana "


“O terima kasih”


Aku pun langsung pergi menuju ara yang ditunjuk oleh Elanda tadi.


“ Hey, Aon kamu tidak mau makan dulu?” tanya Elanda.


“ Tidak !” jawab ku dari kejauhan.


Aku pun mencarinya namun tetap hasilnya tidak menemukan dia sama sekali. Ah benar-benar merepotkan atau mungkin Elanda memberikan petunujuk yang salah yah.


Tak lama aku memutuskan untuk pergi ke ruangan grub FORMUISIKA untuk beristirahat dan secara kebetulan sekali aku menemukan Horou sendirian sedang mengetik sesuatu dengan serius.


Kemudian aku mendekatinya dan duduk disampingnya.


“ Eh !”


Belum juga aku berbicara dia malah terkejut shok ketika menyadari keberadaanku yang mendadak disampingnya.


“ O maaf aku tak bermaksud mengejutkanmu”


“ Huf tidak apa, untuk kamu tidak sampai menyubat O2 dan CO2ku” jawabnya kemudian meneruskan mengetik.


“ Hmm kamu sedang mengetik apa Horou?” tanyaku penasaran.


“ Ini untuk sesuatu yang penting ” jawabnya dengan tatap fokus masih menghadap laptop dan mengetik.


“ Rancangan pengembangan teknologi dalam revolusi industri ”


“ O Horou kamu mau persentasi di acara seminar besok ya?”


“ E..e..Ba-bagaimana kau bisa tau ?” serentak dia menjadi malu dan berhenti mengetik.


“ Anu… te..terima kasih” jawabnya malu dan tiba-tiba lesu.


“ Kenapa kamu tidak semangat begitu ?”


“ Sebenarnya aku tidak percaya diri untuk melakukan ini ” ujar Horou.


“ Lalu kenapa kau melakukanya ? ”


“ Ini perintah Profesor Annis dia memintaku untuk menjadi pemateri itu dan aku tidak punya pilihan selainya melakukanya”


Aku pun tersenyum, sekarang aku tau apa yang harus kulakukan. Kemudian mengenggam dengan kedua tanganya.


“ Horou, ini adalah waktu yang tepat untuk kamu mencoba apa yang ingin kau rasakan”


“ Eh ? ”


“ Ya ini adalah kesempatanmu untuk mecobanya , kamu ingin melakukan yang tebaikkan makanya kamu sangat serius dalam mengerjakan bahan materi ini dengan serius.”


“ Hm sepertinya kau benar ” jawabnya sambil tersenyum kecil dengan wajah tersipu malu.


“ Ku harap aku tidak kehilangan kendali cerebrum ketika persentasi ” ujarnya.


“ Aku akan ajak yang lain untuk meliatmu” kataku .


“ Benarkah, Terima kasih ”


“ Kalau boleh ada yang bisa kubantu ?” tawarku.


“ Hmm , Sebenarnya aku masih ragu dengan apa yang kuketik dan aku masih perlu berlatih persentasi nanti, mungkin kamu bisa membantu” jawabnya sambil tersenyum.


Akhirnya kau membantunya dalam memperbaiki materi persentasinya dan mengamati dia berlatih, aku sungguh belum pernah melihat dia berusaha seperti ini.


Hal ini membuatku begitu senang dan aku pikir aku sudah menemukan formula yang tepat untuk menyelesaikan masalahnya.


Pagi hari yang cerah, aku masih tertidur pulas dengan nyamanya tak lama muncul suara berisik terus-menerus muncul. Aku terbangun dan meliat sumber suara itu ternyata berasal dari ponsel.


“ Ada apa Bright ?” tanya ku kesal.


“ Apa kau lupa hari ini ? ” kata Bright.

__ADS_1


Kemudian aku berlari menuju ketempat seminar, aku hampir lupa kalau ini adalah waktunya Horou tampil persentasinya.


” Hey persentasinya mau dimulai, dimana Aon?” tanya Win.


“ Aon sedang menuju kesini sekarang” jawab Bright.


“ Wah itu Horou” kata Elanda sambil memfoto.


“ Wah dia kelihatan lebih cantik hari ni” ujar Frans.


Sementara itu aku masih berlari dan berlari sampai membuat aku terjatuh sehingga pakaian ku kotor, tapi aku tidak bisa berhenti sekarang aku tak ingin membuatnya kecewa kemudian aku berdiri dan berlari. Tak lama lewat mobil P’Bim.


“ Hey kemana saja kau? ” tanya P’Bim.


“ Anu.. ”


“ Ayo cepat masuk, mereka semua sudah menunggu mu di tempat seminar”


Akupun segera masuk kemobil P'Bim.


“ Bajumu harus diganti” ujar Leo sambil memberikan pakaian pdaku.


“ Apa ?”


” Cepat ganti kau tak mungkin penampilan kotor begitu datang keacaranya” ujar Kim.


Aku pun segera mengganti pakaian dan mereka pun mengantarkan ku secepatnya ke acara Horou tanpa menghiraukan apapun, bahkan sampai melanggar lampu lalu lintas dan membuat aksi De javu dengan polisi, Hedeh nasib.


Setelah mengalami beberapa waktu yang penuh kesialan dan penderitaan, akhirnya kami sampai digedung acara tersebut.


“ Terima kasih, sudah mengantarkanku dan sudah membantuku juga ” ucapku pada mereka


“ Sudah cepat pergi masuk ” kata P’Bim.


" Kalian bagaiamana ? " tanyaku khawatir.


" Kami masih ada urusan yang harus diselesaikan "


Kemudian mereka pun pergi dan melanjutkan aksi De javu mereka dengan polisi yang masih mengejar mereka. Akupun segera memasuki gedung tersebut, semoga aku tidak terlambat.


“ Apakah aku terlambat?” tanyaku pada teman-teman yang lain.


“ Kau hampir saja terlambat ” ujar Bright.


“ Hey Aon cepat kemari “ kata Win.


Akupun kesana dan melihat persentasi Horou. Dia benar-benar terlihat luar biasa dan baru pertama kali aku bisa melihatnya bisa seperti itu.


Serentak persentase selesai orang bersorak tepuk tangan kepadanya kurasa usahan sebelumnya dan latihan kemaren akhirnya terbayarkan hari ini.


Di Grup FORMUISIKA kami menyambut keberhasilan Horou bersama teman-teman Win yang sudah selesai urusan mereka dengan polisi.


“ Persenter terbaik, cis” kata Elanda sambil memfoto kearah Horou.


“ Wah Horou benar-benar luar biasa, sayang aku tidak lihat secara langsung ” Kata P’Bim yang melihat hasil foto Elanda diacara tadi.


“ Tentu saja orang jepang gitu ” kata Kim dengan sombong.


" Ah diamlah, ini semua gara-garamu " ujar Leo.


“ Makanan untuk semuanya ” kata Frans sambil menyungguhkan makanan.


“ Woah waktunya makan ” teriak P’Bim.


“ Hei kau tidak perlu teriak gitu” tegur Win.


Tak lam Horou mendekati ku dan mengajak ku berbicara diluar ruangan klub.


“ Terima kasih untuk semuanya ” ucap Horou.


“ Ah.. ini bukan apa-apa ” jawabku sambil malu-malu.


“ Bukan hanya untuk sekarang tapi juga sebelumnya ”


“ Eh ?” aku kebigungan , apa maksudnya.


“ Kamu pria baik yang selalu membantuku dan mengerti dengan masalah yang kuhadapi, Cuma dirimu yang memahami ku ”


Serentak aku terdiam malu mendengar perkataanya dan tak tau mau harus bilang apa.


“ Aon kamu adalah bagian kepercayaan diriku, karna itu aku tak bisa melakukan apapun tanpa”


Kata-kata Horou sungguh mengaharukan dan itu membuat ku benar-benar semakin terdiam kaku dan malu dengan waja yang memerah.


“ Hey kalian jangan diluar saja ayo masuk ” kata Bright tiba-tiba muncul.


“ A..I-iya Bright “jawab ku terkejut.

__ADS_1


“ Ayo Aon ” Kata Horou.


Malam itu angin yang bertiup dengan lembut seperti perasaan ku antara senang dan malu.


__ADS_2