
Di dekat klub musik kampus terlihat Bright sedang menunggu seseorang dengan raut wajah yang kesal sekali sambil melihat-lihat jam ditanganya.
“ Dia kemana sih ”
Tak lama orang yang ditunggunya pun muncul. Siapa ? ya aku. Aku menghampirinya dengan wajah yang bahagia.
“ Kau kenapa ? ada hal yang membuatmu bahagia” tanyanya penasaran.
“ Sttt itu rahasia” jawab ku yang membuatnya jengkel.
Tak lama kemudian si ratu selfi Elanda pun tiba menghampiri kami.
“ Oppa Bright dan Aon sudah tiba ayok, cis ” sambil berfoto bersama kami.
“ Oya ,hari ini Aon terlihat sangat bahagia, akupun juga bahagia”
“ Hahahaha , kau juga Elanda. Spertinya cuma seorang ya tidak begitu ” ujar ku sambil melirik ke arah Bright.
" Cih "
"Kenapa kamu hari ini senang sekali Elanda?"
” Itu.... karena ini adalah hari pertamaku diklub musik apalagi bersama Oppa Bright dan Aon , aku jadi tak sabar”
“ Cepat masuk, acara pembuka akan dimulai”
Perintah Bright pada kami berdua yang masih tampak jengkel. Aku hanya tersenyum senang melihat ekspresinya seperti itu.
Acara pembukaan pun dimulai dimana diawali dengan sambutan dari ketua klub musik yaitu Park Kitti.
Seorang pria yang tampan dan menggemaskan ditambah dengan bodynya yang atletis.
Para perempuan serentak teriak karena melihat tampangnyayang rupawan apalagi untuk Elanda.
” Kyaa! Oppa…op…op..paa Kitti sangat…sanagat… ciss” sambil memfotonya”
“ Yang lain harap tenang kalau begini bagaimana senior Park berbicara ” jawab Lilia senior klup musik lainya.
” Baik ”
” Baik terima kasih untuk kalian yang telah menjadi anggota baru kuharap bisa menikmatinanya dengan baik.tapi ingat ikutin semua peraturanya ok ” kata Park Kitti
“ Ok” jawab mahasiwa baru yang lain serentak.
Acara pun terus berlangsung dengan tertib tapi aku baru menyadari seseuatu setelah melihat kearahnya.
Buset , ternyata aku terus diperhatikan oleh Bright didekat teman-teman klub musiknya dan itu sedikit membuatku risih karena diawasi terus huh.
Setelah acara pembukaan berikunya adalah permainan yang dilakukan untuk menyabut anggota baru.
Kalian tau ada tiga permainannya sangat konyol dan bikin aku sangat malu yang haru dilakukan oleh anggota baru disisni
Untuk permainan pertamanya aku masih bisa terima karena meminta kami untuk menari sambil bernyanyi dan melakukanya sendiri.
Namun untuk permainan kedua dan ketiganya sangat merepotkan dan dilakukan berpasang.
Permainan kedua yaitu permainan himpit-himpit dimana pemain harus bisa bergerak dan menghindari pasangannya agar tidak menghimpitnya.
Permainan ketiga adalah permainan yang paling merepotkan. Kenapa ? ya itu.
Kami diminta untuk menyuapi makanan ringan pada pasangan kami dengan mulut kami.
Ah benar-benar merepotkan dan aku tidak bisa melakukan itu karena semua anggota baru cewek semua dan aku tak mungkin melakukanya dengan Elanda.
“ Hey kenapa kau diam begitu?” tanya Bright padaku.
__ADS_1
” He permainan klub mu ini seungguh konyol, aku tak tau harus melakukanya dengan anggota baru ini.”
“ Kenapa kau tidak berpasangan dengan anggota yang lama” jawabnya.
” Apa itu boleh? ”
“ Kalian juga boleh berpasangan dengan senior lain ” kata Lilia sambil teriak memberitahu yang lain.
Akhirnya aku terpaksa untuk berpasangan dengan Bright sedangkan Elanda kulihat dia berpasangan dengan Park Kitti sambil berfoto-foto.
Permainan pun dimulai aku sedikit deg-degan dipermainan kedua aku benar harus berkonstrasi supaya tubuh ku tidak sampai terhimpit ole Bright.
Pada permainan ketiga benar-benar membuatkun ling lung setengah mati karena harus menyuapi Bright dengan mulutku.
Tarik nafas , hembuskan kuharap nga terjadi yang tidak-tidak ketika aku melakukan ini.
Aku pun mulai menyuapinya setelah senior Lilia memberikan makanan ringan ke mulutku .
Wajah kami pun mulai mendekat dan semakin dekat. Aku benar-benar keringat dingin yang memperhatikan wajah Bright semakin dekat kemudian aku melirik kekanan dan kekeiri
Aku melihat ke Elanda. Dia sangat menikmati permainan ini bersama Park Kitti.
Tapi kusadari wajah kami sudah sangat dekat sekali. Dekat sangat dekat ugh….
Mata ku terpejam dan tubuh ku tidak berhenti dan kaku bergerak. Rasanya aku tak sanggup menantapnya dan menahan makanan ringan yang ada di mulutku lagi.
Tapi tiba-tiba rasanya mulut sudah terasa ringan dan bibir ku terasa dingin sekali.
Seketika aku membuka mataku, aku melihat Bright sudah mengambil makanan ringan tersebut dari bibirku tanpa ku sadari dan langsung menghabisinya.
Hah... apa!
Ah benarkah ini !
Apa dia melakukannya ini terhadap sahabatnya sendiri. Entah apa yang kurasakan dan ini benar-bemar membuatku sangat geli dan jijik.
penyambutan anggota baru pun ditutup.
“ Hey kau kenapa begitu? ” tanya Bright.
Aku hanya terdiam dan terpaku apa yang telah terjadi tadi dan entah mengapa dia tidak menyadari atau pura-pura bloon kepadaku.
“ Jangan berpikir macam-macam” jawabnya sambil ketawa kecil.
“ Dasar konyol ” jawab ku dengan kesal.
Tak lama sebuah pesan WA muncul di ponselku dan itu dari Win yang mengajak untuk latihan sepak bola kembali.
“ Hey, Bright hari ini kita latihan ”
“ Ou ” jawabnya dengan nada datar.
Entah kenapa tiba-tiba perasaan ku tadi berubah. Sambil tersenyum akupun belari.
“ Siapa yang paling terakhir samapi traktir minuman “
“ Hey kau curang”
Dilapangan semua orang terkejut melihat cara main ku yang berubah drastis dimana permainanku yang sebelumnya buruk menjadi sangat baik.
“ Wah ternyata kau sangat berbakat , Aon ” kata Kim.
“ Aku benar-benar malu dengan perkataan ku kemaren maaf ya Aon “ jawab P’Bim sambil malu-malu.
“ Sudah ku bilangkan ” Kata Kim.
__ADS_1
Aku hanya bisa tertawa kecil mendengar percakapan mereka, karena ini berkat penemuanku dan bantuan kerja keras bersama Win.
“ Kau bermaian dengan sangat baik ” ujar Win senang.
” Hahaha , ini berkat bantuan mu juga”
“ Lain kali aku juga dibuatkan sesuatu olehmu ” Canda Win.
“Jika aku menemukan formula yang tepat ”
Tak lama Bright tiba-tiba menarik telingga ku dan melihat alat yang ada ditelingaku.
“ Apa yang ada ditelingamu ini ? ” tanya Bright.
“ Ini adalah hasil penemuanku dimana alat ini memiliki fungsi untuk memeberikan arahan dan kendali pada diriku sehingga aku dapat mengerti lebih mudah dalam bermain sepakbola” jelasku
“ Woah benarkah berarti kita bisa main bola tanpa harus belajar ?” tanya P’Bim.
“ Tidak, ini harus tetap dilatih karena itulah pada saat bersamaan aku berlatih bersama Win ” jawab ku.
“ Wah benar-benar hebat ” ujar Leo.
“ Kau benar-benar anak jenius seperti dibilang oleh Wiwin” kata Kim memuji.
Setelah berbincang-bincang cukup lama kami pun melanjutkan latihan kami hingga selesai.
Latihan pun selesai dengan baik, kami yang lelah pun pergi ke ruangan FOMUISIKA untuk istirahat.
“ Ah benar-benar melelahkan, o tunggu ya aku akan beli makanan dulu” kata Win.
Setelah dia pergi keluar, akupun mendekati Bright dan mulai memanasinya tentang kekalahanya tadi.
“ Ehm”
” O baik-baik aku akan membelikan minuman” jawabnya dengan kesal
“ Tapi sepertinya kau senang sekali hari ini?” tannyanya.
“ O, benarkah”
“ Tidak apa, aku senang melihatnya ” ia pun pergi sambil tertawa kecil.
” Kya! ”
“ Ada apa Elanda kau spertinya senang sekali?” tanyaku .
“ Rasanya aku senang sekali biaa bersama Oppa Kitti apalagi saat permainan tadi” jawabnya girang.
Aku hanya terbengong melihat wajahnya seperti. Tidak sepertinya biasanya dia bereaksi seperti ini.
“ Rasanya aku benar-benar.. eh harusnya ku memotret kalian habis olahraga aaa”
Ujarnya yang hampir kelupaan dengan kebiasanyaa sehari-hari, ha dasar dia ini.
Dekat papan tulis aku melihat Horou mengerjakan sesuatu dan sangat serius
“ Apakah kau sudah selesai mengeluarkan monoksida hari ini ?” tanya nya ketika aku mengahampirinya.
” Ya seperti kau lihat , tapi ngomong-ngomong kau sedang apa ?”
“ Aku hanya mengerjakan proyek penelitian pribadi ku, kau jangan lupa karna oksigen mu terikat begitu” jawabanya menginggatkan ku dengan tugas kuliah.
“ Kau benar aku harus mengerjakannya ”
Akhinya kami mengerjakan tugas disana hingga sampai makanan dan minuman yang dibawa oleh Bright dan Win telah tiba dan kamipun menyantapnya bersama-sama.
__ADS_1
Hari ini begitu sangat menyenangkan namun ada hal yang baru kusadari yaitu keberadaan Frans dari tadi.
Tidak ada.