FORMUISIKA

FORMUISIKA
29-Forget


__ADS_3

Dari sudut ini cctv sudah dipasangan, kemudian aku melanjutkan ke bagian lain. Semua tampak kebingungan dengan cctv yang ku pasang di ruang klub. Itu jelas, cctv yang pasang adalah temuan ku yang jauh lebih canggih dari jenis cctv biasa. Rekamanya jauh lebih jelas dan terlihat realistis.


Mereka hanya bisa menggelengkan kepala melihat ruangan klub yang penuh dengan cctv yang memiliki bentuk yang aneh. Wajar saja, aku tidak begitu memperhatikan bentuk alat ini saat membuatnya. Tapi yang jelas dengan cctv buatan ku ruangan klub memiliki keamanan yang cukup ketat untuk sekarang untuk menangkap basah penyusup yang masuk ke ruangan klub kami.


"Ehm... rasanya aku kurang nyaman jika dipelototi oleh benda ini." keluh Elanda sambil berselfie.


"Aku setuju, tempat ini tidak terlihat indah ma chercie. " tambah pria playboy yang mengesalkan itu.


"Ini terlihat seperti Pygocentrus nattereri atau Venus flytrap" ujar si gadis berambut biru.


"Kalian kebanyakan komentar tahu, setidaknya sekarang ruangan klub kita sudah memiliki keamanan sekarang. Selain itu, ini menghemat pengeluaran klub kita bukan ?" jelas ku pada mereka dengan geram dan kesal.


"He he he, benar juga. Kami minta maaf Aon." pinta mereka dengan malu.


Kemudian aku melanjutkan proyek ku bersama gadis itu di atas meja. Aku memasang setiap komponen dengan teliti dan penuh kehati-hatian dengan bahan yang telah di beli Horou. Tapi konsentrasi seketika buyar dengan kelakuan dua sejoli alay gadis maniac dan pria playboy. Mereka tengah membuat rekaman berulang kali yang gunanya entah apa.


Aku fokuskan pikiran untuk mengerjakan proyek dengan mengabaikan mereka seperti angin lalu. Namun, setelah cukup lama menahan suara yang memekik itu. Aku sudah tidak tahan lagi dan berteriak dengan keras pada mereka untuk diam. Mereka terkejut melihat ku yang tiba-tiba mengamuk dengan sendirinya. Aku pun datang menghampiri mereka dan mengambil ponsel yang digunakan untuk merekam.


"Kalian ini sebenarnya sedang apa sih ?" tanya ku dengan kesal.


"Anu...ini..."


"I-Ini Frans membantu ku untuk membuat tugas Aon." jelas Elanda dengan suara sedih yang manja.


"Tugas kuliah ?"


"Bukan ini tugas dari klub."


"Ha? tugas klub? " aku kebingungan setengah mati mendengar perkataan gadis ini.


"Itu loh tugas klub musik kita untuk membuat video mv pribadi buat lomba. Apa kamu sudah lupa Aon ?" mulut ternganga mendengar penjelasan Elanda. Aku benar-benar lupa tugas itu.


"Kapan terakhir di kumpul Elanda ?" tanya ku dengan panik sambil menengah lengan tangannya.


"E-eh itu besok kalau aku tidak salah." jawab gadis itu dengan rasa takut setengah mati melihat ekspresi ku.

__ADS_1


Niat ku untuk menyelesaikan alat ini akhirnya hari ini lagi-lagi hari ditunda karena tugas konyol ini. Kepala ku sangat sakit sekali untuk memikirkan formula yang tepat menyelesaikan mv secepatnya. Sudah berbagai rancangan dan rekaman yang ku lakukan tapi hasilnya tetap saja buruk.


Argh... benar-benar menyebarkan sekali.


Di tengah kekesalan ku yang mendalam, seorang dari belakang meremas pipi ku yang cemberut dengan keras dan terasa sakit. Aku balikan badan melihat sosok yang melakukan hal menyebalkan itu pada ku. Dia tidak lain adalah Bright, pria itu datang membawakan ice coffe untuk ku.


"Wajah mu cemberut sekali seperti harimau." ledek pria itu dengan senyum jahil dan duduk disamping ku.


"Aku sedang dalam kondisi tidak aman, sebaiknya kamu jangan melakukan yang aneh-aneh pada ku." pinta ku yang masih kesal.


"Padahal aku membawakan mu minuman ini untuk menyegarkan kepala mu yang panas itu. Tapi kamu malah jutek begitu, kalau begitu aku pergi saja." jelas pria itu sambil berdiri dan mulai menanjak untuk pergi. Aku segera menarik tangannya agar dia tidak keburu ngambek lagi.


"Jangan pergi dulu, aku yang salah."


"Hm... " pria itu kembali duduk disamping.


"Terima kasih sudah memberikan minuman ini. " ucap ku sambil meminum ice coffe pemberian dia.


"Tidak masalah, ngomong-ngomong apa yang kamu lakukan sekarang ?" tanya pria itu sambil melihat semua coretan formula yang sedang ku buat.


"Aku sudah bosan ikut lomba itu, kalian jika aku ikut pemenang sudah pasti jelas bukan." ujar pria itu dengan sombong.


"Omong kosong, aku saja tidak pernah melihat membuat mv sama sekali." ledek ku yang tidak percaya dengan perkataan dia.


"Aku punya buktinya, ini ku perlihatkan pada mu." pria itu menunjukkan pendeknya pada ku.


Aku melihat mv yang dibuat oleh pria ini sangat bagus dan keren sekali. Ku coba untuk melihat sekali ternyata hasilnya semakin baik lagi. Pria ini sepertinya memiliki solusi dalam menyelesaikan masalah ku yang satu ini Dengan malu-malu kucing aku memohon bantuan dari pria itu.


"Bukanya kamu tidak percaya kalau hebat ?"kata pria itu yang jual mahal sambil membuang muka pada ku.


"Ayolah Bright bantu aku kali ini, aku nanti akan melakukan apapun yang kamu ?"


"Apapun ?" sepertinya aku salah bicara lagi, untuk kali ini aku hanya bisa menganggukkan kepala untuk meyakinkan pria ini.


"Baiklah aku akan membantu."

__ADS_1


"Benarkah ? terima kasih. Jadi kita mulai dari mana ? " tanya ku dengan semangat.


"Pertama kamu haru tentukan lagu apa yang ingin kamu buat jadi mv."


"Caranya ?"


"Kamu tidak punya musik ataulagu kesukaan sama sekali ?" aku hanya bisa menggelengkan kepala dari pertanyaan yang diajukan pria itu.


"Benar-benar merepotkan kalau begitu kami dengarkan lagu ini dan pilih yang mana yang kamu suka. " pinta pria itu sambil meminjamkan ponsel dan airphone miliknya.


Aku mencoba mendengarkan lagu-lagu yang ada di ponsel pria itu. Aku mendengarkan dengan seksama sambil menikmati setiap lagu yang diputar. Ku ganti satu persatu sambil bergumam dalam bantin menilai lagu itu.


Hm... untuk lagu ini musiknya terlalu keras dan kurang nyaman ku dengar. Ku coba lagu berikutnya terdengar bagus tapi bantuan terlalu lagunya terlalu alay. Kemudian ku coba lagi dengan lagu yang terdengar melo dan santai, sepertinya ini lagu yang cocok dengan ku.


"Kamu serius ingin menggunakan lagu ini ?" tanya Bright.


"Iya, aku ingin pakai lagu ini untuk video mv ku."


"Ini lagu "Bring life enjoy" lho."


"Tidak masalah aku suka dengan lagu nya." ujar ku dengan santai.


"Baiklah kalau begitu, pertama-tama kita mulai adegan kamu yang bangun tidur dan mandi. "


"Lho kenapa adegannya bisa begitu ?" tanya ku kebingungan.


"Lagu ini tentang kehidupan orang yang menjalani hidup yang menikmati keseharianya, jadi adenganya memang full tentang kegiatan dalam sehari." jelas pria itu yang membuat ku sedikit panik.


"Kalau begitu aku mau ganti lagu saja."


"Tidak bisa sekarang sudah jam berapa, kamu terlalu lama mendengarkan lagu-lagu diponsel ku sehingga banyak memakan waktu. "


"Terus bagaimana sekarang ? "


"Kamu kelamaan mikir ayo cepat kita buat rekamannya sekarang. " kata pria itu sambil menarik tangan ku berlari menuju kos ku.

__ADS_1


__ADS_2