
Ya orang itu adalah Pangeran Lien Han dia sangat penasaran dari mana Putri Xiao Li mendapat semua benda benda dari era modern tersebut? Sehingga Pangeran Lien Han memutuskan untuk menghampiri mereka.
"excuse me" kata Pangeran lien Han untuk memastikan bahwa mereka benar benar dari era yang sama yang terlempar di dunia antah berantah ini.
"Lo siapa?" Tanya Permaisuri Niao Nian ketus.
"Woahh gue kira cuman ada gue yang tersesat di sini ternya ada temennya juga astaga bahagianya diriku" pekik Pangeran Lien Han rada histeris.
"Jangan treak treak woi budeg kuping gue bang" bentak Xiao Li kesal karena teriakan Pangeran Lien Han yang tepat di telingannya membuat gendang telinganya serasa mau pecah.
"Kenalin my name is Gavin" ucap Gavin/ Pangeran Lien Han tidak memperdulikan celotehan Xiao Li.
"Ohh my gosh jelek banget nasip gue ketemu lo lagi" ketus Xiao Li masih sedikit donggol karena tindakan Gavin yang membuat dirinya terlembar di era kuno penuh fantasi ini.
"Emang kita pernah ketemu yak sebelumnya?" Tanya Pangeran Lien Han sedikit kikuk.
"Nala Jessika Atmaja inget lo sekarang" bentaknya emosi.
"Astaga... gue minta maaf banget atas kejadian waktu itu gue khilap suer gegara adek lo yang tiba tiba mutusin gue tanpa sebab dan yang bikin gue tambah kaget waktu dapet undangan pernikahan dari dia gue emosi jadi gue bantai aja dia supaya dia nggak bisa ngrasain bahagia lagi tapi gue bener bener nggak sadar waktu nodongin senjata didepan lo gue nyesel gue minta maaf banget lagi pula gue juga udah dapet ganjarannya" jelas Pangeran Lien Han/ Gavin penuh penyesalan.
"Oke gue bakal maafin lo dengan syarat" kata Xiao Li melupakan marahnya karena dia merasa Pangeran Lien Han/ gavin ini sangat berharga.
"Kita disini punya tugas yang berbeda beda pertama buat Sky lo kan permaisuri tu lo cari tau deh tentang pandangan sosial dari kekaisaran luar tentang kekaisaran ini terutama Permaisuri An Ding"
"Dan buat lo bang yas lo bangun bangun balik geng mafia kita. Inget pake nama baru"
__ADS_1
"Lo vin lo kan pangeran disini lo mata matain setiap orang disini info sekecil apapun jangan dampe ada yang kelewat" jelas Jessi/ Xiao Li.
"Lah terus lo ngapain Jess" tanya Gavin.
"Gue ngawasin ular berbisa" jawab Xiao Li singkat dengan smirk khasnya yang membuat Andreas, Permaisuri Niao Nian dan, Pangeran Lien bergidik ngeri.
Begitu pula Kaisar Lee yang mengawasi interaksi mereka dari jauh bulu kuduknya sampai berdiri saking ngerinya.
Mereka hanya mangut mangut sambil ber "owh" ria.
"Ini fasilitas buat lo vin gunain dengan bijak" kata Xiao Li sambil menyodorkan hand phone senjata beserta suku cadangnya.
"Lo pada ngerasa aneh nggak?" Tanya Andreas sambil mengusap usap tengkuknya.
"Keliatannya kita kudu cepet balik deh kalaupun yang gue rasain sama kaya yang kalian maksud" Xiao Li memandang sekeliling dengan teliti.
"Oke" jawab mereka berlalu pergi kembali ke tempat mereka istirahat di kamar masing masing.
Yah siapa lagin yang mereka maksud kalau bukan Kaisar Lee yang sedari awal mengamati interaksi mereka.
Sebenarnya jika mau mereka ber empat akan langsung memergoki Kaisar Lee tapi karena mereka mencoba untuk menghindari perkelahian serta keributan mereka lebih baik beranjak pergi karena mereka tidak merasakan niat jahat dari Kaisar Lee.
Keesokan paginya seluruh tamu Kaisar Han melanjutkan acaranya dengan makan siang dan minum teh bersama.
Sedangkan Xiao Li dkk tetap bersikap seperti seolah mereka tidak memiliki hubungan apa apa kecuali Permaisuri Niao Nian yang selalu lengket dengan Xiao Li.
__ADS_1
Lagi pula seluruh tamu juga tau kalau mereka sudah pernah bermain musik bersama jadi bisa dianggap akrab pikir Permaisuri Niao Nian
Kedekatan Permaisuri Niao Nian dengan Xiao Li membuat Permaisuri An Ding murka karena telah seenaknya mempercayai rumor tentang Xiao Li dan menyuruh Pangeran Zain atau Putra Mahkota memutuskan pertunangannya.
Tapi berbeda dengan Pangeran Zain dia tidak tertarik sedikitpun dengan Xiao Li karena dipikirannya saat ini bagai mana cara melepaskan diri dari belenggu penjara kekaisaran yang memaksanya untuk menjadi seorang kaisar dimasa mendatang.
Sebenarnya Pangeran Zain menjauhi ketiga saudaranya (Pangeran Lan Han, Pangeran Lien Han dan, Pangeran Luo Han) karena dia tidak ingin menyakiti mereka, tapi justru Pangeran Pangeran lain (hasil dari selir dan gundik Kaisar Han) malah membuli dan memperlakukan ketiga saudaranya dengan buruk dan mengatas namakan dirinya atas perbuatan yang tidak dilakukannya.
Pesta Kaisar Han selesai dengan lancar tanpa ada halangan sedikutpun tidak seperti pikiran Xiao Li dia pikir dia akan menjadi pahlawan dan mendapatkan hadiah lebih tapi sayang itu hanya hayalan Xiao Li belaka.
Seluruh tamu pulang kekediaman dan negarannya masing masing dengan senyum merekah karena puas dengan pesta yang di adakan oleh Kaisar Han.
Tapi itu tidak berlaku dengan Selir Cyo dan anaknya dia merasa sangat geram karena tidak berhasil mempermalukan Xiao Li. Sudah berbagai cara mereka coba tapi hasilnya nihil karena Xiao Li selalu bisa menghindar dari setiap jebakannya.
Seperti saat Putri Xiao Yu Ning mencoba mendorong Xiao Li ke dalam danau buatan, saat Xiao Yu Ning sudah mengambil ancang dan mendekat dengan sekuat tenaga untuk mendorong Xiao Li tapi Xiao Li dengan santainya pergi begitu saja alhasil Xiao Yu Ning lah yang tercebur ke dalam danau buatan dengan sangat memalaukan.
Bagaimana tidak malu dia tercebur dengan posisi yang tidak elit sama sekali dengan kepala di bawah dan kaki di atas sehingga dia terlihat seperti sedang melakukan salto yang gagal.
Orang orang yang melihatnya terjatuh bukan menolongnya malah sempat sempatnya tertawa terbahak bahak bahkan ada yang sampai menangis sambil memegang perutnya karena tak tahan dengan suguhan pemandangan Xiao Yu Ning yang jatuh dengan posisi yang aneh.
___________________________________________
JAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE **FAV JUGA DONG
KRITIK DAN SARANNYA JUGA DI TUNGGU♡**
__ADS_1