Future Princess

Future Princess
14. Adik Kaisar Lee 2


__ADS_3

Permaisuri Niao Nian terus berjalan mengikuti para kasim dan pelayan yang membantu membawa Pangeran Zhuang Lee ke paviliunnya tanpa memperdulikan cengkrman yang semakin kuat serta beban yang makin berat bertumpu pada pergelangan tangannya.


Tabib juga segera datang saat Pangeran Zhuang Lee baru saja di baringkan di atas peraduan.


Sungguh ini hanya masalah spele tapi bisa sangat fatal apabila mimisan Pangeran Zhuang Lee tidak segera reda.


Dan bodohnya tabib itu bilang bahwa kondisi Pangeran Zhuang Lee sudah berada di unjung tanduk membuat emosi Permaisuri Niao Nian semakin memuncak.


Saat Permaisuri Niao Nian ingin menegur tabib gila yang memeriksa Pageran Zhuang Lee si Selir Ciao Cia datang mambuat emosi Permaisuri Niao Nian semakin tidak stabil apalagi Selir itu sudah beberapa maaf salah berkali kali bahkan tidak terhitung jumlahnya ingin mencelakai dirinya.


Permaisuri Niao Nian memijit pelipisnya untuk mengurangi pusing dan emosi yang masih meluap di kepalanya.


"Yang mulia apa yang terjadi pada Pangeran Zhuang?" Saat Selir Ciao Cia datang memanaskan situasi "oh apakah Permaisuri Niao Nian berusaha membunuh Pangeran?" Lanjut Selir Ciao Cia sambil bergelantungan pada tangan kekar Kaisar Zhuang yang masih mencengkram tangan Permaisuri Niao Nian.


"Lepas" kata Permaisuri Niao Nian penuh penekanan bahkan sekarang tnapa sadar Permaisuri Niao Nian sudah mengeluarkan hawa membunuhnya yang kental cukup membuat Selir dan para pengawal serta antek antek Kaisar Lee tersungkur ketakutan.


"Lepas kataku" bentak Permaisuri Niao Nian mengibaskan tangannya tidak perduli lagi dengan rasa sakit yang sudah semakin menjadi.


Kaisar Lee sadar bahwa cengkramannya melukai Permaisuri Niao Nian segera melepas gengnggamannya.


Permaisuri Niao Nian segera berlari mendekati Pangeran Zhuang Lee dan menyandarkannya dalam posisi duduk lalu mengeluarkan kotak P3K kecil yang selalu di bawanya kemanapun.


Menyumbat hidug Pangeran Zhuang Lee dengan kasa steril buatan Permaisuri Niao Nian sendiri.


Darah yang mengalir di hidung Zhuang Lee lama kelamaan berangsur berhenti dengan Zhuang Lee yang mulai sadar.


"Ukh..." rintih Zhuang Lee memegangi kepalanya yang serasa ingin pecah karena ingatan demi ingatan yang berputar sangat cepat di kepalanya.


"Yas..." panggil Permaisuri Niao Nian Lirih "Yas cepet sembuh napa gue janji deh nggak bakal ngebuli lo lagi tapi lo sembuh ya" lirih Permaisuri Niao Nian sudah menitihkan air matanya dia takut akan kehilangan salah satu dari keluarga kecilnya lagi, karena saat dia berpindah dimensi dan masuk dalam tubuh Permaisuri Niao Nian keluarga Pemaisuri Niao Nian sudah tiadak ada karena pembantaian dan dia digunakan sebagai tameng agar keluarga kerajaan yang berada di bawah kepemimpinan Kekaisaran wilayah selatan tidak perlu memberikan putri mereka sebagai barter agar tidak terjadi peperangan.

__ADS_1


"Cie kakak ipar gue....Lebay banget si lu" jawab Pangeran Zhuang Lee lemah "tapi lo udah janji ngga bakal mbuli gue lagi awas ngga boleh di langgar" Pangeran Zhuang Lee mengacak rambut Paermaisuri Niao Nian yang tidak menggunakan aksesoris apapun.


"Tapi boong wee" tawa Permaisuri Niao Nian menjulurkan lidahnya.


Interaksi mereka berdua di saksikan oleh Kaisar Lee dan yang lainnya membuat Kaisar Lee menggertakkan giginya menahan marah.


"Pangeran Zhuang" panggil Kaisar Lee penuh amarah.


"Hamba yang mulia" jawab Zhuang Lee sambil menunduk hormat dalam duduknya dia tau Kaisar Lee atau kakaknya ini sudah menahan emosi cukup lama mungkin dia akan di penjara di bawah tanah dan disiksa dengan kejam.


Tunggu jadikan opsi itu pilihan terakhir karena tugasnya belum selesai tapi dia harus meregang nyawa dengan kesadisan kakaknya sendiri apa kata quennya nanti (Xiao Li maksudnya).


"Kau sekarang bukan adik zhen lagi zhen ingin mulai sekarang kau angkat kaki dari istana zhen tanpa membawa uang sepeserpun" ucap Kaisar Lee penuh penekanan di setiap katanya.


Sedangkan Pangeran Zhuang Lee yang mendengar pengusiran itu tersenyum senang karena sekarang dia akan berada jauh dari ondel ondel yang mengganggu ketenangan hidupnya.


"Dengan senang hati yang mulia" ceplos Zhuang dengan gembira sedangkan Permaisuri Niao Nian yang mengerti maksud dari kata 'dengan senang hati' memasang smirk misterius yang di sadari oleh Kaisar Lee.


Mungkin kejadian ini adalah suatu kesenangan untuk Selir Ciao Cia tapi tidak dengan Kaisar Lee dia merasa sangat berat hati melihat kepergian adiknya yang dengan mudahnya menyetujui titahnya.


Tapi Kaisar Lee tetap merasa aneh mengapa Permaisuri Niao Nian malah tersenyum aneh memandang kepergian Zhuang seperti tak ada beban tidak seperti beberapa saat lalu.


Bersamaan dengan perginya Zhuang Lee Permaisuri Niao Nian mendapat sebuah ide cara mendapat informasi tanpa harus menguras tenaga.


Kini senyumannya semakin mengembang saking senangnya dia akan memulai bisnisnya malam ini.


Selir Ciao Cia yang sama sekali tidak mengerti tentang suasana di sekitarnya menjadi bingung bukankah seharusnya ini menjadi suasana yang haru?


"Dan kau..." ucap Kaisar Lee terpotong dengan perkataan Permaisuri Niao Nian.

__ADS_1


"Aku akan mengurung diri di dalam paviliun selama satu tahun tanpa adanya pelayan yang mengusik di kediamanku" selanya dengan riang.


Kaisar Lee dan yang lainnya terbelalak kaget 'apa? Tanpa ada seorangpun pelayan yang membantunya apa dia gila' batin masing masing dari mereka.


"Kau bisa menempatkan pengawal di sekitar kediamanku untuk memastikan bahwa aku tidak keluar dari paviliunku" lanjut Permaisuri Niao Nian berlalh pergi sambil menahan sakit pada pergelangan tagannya yang sudah membiru karena cengkraman Kaisar Lee tadi.


"Tidak zhen tidak mengizinkannya" tolak Kaisar Lee.


"Bukankah begini caramu menghukumku sedari dulu saat menerima fitnah dari selir kesayangan mu bahkan aku sampai tidak di beri makan selama sebulan lebih sekalipun ada makanan itu hanya makanan basi dan sudah di racuni... atau" jeda Permaisuri Niao Nian "kau juga ingin mengusirku dari sini kalau iya dengan sangat senang hati aku akan pergi"


"Apa maksudmu permaisuri bagaimana bisa Selir Ciao meracunimu" Kaisar Lee


"Kau tanyakan saja pada pelayan setia Selir tercintamu itu aku lelah jika kau memutuskan untuk mengusirku katakan saja aku akan segera pergi aku tidak perduli dengan harta maupun kasta yang kau berikan karena aku sama sekali tidak bahagia dengan itu semua" kata Permaisuri Niao Nian sebelum berlalu pergi.


"Pengawal cepat tangkap pelayan setia Selir Ciao dan geledah kediamannya" teriak Kaisar Lee dengan amarahnya yang belum berkurang sedikitpun tapi malah bertambah.


"Siap laksanakan yang mulia" jawab prajurit itu lalu pergi mellaksanakan tugasnya.


Sedangkan Selir Ciao Cia meruntuki kebodohannya dia tersungkur ketanah dengan tatapan kosong.



pict Permaisuri Niao Nian dan Kaisar Lee




__ADS_1


HAI READERS JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN PENCET TOMBOL FAV♡


__ADS_2