Future Princess

Future Princess
07. time travel lagi?


__ADS_3

Di sudut ruangan sebuah kamar peraduan (tempat istirahat) terdapat seorang pemuda yang tersender dengan berlumuran darah.


"Ughh..." rintih pemuda tersebut.


"Hei... katakan siapa yang menyuruhmu" tanya seorang wanita yang terlihat anggun dan garang pada saat bersamaan.


Dia adalah permaisuri dari kekaisaran timur Permaisuri Niao Nian.


Pemuda itu masih bersender dan menatap permaisuri dengan aneh, sedikit memiringkan kepalanya tanda berfikir keras.


"Ahh kau mengabaikanku aku benci di abaikan" ucap Permaisuri Niao Nian.


"Sorry.... m maksudku maaf" pemuda itu tergagap.


"Hah" menutup mulutnya karena... entahlah mungkin kaget mungkin juga senang "tahun berapa sekarang?" Tanyanya untuk memastikan keterkejutannya.


"2020" jawabnya datar.


"Woahh... bagaimana kisah kematianmu ceritakan padaku" ucapnya dengan mata penuh binar.


☆FLASH BACK ON☆


"Hah hah hah" suara nafas yang terengah engah "sepertinya ini akir dari ceritaku Jessi dan sky si gadis gila aku akan menyusul kalian" gumam laki laki tersebut sambil menyandarkan tubuhnya pada pohon.


Dia sudah tidak sanggup berlari lagi karena luka tembak pada perut dan punggungnya dan dia juga sudah kehabisan darah.


Dari arah depan lelaki tadi tiba tiba muncul segerombol pria dengan stelan jas hitam yang agak berantakan serta pistol di tangan mereka.


"Menyerah saja Tuan Andreas hidup anda tidak akan lama lagi" ucap salah satu dari mereka.


"Hahaha.... kau benar lagi pula dendamku sudah terbalas aku sudah membunuh tuan kalian itu aku bisa pergi dengan tenang" jawabnya dengan suara mengejek.


"Apa kesalahan Tuan Muda Gavin kepada mu hingga kau harus mengambil nyawanya" teriak salah satu dari mereka dia terlihat lebih muda dari mereka mungkin usianya masih sekitar dua puluh tahunan hampir seumuran denga laki laki bernama Andreas tadi hanya berbeda lima tahun.


"Dia sudah membunuh satu satunya keluargaku yang teraisa maka dari itu nyawa harus di bayar dengan nyawa" jawabnya sambil tertawa dengan lantang.


"Begitu pula dengan kami" teriak laki laki yang lebih muda tadi.


"Dorr" laki laki itu menembak tepat pada jantung Andreas sehingga dia langsung tewas di tempat dengan senyuman tanpa penyesalan.


"Aku harap aku bisa berkumpul lagi dengan kalian" batin Andreas sebelum kesadarannya benar benar menghilang.

__ADS_1


☆FLASH BACK OF☆


"Jadi...." perkataan Permaisuri Niao Nian berhenti karena dia tidak ingin mengalami mati konyol dengan hukuman gantung ataupun penggal.


Dia diam karena dia ingat bahwa mata mata Kaisar Lee (nama kaisar di kekaisaran timur) selalu di dekatnya.


Sebenarnya dia bukanlah Permaisuri Niao Nian yang sebenarnya, dia adalah Sky jendral kiri dari geng mafia yang di pimpin oleh Jessi.


"Minum ini" kata Permaisuri Niao Nian menyerahkan sebuah botol yang terbuat dari giok, di dalamnya terdapat pil penyembuh (tentu buatan permaisuri sendiri).


Andreas tadinya sedikit bingung apa fungsi pil di dalam botol tersebut tapi dia hanya diam dan meminum pil tersebut.


Dalam sekejap lukanya sembuh bahkan tidak meninggalkan bekas Andreas sempat terkejut tapi dia kembali diam dan kembali ke mode tenangnya.


Permaisuri Niao Nian berjalan ke arah meja mengambil kertas dan kuas dia menggoreskan kuasnya di atas kertas tersebut mebuliskan sesuatu.


Selesai menulis Permaisuri Niao Nian menyerahkan kertas tersebut pada Andreas.


Andreas menatap Permaisuri Niao Nian sejenak lalu membaca apa yang Permaisuri Niao Nian tulis.


Andreas sangat terkejut saat melihat tulisan tersebut bukan karena di tulis dengan huruf alfabet tapi karena satu kalimat yang tertulis di sana.


Andreas menatap Permaisuri Niao Nian


/ Sky dengan tatapan yang rumit tapi tercetak jelas tatapan kerinduan di mata Andreas.


Tiba tiba datang seorang wanita kira kira usianya mungkin sudah masuk kepala tiga dia membungkuk sebentar untuk memberi hormat.


"Permaisuri Yang Mulia Kaisar memberikan pesan kepada hamba untuk menyampaikan bahwa permaisuri harus ikut ke Kekaisaran Utara untuk menghadiri Perayaan ulang tahun Kaisar Han, permaisuri dimohon untuk mempersiapkan diri"


Sky/ permaiauri niao nian hanya mengangguk lalu menatap Andreas.


"kau ikutlah denganku ke Kekaisaran Utara" ucapnya dan berlalu untuk membereakan apa yang di perlukannya.


Sementara di Kekaisaran Han terdapat seorang pemuda dengan wajah yang penuh dengan luka lebam serta tubuh yang basah kuyup.


Tadinya pemuda itu terkejut karena saat dia terbangun dia dalam keadaan tenggelam dalam air, untung pemuda itu bisa berenang bisa di bayangkan kalau dia tidak bisa berenang mati konyol karena tenggelam dalam kolam yang lumayan cetek sungguh memalukan.


Ya dia adalah Gavin ketua organisasi di balik layar Black Mafia.


"Bukankah aku sudah mati karena peluru yang berhasil bersarang di kepalaku" gumamnya sambil meraba raba kepalanya.

__ADS_1


☆FLASH BACK☆


"Huft ternyata dendam mu sudah mendarah daging aku bisa apa" ucap seorang pemuda yang tengah duduk di singgasana kerjanya dengan dihiasi tumpukan kertas yang menjulang tinggi dia adalah Gavin ketuan Black Mafia sekaligus Ceo dari G.C Copany.


"Tadinya ku kira kau akan melakukan perlawanan" ucap Andreas karena kali ini balas dendamnya akan mudah.


"Anggap saja ini caraku meminta maaf pada Jessi, sungguh saat itu aku tak bisa berfikir jernih" jawab Gavin dengan nada penuh penyesalan.


"Lalu ada permintaan terakhir?" Tanya Andreas untuk mempercepat acara balas dendamnya.


"Jangan terlalu sadis dan jangan membuatku tersiksa aku tidak akan melawan" jawab Gavin.


Andreas hanya tersenyum miring sambil mengarahkan pistol ke kepala Gavin.


"Sampaikan maafku padanya rasa sakit ini sudah tetlalu dalam dan aku tidak bisa tanpa bertindak" ucap Andreas sambil memejamkan matanya dan mencoba menarik pelatuk.


"Door"


'Ahh setidaknya aku mati tanpa penyesalan dan saat aku bertemu dengannya nanti mungkin bebanku disanan nanti akan terasa lebih ringan' batin Gavin sebelum kesadarannya menghilang.


☆FLASH BACK OF☆


"Tunggu apakah aku di surga atau di neraka?" Gumam Gavin sambil meraba raba kepalanya siapa tau berlubang😂.


Saat gavin sedang fokus dengan fikirannya tiba tiba datang empat orang berpakaian ala ala prajurit kuno.


"Cihh kukira pangeran idiot ini sudah mati" ucap pengawal A.


"Sudahlah ayo segera seret dia ke kediamannya sebentar lagi akan banyak tamu yang akan berdatangan" kata pengawal B sambil membangunkan Gavin.


Mungkin kata kata pengawal B itu kasar tapi saat dia menyentuh Gavin terdapat kelembutan dan kehangatan seakan akan dia masih menghargai Gavin yang sekarang berpindah ke tubuh pangeran ke dua yang terkenal karena keidiotannya, Pangeran Lien Han namanya.


Gavin hanya diam dan menurut saat pengawal itu memapahnya sementara pengawal yang lain terlihat sangat malas dan ogah ogahan mengantar Gavin/ Pangeran Lien Han ke kediamannya.



(pict Andreas & Sky saat masih di dunia nyata)



(pict Gavin sebelum time travel)

__ADS_1


__ADS_2