Future Princess

Future Princess
33. Pesta Penyambutan 2 (sebuah kejutan)


__ADS_3

Niao Nian duduk di singgasananya dengan aura kepemimpinan yang menguar bagaikan singa betina yang tenang namun siap menerkam membuat rasa takjup dan rasa hormat untuk Niao Nian bertambah.


"Lihatlah Permaisuri terlihat cantik dan anggun secara bersamaan"


"Bukan hanya itu dia terlihat sangat sempurna dan membuat aku tidak bisa untuk tidak menghormatinya"


"Benar tidak seperti selir rendahan itu yang sedari tadi hanya membuat malu saja"


Bisik bisik panas dari para tamu undangan.


Benar panas hanya untuk Selir Fahiya tapi terdengar sejuk di telinga Niao Nian.


Baru beberapa detik yang lalu Niao Nian duduk dengan tenang dan kini sudah ada satu lagi prajurit yang datang dengan terbirit birit untuk menemui Kaisar Lee.


"Yang mulia yang mulia" teriak prajurit tersebut.


"Katakan" jawab Kaisar Lee jengah karena seharian ini dia merasa terlalu banyak masalah yang datang silih berganti.


"Ada satu rombongan di luar sana menerobos untuk masuk ke iatana mereka bilang mereka adalah tamu tapi mereka tidak memiliki undangan pesta penyambutan Selir Fahiya" jelas prajurit tersebut.


Belum sempat Kaisar Lee memberi perintah pada prajurit tersebut salah satu orang dari rombongan yang di maksud tiba.


"Hai gege Lee lama tak jumpa jumpa, tak lama" sapa Zhuang Lee sambil melambaikan tangannya dia tidak menyadari bahwa saat ini di sampingnya ada Selir Fahiya yang masih belum beranjak dari tempatnya tadi.


Sedangkan Kaisar Lee yang melihat kedekatan Zhuang Lee dengan Selir Fahiya mengira bahwa Zhuang Lee akan merebut lagi miliknya.


"Mengapa kau kemari Pangeran Zhuang bukankah..." ucap Kaisar Lee terpotong.

__ADS_1


"Astaga mkhluk macam apa ini tuhan" teriak Zhuang Lee sambil jingkrak jingkrak melompat menjauhi Selir Fahiya dengan tatapan jijik.


"Gege jangan bilang dia pengganti ondel ondel yang waktu itu?" Teriak Zhuang Lee masih menahan jijik sambil menunjuk Selir Fahiya.


"Ya benar dia selir baru yang akan mengisi haremku.... apa kau keberatan?" Kaisar Lee.


"Sangat sangat keberatan karena aku mencium bau busuk perselingkuhan dan kelicikan yang sengaja dia rencanakan... uhh menjijikan" ucap Zhuang bergidik ngeri.


"Bisakah kau memilih pendamping yang benar benar pantas... orang sepertinya tidak memenuhi kriteria pantas sama sekali" tambah Zhuang Lee masih bergidik ngeri dan risih dengan tatapan Selir Fahiya


"Mengapa kau menatapku seperti itu tuan?" Tanya Selir Fahiya sambil mendekati Zhuang Lee.


"Berhenti di sana jangan mendekat" teriak Zhuang sambil mencari tempat persembunyian dia tidak sanggup untuk berdekatan dengan makhluk seperti dia.


Tanpa di sadari Zhuang Lee terus berjalan mundur menjauhi Selir Fahiya yang menatap menggoda pada Zhuang Lee hingga akhirnya...


"Aww... kaki gue sakit bangs*t" teriak seorang yang kakinya tidak sengaja di injak oleh Zhuang Lee.


"Lepas oon leher gue kecekek" ucap Xiao Li mencoba melepaskan tangan Zhuang Lee yang melingkar di lehernya.


"Iya tapi usir dulu itu" kini Zhuang Lee beralih memanjat pada pohon di belakang Xiao Li.


"Lo ****** apa oon sih biasanya lo kalo nggak suka sama orang gimana?" Mengusap kasar wajahnya "tinggal bunuh aja susah amat" saran Xiao Li.


"Oh iya kok gue ****** si" menggaruk kepala yang tidak gatal "ekhem ekhem" batuk jaim dulu ye kan "gege lee boleh ku jadikan dia sebagai maianan?" Terjeda "apapun jawabanmu aku akan tetap membunuhnya manusia sampah sepertinya tidak pantas untuk hidup" ucap Zhuang Lee dengan nada sedatar tembok serta tatapan elangnya.


Zhuang mulai mengeluarkan senjata terdesaknya sebuah jarum akupuntur yang sudah direndam dengan racun.

__ADS_1


Belum sempat Zhuang mencoba racun baru pemberian Xiao Li sebuah suara menghentikannya hingga membuat Zhuang Lee kesal buakan kepalang.


"Cukup!" Suara tegas dari singgasana "Pangeran Zhuang apa yang kau lakukan pada calon Permaisuri masa depan Kekaisaran ini"


"Tunggu... APA PERMAISURI! KAU GILA" teriak Zhuang terkejut.


"Ya aku sebagai Permaisuri memberikan tahtaku sebagai hadiah untuk Selir Fahiya dan setelah aku turun dari tahta aku bukanlah siapa siapa lagi disini bukan istri sah maupun selir kaisar melainkan hanya orang asing yang akan segera angkat kaki dari istana ini" ucap Niao Nian dengan lantang.


Keputusan Niao Nian tidak mendapat respon positif dari para pejabat maupun para bangsawan karena bagi mereka Niao Nianlah yang cocok untuk posisi itu.


Niao Nian sudah bulat dengan keputusanya dia menyatakan bahwa dia mau menjadi istri dari suami yang hanya mau memiliki satu pendamping.


Memang benar alasan yang di gunakan Niao Nian Hanya sekedar alasan karena kenyataannya Niao Nian tidak sabar untuk bebas dan kembali ke markas Black Scorpio tanpa menyandang nama Niao Nian Permaisuri Kaisar Le melainkan sebagai Sky Jendral dua Black Scorpio.


Setelah Niao Nian menyatakan keinginannya dia sedikit membungkuk dan menghilang bersama bom asap yang sengaja di bawanya untuk kabur dari masalah yang diciptakannya.


Xiao Li dan Zhuang Lee juga melakukan hal yang sama bahkan mobil yang tadinya masih terparkir manis juga ikut menghilang bersama perginya Niao Nian.



Selir Fahiya




__ADS_1


aku mencoba yang terbaik...☆


JANGAN LUPA LIKE KOMEN & VOTE♡♡


__ADS_2