GADIS KECIL PRESDIR

GADIS KECIL PRESDIR
Menjemput


__ADS_3

...Happy Reading...


Buang kak buang aku tidak mau melihatnya buang kakak buang " teriaknya histeris hingga para pembantu yang bekerja dekat dengan tempat itu ikut menghampiri.


"Ada apa non non yang tenang ya " ucap sang bibi


"Bi tolong ambil kan kotak itu" jawab Diandra yang merangkul tubuh kecil Mareta dan mendekapnya.


Diandra mengambil kotak yang sudah di ambil oleh sang bibi perlahan ia membukanya Diandra tak kalah syok dengan isinya.


Tak lama setelah itu Mareta mendapatkan pesan di handphone nya pesan yang berisi kamu akan mati Mareta Salsabila . Setelah membacanya Mareta langsung menjatuhkan handphone nya dan pingsan Diandra yang melihatnya begitu cemas ia menidurkan Mareta di sofa. Lalu ia mengambil handphone mareta dan membacanya betapa terkejutnya dia dengan pesan tersebut. "Ini tidak bisa di biarkan " ucap Diandra mengertakan giginya dan mengepalkan tangannya.


Narendra yang sibuk dengan setumpuk berkas yang akan dia tanda tanginya ia melamun sembari memikirkan teror yang terjadi tadi ia tidak fokus bekerja perasaanbya semakin tidak enak.


drrttt drrtt


Kak Diandra tumben telfon


"Halo kak " ucapnya


"Nendra kamu sebaiknya cepat pulang ini gawat " ucap Diandra dengan panik


"Kakak tenang ada apa jelasin ke aku kak ada apa sebenarnya" jawab Narendra


"Kamu cepat pulang Nendra kakak akan jelasin di rumah" jawab Diandra lalu ia mematikan sambungan telefon.


"Adit" teriak Narendra


"Iya bos" jawab Adit yang baru saja masuk

__ADS_1


"ikut gue sekarang" jawab Narendra dan langsung melangkah keluar diikuti oleh Adit.


Sesampainya di rumah Narendra langsung masuk dan melihat Mareta yang sudah berbaring di sofa serta para pembantu yang menjaganya


"Ada apa ini kak" tanyanya dengan panik.


"Tenang bos tenang" sahut Adit


"Gimana aku bisa tenang melihat istriku tak sadarkan diri seperti ini" jawab Narendra emosi


Diandra memberikan kotak dan hanphone Mareta. Narendra membuka kotak tersebut lalu membantingnya ia beralih membaca pesan di hanphone istrinya. "Siapa yang sudah melakukan ini aku pastikan dia akan hancur" teriak Narendra dengan mata memerah. Karena menahan emosi


"Bos sebaiknya kita bawa barang bukti ini ke kantor polisi biar polisi melacak siapa pemilik nomor ini" ucap adit sembari menenangkan narendra


Narendra terdiam dia belum bisa berfikir fikirannya hanya Mareta. Kini Mareta tersadar dan langsung memeluk suaminya "Aku takut mas aku takut " ucapnya dengan isak tangis ia mengeratkan pelukannya.


"untuk sementara ini kamu jangan masuk kuliah biar mas yang urus semuanya mas akan mengijinkan kamu untuk kuliah dari rumah " ucap Narendra


"Iya dek benar kata Nendra ini lebih baik" sahut Diandra


Adit dan Narendra bergegas ke kantor polisi untuk memberi kan bukti bukti tadi .


Setelah ke kantor polisi Narendra kembali ke rumah dan memperketat penjagaan. Bahkan Adit pun untuk beberapa waktu akan tinggal di sana samapai situasi aman sesuai permintaan Narendra.


Ke esokan harinya Narendra dan Diandra sudah bersiap untuk ke bandara menjemput mama dan papa nya. Mareta dilarang ikut karena sangat bahaya untuknya keluar dari rumah itu .


Sesampainya di Bandara Narendra dan Diandra pun memeluk papa dan mama nya bergantian melepas kerinduannya .


"Mareta mana sayang ?" tanya sang mama

__ADS_1


"Mareta di rumah ma lagi ga enak badan" jawab Nendra


"Seperti ada yang di sembunyikan " batin papa Narendra tuan Alexander


"Ya sudah kita segera pulang kasian Mareta sendirian " sahut sang papa


Kini mereka sudah di mobil dan di tengah perjalanan menuju ke rumah. Tidak ada satu kata pun yang keluar di antara mereka bahkan Diandra hanya terdiam. Irvan (Irvan Alexander) semakin yakin jika sebenarnya ada yang di sembunyikan oleh kedua anaknya itu .


"Narendra Diandra " seru Irvan


"Iya pa " jawab mereka derempak


"Sepertinya ada yang kalian sembunyikan" tanyanya


Narendra dan Diandra kembali terdiam mereka bingung mau menjawab apa.


"Sebaiknya kita bicarakan nanti di rumah pa " jawab Diandra


...***Bersambung...


Terima kasih dukungannya reader jangan lupa ya


like


komen


vote


favorit***

__ADS_1


__ADS_2