GADIS KECIL PRESDIR

GADIS KECIL PRESDIR
liontin


__ADS_3

...Happy Reading...


"gimana nak " tanya mama sarah


senyum narendra terukir begitupun mareta lalu narendra menjawab " sebentar lagi mama akan punya cucu "


"alhamdulillah mama seneng banget " ucap nya lalu memeluk mareta


"selamat ya dek jaga keponakan kakak oke " ucap diandra


"kapan nih kakak nyusul " ledek mareta


"nanti kalau sudah ada calonnya " ucao diandea nyeplos


dan mereka tertawa bersama


"mama ga sabar nunggu cucu mama lahir mama seneng banget " ucapnya mengelus perut mareta


" adam nanti ke rumah tante ya tante mau buat sukuran kecil kecil an atas kehamilan mareta"


"dengan senang hati tante "


"kalau gitu adam kembali kerja dulu tante " tambahnya


lalu adam melangkah pergi diandra hanya menatap punggung adam yang semakin menjauh entah kenapa hatinya berbunga bunga sedari tadi apakah diandra sedang jatuh cinta dengan dokter adam sahabat adiknya.


di sisi lain nina dan rangga duduk berdua di sofa mereka berbincang sambil menunggu kedatangan mareta.


"sayang entah kenapa aku sangat yakin bahwa mareta adalah adikku " ucap rangga yakin


"kenapa kamu bisa seyakin itu mas" ucap nina


"karena beberapa hari yang lalu saat aku datang ke sini dan melihat mareta sedang memegangi kalung liontin seperti punyaku namun aku belum melihat tulisan di dalamnya katanya itu kalung dari keluarganya dsedari bayi " jelas rangga membuat nina juga penasaran

__ADS_1


flashback on


"assallamualaikum" ucap rangga yang baru saja masuk rumah nina


""waalaikumussallam" balas mareta


"itu kalung kamu dek " tanya rangga penasaran karena ia sangat mengenali kalung liontin tersebut sama dengan punya dia


"iya kak " jawab mareta tersenyum sambil menatap kalung itu " ini pemberian dari keluargaku waktu aku bayi kata bibi " tambahnya


flashback off


"tapi sayang adik kamu kan namanya rania bukan mareta "


"iya dan aku juga baru inget orang suruhan aku bilang dia berada di kota ini tetapi nama dia sudah di ganti sejak dulu maka dari itu aku sulit mencarinya " jelas rangga membuat nina tambah penasaran


"bentar apa ada lagi barang lain yang bisa jadi barang bukti sayang " tanya nina


"nanti akan ku coba bertanya pada mareta kamu sabar ya semoga dugaan kamu benar " ucap nina mengelus pundak rangga


"tapi kenapa mareta belum sampai ini sudah siang " ucapnya


aku tlfn dulu


🌿


"mas kamu istirahat dulu ya ini obatnya nanti jangan lupa di minum " ucap mareta


"iya sayang kamu juga jangan lupa minum vitamin dan susu nya biar anak kita sehat "jawab nendra mengelus perut mareta yang sedikit membuncit karena usianya baru 2 bulan.


drrt drtt


"ada tlefon yang aku angkat bentar" ucap mareta dna nendra mengganguk

__ADS_1


"hallo kak "


"kamu kok belum sampai di rumah ku sudah jam segini " tanya nina di sebrang sana


"maaf kak aku lupa ngabarin kakak hari ini mas narendra sakit jadi aku tidak bisa kesana"


"hmm iya sudah kalau gitu nggak papa deh tapi kamu kesini kapan " tanyanya kembali


"aku kayaknya akan menetap di rumah mas nendra lagi kak karena sekarang aku sedang mengandung anaknya " ucap mareta narendra yang mendengarnya begitu bahagia seakan perkataan istrinya tadi adalah penyembuh nya .


"kamu hamil dek " seru nina dengan suara bahagianya


" iya kak udah 2 bulan "


"alhamdulillah kaka seneng dengernya nanyi kakak sama kak rangga ke sana ya sambil bawain barang kamu yg di sini oke "


"iya kak makasih ya udah mau repot repot "


"iya gak papa kamu istirahat aku tutup dulu telefonnya "


tut


sambungan telefon terputus


......***Bersambung......


LIKE


KOMEN


VOTE


FAVORIT***

__ADS_1


__ADS_2