Gadis Malang Jadi Milliader

Gadis Malang Jadi Milliader
Semoga Apartemen ini banyak yang minat


__ADS_3

Niki dan Salsa siap siap untuk melihat proyek pertama pembangunan apartemen nya, Wisnu yang tahu Niki ingin ke Proyek nya Rudi langsung panik


" Salsa, biar saya saja yang temani Niki untuk kunjungan kerja pertamanya, saya juga ingin sekali melihat prosesnya." Ucap Wisnu bohong, Wisnu selalu berusaha untuk melindungi Niki.


" Baik pak Wisnu, saya lanjutkan pekerjaan saya kalo begitu." Ucap salsa pasrah, tidak mungkin nolaj keinginan Wisnu.


" Yah sudah pah, kalo begitu kita jalan sekarang." Ucap Niki langsung jalan meninggalkan meja kerjanya


Wisnu dan Niki keluar dari ruangannya Niki, dan jalan ke luar kantor, menuju tempat proyek pembangunan apartemen pertamanya Niki.


Dilain sisi, Rudi yang tahu haari pertama Niki kunjungan kerja, membuat Rudi menyiapkan makan siang bareng sambil ngobrol santai.


"Yakin pak, kali ini tidak ada pawangnya Niki pak? harus kuat kuat ladenin orang tuanya Niki yang overprotektif, sama anak sendiri ingat pak, orang tuanya Niki sangat banyak." Tanya Nikola, Nikola tidak yakin dengan mudahnya orang tuanya Niki membiarkan anaknya beraktifitas tanpa pengawasan

__ADS_1


" Masa sih seterusnya ditemani kerja atau kemana pun Niki pergi, pasti ada saja saat dimana Niki pergi sendirian kan." Ucap Rudi percaya diri


" Yah sudah, saya doakan modus anda berjalan dengan lancar pak." Lanjut Nikola tidak sepenuhnya percaya


Rudi semangat menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, untuk ketemu sama Niki nanti.


Dilain sisi, Wisnu melihat Niki yang semakin dewasa, membuat Wisnu kwatir suatu saat Niki nikah, waktu bersamanya jauh lebih berkurang.


" Tenang saja pah, walaupun Niki suatu saat nikah, Niki tidak akan tinggal jauh jauh dari rumah papah dan ayah kok, Niki sudah terbiasa bareng kalian. walaupun punya keluarga sendiri, tidak akan mengabaikan orang tua pah" Ucap Niki lirih, Niki faham kekewatiran Wisnu, dan memaklumi perasaan semua orang tua kalo anaknya nikah takut ditinggal jauh.


" Amin, doakan saja pah, semoga Niki mendapatkan pendamping hidup yang baik sesuai harapan." Lanjut Niki optimis mendapatkan pendamping hidup yang baik dalam segala hal.


Mobilnya Niki sampai di proyek pertama nya, Niki dan Wisnu turun dari mobil dan jalan kearah bangunan apartemen yang sudah mulai dibangun.

__ADS_1


" Rudi mana yah?" Tanya Niki penasaran, soalnya Niki sudah kasih tahu Rudi kalo Niki sudah dijalan ke tempat proyek


" Mungkin masih dijalan, kita kedalam saja lihat lihat." Ucap Wisnu, Wisnu merasa lega karena Rudi datang terlambat


Rudi yang melihat Niki datang bersama Wisnu, merasa kesal sekali tapi tidak mungkin menunjukan. rasa kesalnya apa lagi depan Wisnu. Rudi jalan menghampiri Niki dan Wisnu yang lagi keliling bangunan apatermen


" Niki, apa kabar?" Tanya Rudi tiba tiba muncul didepannya Niki


" Alhamdulillah baik Rudi, maaf kita terlambat kesini." Ucap Niki basa basi


" Tidak masalah kok" Lanjut Rudi salaman ke Niki dan Wisnu bergantian.


" Rencananya ini mau dibangun berapa lantai?' Tanya Wisnu penasaran

__ADS_1


' Tiga puluh lantai pak, rencananya disini juga banyak fasilitas yang saya ingin berikan ke konsumen." Lanjut Rudi, Rudi ngajak Niki dan Wisnu keliling


" Tinggi juga yah, saya harap apartemen ini banyak pengunjung yang minat untuk tinggal." Lanjut Wisnu penuh harap, apartemen nya Rudi banyak peminatnya.


__ADS_2