
Rudi menjemput Niki untuk jalan bareng kunjungan kerja ke tempat pembangunan apartemennya, awalnya Wisnu menolak ajakannya Rudi, membuat Wisnu terpaksa mengijinkan Niki pergi kerja bareng Rudi.
" Kalian hati hati dijalan yah." Ucap Wisnu berusaha tenang, masih trautama Rudi Deket Deket Niki.
" Pasti pak Wisnu, yah sudah kita pamit dulu permisi." Ucap Rudi ramah, Rudi Salim ke Wisnu sebelum berangkat kerja.
" Pah, Niki berangkat kerja dulu yah." Ucap Niki Salim ke Wisnu
" Hati hati dijalan." Lanjut Wisnu berusaha santai, dan tidak menunjukan rasa kwatirnya.
__ADS_1
Rudi dan Niki masuk kedalam mobilnya Rudi, saat mobilnya Rudi sudah pergi membuat Gita keluar dari rumah berdiri disampingnya Wisnu.
" Walaupun kita waspada, tapi kita tidak bisa terlalu overprotektif ke Niki, berikan kebebasan untuk Niki bisa berteman dengan lawan jenis, biarkan Niki berteman dengan siapapun. kita kasih kepercayaan saja untuk Niki, yakin saja anak kita bisa jaga diri walaupun kita berikan dia kebebasan untuk berteman dengan siapapun. biarkan Niki bahagia dengan caranya sendiri." Ucap Gita yang faham kekewatirannya Wisnu, tapi Gita juga tidak tega terlalu overprofektif membuat Niki tidak merasa kebebasan melakukan apapun yang Niki ingin kan.
" Mamah benar, dengan sikap kita yang terlalu seperti ini akan membuat Niki merasa tidak bebas. semoga Niki bisa bijaksana berteman maupun mencari pendamping hidupnya." Lanjut Wisnu, Wisnu membenar kan apa kata Gita, supaya tidak terlalu overprotektif lagi.
Dilain sisi, Melati dan zulkarnaen membantu Rika membuat kue, karena besok giliran Niki menginap dirumahnya, membuat Rika ingin membuat kue kesukaan anaknya.
" Tidak enak dengan tetangga sayang, walaupun mereka orang tua angkatnya Niki tapi melihat ada laki laki dirumah ini selain aku. tidak baik juga.' Ucap Zulkarnaen sambil kocok telur.
__ADS_1
" Tapi papi, mami setuju sih dengan bunda, sudah waktunya anak kita tinggal disini seutuhnya, lagian kan mereka suami istri ini kan, bukannya pacaran juga, jadi mami rasa tidak akan jadi masalah kok." Ucap Melati yang mulai keberatan Niki pindah pindah tempat tinggal.
" Begitu yah, baik lah besok aku akan bicarakan langsung dengan Wisnu dan Gita, semoga mereka mau tinggal selamanya disini, kita akan bangun lantai tiga juga, supaya pas Niki nikah, bisa tinggal disini juga anak anaknya. tidak usah tinggal jauh dari kita." Lanjut Zulkarnaen yang mengingin kan Niki, tinggal bersama orang tua saat menikah nanti.
" Ide yang bagus tuh, yah sudah kita bangun lantai tiganya, kita pasang lift sekalian saja bagaimana? supaya tidak capek naik turun tangganya." Tanya Rika yang setuju dengan idenya Zulkarnaen
" Bagus juga, baik lah akan aku urus pembangunan lantai tiga dan lift dari lantai satu sampai lantai tiganya " Lanjut Zulkarnaen tidak masalah bangun lift didalam rumah, dari pada angkat angkat barang jauh jauh berat sekaligus capek. mempermudah dengan memberikan lift.
Dilain sisi, Rudi mengajak Niki membangun perpustakaan gratis di perkampungan, membuat Niki langsung setuju mengingat masa kecilnya dihabiskan dengan belajar dan belajar, tanpa ada bermain sama sekali.
__ADS_1
" Selain perpustakaan gratis, bagaimana kalo kita bangun rumah makan gratis untuk orang orang tidak mampu? anggap saja sedekah kita untuk orang orang yang tidak mampu?" Tanya Niki yang ingin memberikan makanan dan minuman gratis juga.
" Ide yang bagus, baiklah Nikola dan Salsa yang akan mengurus beli ruko untuk dijadikan perpustakaan gratis dan rumah makan gratis juga. kita akan memaksimalkan nasi kotak perharinya, supaya tidak terlalu banyak juga." Ucap Rudi bahagia, karena rencana mendekati Niki berjalan dengan lancar, ternyata berteman dengan Niki tidak lah sulit asal niatnya baik tentu Niki dengan senang hati mau berteman.