
Rika, Gita, dan Melati. mengijinkan Rudi untuk ajak Niki jalan jalan berdua, Rika senyum bahagia karena melihat anaknya tidak sedih dan selalu bahagia apa lagi setiap kali didekat Rudi.
" Saya berharap mereka bisa jadian" Ucap Rika melihat Niki masuk kedalam mobilnya Rudi
" Saya juga berharap sih, apa lagi Rudi Yaang seenaknya bisa berubah lebih baik karena Niki." Ucap Gita penuh harap, anak angkatnya bisa menemukan kebahagiaannya.
"Amin amin, supaya kita bisa memiliki menantu yah, lagian juga Rudi mapan juga jadi tidak masalah kita terima juga, mapan mampu memenuhi kebutuhan hidup anak kita selama berumah tangga." Ucap Melati, Merasa melihat Rudi laki laki ideal, sudah tampan, baik, dan mapan lagi. yang mampu membuat Niki bahagia karena bisa memenuhi kebutuhan Niki sebagai istrinya.
" Yah semoga saja mereka bisa jadian sih, untung nya kita tidak melarang mereka Deket yah sampai sekarang, walaupun dimasa lalu Rudi ada kesalahan tapi bisa kita maafin kan demi kebahagiaan anak kita." Lanjut Rika merasa Niki dan Rudi punya kecocokan
Gita dan Melati mengamin kan ucapannya Rika, berharap Niki bisa jadian dengan Rudi.
__ADS_1
Dilain sisi, Zulkarnaen dan Wisnu periksa tanah yang akan dibelinya, ditemani oleh Nikola yang sengaja diajak oleh Rudi, supaya Rudi punya waktu bersama Niki lebih banyak.
" Bagaimana pak Zulkarnaen dan pak Wisnu? apa kalian tertarik dengan tanah ini? tanahnya cukup luas, ada rumah untuk karyawan tempatnya cukup strategis sekali kan?" Tanya Nikola, untungnya Nikola pernah ikut Rudi ke tempat ini, jadi tahu kelebihan tanah yang dimiliki Rudi.
" Bagus juga, bersih dan terawat, saya setuju beli tanah ini." Ucap Zulkarnaen yang tidak ragu dengan tanah yang dilihatnya.
" Selain itu cukup strategis, karyawan punya tempat tinggal lagi kan disini. jadi bisa dijaga tempat ini." Ucap Wisnu setuju, Wisnu tidak ragu untuk beli tanahnya Rudi.
" Deal, jadi kapan penyerahan sertifikat tanah dan uangnya?"Tanya Zulkarnaen yang tidak ragu untuk beli tanahnya Rudi
" Mungkin Minggu bisa deal, sebelum kita semua kembali ke Jakarta pak Wisnu dan pak Zulkarnaen." Lanjut Nikola merasa puas, karena orang tuanya Niki tidak ragu untuk beli tanah.
__ADS_1
Wisnu minta lihat lihat tanahnya, sekaligus kasih tahu rencana pembangunan perkebunan yang diinginkan Niki. begitu juga dengan Zulkarnaen kasih tahu lowongan pekerjaan yang akan di butuhkan, membuat Nikola setuju dengan konsep yang dibilang oleh Zulkarnaen dan Wisnu.
Dilain sisi, Niki merasa bahagia sekali, karena diajak jalan jalan berdua bersama Rudi, sejujurnya Niki tidak enak hati karena Zulkarnaen dan Wisnu yang lihat langsung tanah yang mau dibelinya. Rudi ngajak Niki jalan jalan ke taman kota, Rudi ingin sekali mengatakan perasaannya karena momen nya sangat pas.
" Niki i love you, saya tahu saya pernah punya salah, tapi ijin kan aku untuk menjadi laki laki yang pantas mendampingi kamu sampai kita menua bersama." Ucap Rudi, Rudi jongkok didepannya Niki, dan memberikan Niki cincin sebagai tanda Rudi ingin sekali serius bersama Niki.
" Astaga Rudi, apa kamu serius ingin meminang saya?" Tanya Niki tersipu malu, karena Rudi bukan sekedar menyatakan cinta tapi ngajak nikah.
" Saya serius, serius ingin memiliki hubungan spesial diantara kita, mau kan menerima ajakan saya dan berikan saya kesempatan menjadi laki laki yang pantas mendampingi hidup kamu sampai kita menua bersama." Lanjut Rudi penuh harapan, Rudi tidak bisa membayangkan kehilangan Niki karena dimilik laki laki lain.
" Iyah saya mau, memberikan kamu kesempatan Rudi, terimakasih sudah mencintai saya dengan tulus." Lanjut Niki tersipu malu dan merasa bahagia karena akhirnya jadian dengan Rudi.
__ADS_1
Niki menerima cincin yang diberikan Rudi, dan membiarkan Rudi memakaikan cincin di jari manisnya. membuat Rudi merasa bahagia karena perjuangan meluluhkan hatinya Niki berhasil dan membuat Rudi tidak sabar ingin menghalalkan hubungannya.