
Rudi merasa bahagia sekali setelah diperiksa ke dokter, karena kondisi kesehatan Rudi dan
Niki sama sama sehat, tidak ada kendala untuk memiliki anak, Rudi ngajak Niki
untuk belanja buah buahan dan makanan untuk mempercepat kehamilan.
“Alhamdulillah yah sayang, kondisi kita berdua sama samasehat, dan tidak
memiliki kendala apapun.” Ucap Rudi bahagia, Rudi merangkul bahunya Niki,
sambil menunggu antrian di apotik
“ Iyah sayang, Alhamdulillah sekali, aku bahagia sekali mendengar hasil pemeriksaan
tadi, jadi tidak sabar secepatnya mengandung anak pertama kita” Ucap Niki
bahagia dan harapa harap cemas bisa memberikan keturunan untuk Rudi.
“ Kita harus banyak banyak berusaha sayang, yakin allah memberikan kita kepercayaan memiliki
anak pertama, secepatnya yah, oleh karena itu jika aku ajak gullet panas jangan
ditolak yah sayang, demi kita bisa
memiliki anak oke” Lanjut Rudi, sekalian modus, setiap saat mendapatkan jatah dari Niki
“ Iyah sayang, selalu aku kasih jika kamu minta, aku tidak sabar secepatnya mengandung
anak kamu sayang” Lanjut Niki, merebahkan kepalanya dibahunya Rudi, dan
__ADS_1
tangannya dipegang oleh Rudi
Niki berharap nasip pernikahannya seperti Gita dan Wisnu, sampai sekarang selalu
harmonis tidak ada masalah apapun dalam pernikahan, terutama masalah anak
kandung.
Dilain sisi, Zulkarnaen melihat perempuan bayarannya Nikola sudah datang, membuat Zulkarnaen
minta Nikola untuk nginep di hotel saja, dari pada Rika trauma saat melihat
perempuan bayarannya Nikoa.
“ Repot juga yah pak, punya istri yang punya masa lalu yang suram” Protes Nikola karena
diminta nginep di hotel, yang otomatis harus mengeluarkan banyak uang
supaya tidak sedih apa lagi sampai trauma kan kasihan juga, untungnya kamu
seperti ini tidak ada Niki bisa bisa dia juga sama saja.” Lanjut Zulkarnaen
merasa tidak enak, menggangu kesenangan Nikola demi kedamaian Rika
“ Tapi anda yang bayarin bayar hotelnya yah, soalnya saya lagi malas keluarin uang sama
sekali?” Tanya Nikola dengan modus
“ Iyah iyah, jangan lama lama di hotelnya, cukup sehari saja yah, karena lusa Rudi dan Niki
__ADS_1
akan kesini, buat peresmian perkebunan ini.” Lanjut Zulkarnaen setuju
permintaan Nikola, dari pada melihat Rika sedih, karena ingat masa lalu yang suram.
Nikola setuju dengan permintaan Zulkarnaen, yang penting mala mini tidak melihat orang
tuanya Niki bermesraan saat malam hari.
Dilain sisi, Rudi melihat Niki tiba tiba pucat setelah pulang dari rumah sakit, Rudi minta
Niki untuk istirahat dan membatalkan jalan jalannya
“ Sayang, kalo tidak kuat, jangan memaksakan diri, untuk tetep jalan jalan sayang” Ucap Rudi membantu Niki
rebahan di Kasur.
“ Tapi sayang, kita kan membatalkan jalan jalan kita karena ke rumah sakit, masa
sekarang kita tidak kemana mana sayang,
aku tidak masalah kok” Ucap Niki merasa badannya tiba tiba lemes sekali.
“ Sudah jangan berfikir yang aneh aneh, sekarang kamu tidur saja, jangan berfikir yang
aneh aneh, kesehatan kamu jauh lebih penting dari pada jalan jalan saat ini” Lanjut Rudi langsung selimutin Niki dan membiarkan Niki tidur supaya kondisi Niki kembali sehat.
“ Iyah sayang aku tidur, terimakasih yah.” Lanjut Niki dengan pasrah, Niki berusaha
langsung tidur walaupun tidak mengantuk sama sekali
__ADS_1
Rudi mencium keningnya Niki dan langsung duduk disofa, sambil periksa pekerjaan di email,
sesekali melihat Niki yang sudah mulai tidur nyenyak membuat Rudi merasa lega