Gadis Malang Jadi Milliader

Gadis Malang Jadi Milliader
Peresmiannya pas ada Niki dan Rudi


__ADS_3

Zulkarnaen, Rika, Melati, Wisnu, Gita, dan Nikola. keliling perkebunan pakai delman dan kuda yang sudah di beli Zulkarnaen dan Wisnu. untuk pengunjung menikmati pemandangan keliling perkebunan pakai delman dan kuda.


" Ide yang bagus sekali, yang malas jalan kaki atau bawa anak kecil bisa pakai delman nih." Ucap Gita menikmati pemandangan perkebunan yang sudah dipenuhi buah buahan.


" Bener sekali, selain itu bisa mempermudah juga kan, apa lagi kalo lagi hujan tetep bisa menikmati pemandangan di sini. jadi aman deh." Ucap Melati yang suka idenya Zulkarnaen dan Wisnu.


" Bisa makan sambil jalan seperti ini lagi kan, kita promosinya besar besaran yah, supaya masyarakat luas bisa tahu perkebunan kita, masyarakat di Indonesia maupun di luar negeri. supaya jadi daya tarik" Ucap Rika yang ingin perkebunan milik anaknya banyak yang tahu, dan datang menikmati buah buahan sekaligus pemandangannya.


" Peresmian nya kapan?" Tanya Nikola berasa jadi nyamuk, karena duduk didepan tanpa ada perempuan yang mendampingi sama sekali.

__ADS_1


" Peresmiannya pas ada Niki dan Rudi setelah bulan madu, supaya sekalian pulang bareng kan." Ucap Zulkarnaen yang sengaja peresmian disaat Niki dan Rudi masih jalan jalan


" Ide yang bagus juga tuh, Alhamdulillah yah proses pembangunan perkebunan ini tidak lama dan ijin memiliki hewan ternak juga tidak lama lagi kan." Ucap Wisnu merasa bersyukur, karena proses pembangunan perkebunannya tidak mengalami kesulitan sama sekali.


" Astaga tidak membayangkan deh, Rudi pulang setelah bulan madu pasti semakin iri deh melihat keluarga ini berpasangan." Batin Nikola bener bener iri karena masih jomblo sendiri.


Nikola temani orang tuanya Niki keliling perkebunan pakai delman, sesekali Nikola kasih tahu pohon pohon yang sudah dibelinya.


" Malas sekali, enakan nginep di apartemen atau hotel yah sayang." Bisik Rudi yang tidak suka ketemu saudaranya.

__ADS_1


" Jangan begitu sayang, mau bagaimana pun mereka saudara kamu sayang, baik atau buruk nya mereka. lagian aku juga bahagia sayang karena bisa kenal saudara kamu walaupun cuma sehari saja." Ucap Niki nahan geli, karena tangannya Rudi bener bener tidak bisa diem.


" Tapi aku jarang sekali ketemu mereka sayang, bahkan mereka saja malas ketemu aku selama ini sayang. wajar kan jika aku juga malas ketemu mereka." Protes Rudi, yang selama ini merasa sendiri dan melakukan apapun sendirian. mana ada saudara yang mau membantu kesulitan Rudi, dianggap cowok tidak wajib di bantu harus mampu menyelesaikan masalah sendiri. oleh karena itu Rudi bener bener jauh dari keluarganya dan ketemu lagi disaat Rudi nikah


Niki tidak menyangka ternyata kehidupan Rudi tidak jauh berbeda dengan Niki, keluarga Rika sama sekali tidak menerima kehilangan Niki dianggap aib keluarga begitu pun keluarga Melati.


Dilain sisi, Zulkarnaen ngajak kedua istrinya istirahat di kamar yang sudah disiapkan untuk orang tuanya Niki, Niki, dan Nikola saat berkunjung ke perkebunan ada rumah cukup besar yang dibeli Rudi.


" Rumahnya luas dan nyaman juga yah, kamarnya juga banyak lagi." Ucap Zulkarnaen merasa bersyukur karena rumah yang dibelinya, punya banyak kamar.

__ADS_1


" Memang sengaja pak, karena Rudi tahu pak Zulkarnaen dan pak Wisnu kalo kesini pasti bawa istri, belum lagi kamar untuk saya dan kamar untuk Rudi bareng Niki." Ucap Nikola, masih ingat bagaimana perjuangannya mencari rumah yang punya banyak kamar, karena Rudi akan murka jika kamarnya cuman sedikit


__ADS_2