
Waktu terus berjalan dengan cepat, tidak terasa waktu yang ditunggu datang juga, Niki lagi siap siap untuk acara pernikahannya bersama Rudi, membuat orang tuanya Niki membantu Niki untuk siap siap.
" Princess kita, cantik sekali yah.' Ucap Rika, Rika merasa bahagia sekali akhirnya anaknya mendapatkan pendamping hidup yang diinginkan nya.
" Iyah cantik sekali yah, ingat yah Niki, setelah menikah jangan lupa selalu memperhatikan penampilan Niki, jangan tidak ber makeup sama sekali yah, supaya bisa senengin suami." Ucap Melati , Melati menata rambutnya Niki.
" Harus jadi istri yang penyebar dan menerima apapun kekurangan suami, kalo lagi ada masalah jangan terlalu emosi yah, supaya suami bisa nyaman bercerita dengan kamu." Ucap Melati, Melati jadi ingat dulu saat Zulkarnaen bilang mau nikah dan sudah punya anak membuat Melati berusaha bijaksana menghadapi masalah dalam rumah tangganya.
" Iyah mami, Niki belajar dari bagaimana jadi istri yang baik dari bunda, mami, dan mamah. supaya suami bisa setia dan betah di rumah." Lanjut Niki, Niki berharap pernikahannya bisa sebahagia pernikahannya Wisnu dan Gita, Niki akan periksa kesehatannya supaya nasip rumah tangganya tidak seperti Melati yang di dua kan karena tidak bisa memberikan keturunan untuk suami.
__ADS_1
Rika melihat penampilan Niki sudah sempurna, membuat Rika, Melati, dan Gita. langsung ajak Niki keluar dari kamar.
Dilain sisi, Wisnu dan Zulkarnaen siap siap untuk acara ijab Kabul nya Niki dan Rudi di tempat ibadah yang sudah di tentukan oleh Zulkarnaen.
" Sebentar lagi kita jadi kakek untuk anaknya Niki, tidak terasa yah kita semakin tua dan Niki semakin dewasa." Ucap Zulkarnaen memakai jas warna hitam
" Oh yah, saat di pelaminan nanti, yang pertama disampingnya Niki, saya dan kedua istri saya. saat sore sampai malam baru kamu dan Gita yah, pasti Niki ingin sekali kamu ada disampingnya Niki dipelaminan." Lanjut Zulkarnaen berusaha tidak egois dengan keberadaannya diatas pelaminan.
" Iyah santai saja Zul, saya mengerti kok." Lanjut Wisnu berusaha tidak egois, walaupun Wisnu sepenuhnya yang membesarkan Niki tapi status ayah kandung dan punya hak lebih tetep Zulkarnaen. yang membuat Wisnu tidak bisa egois.
__ADS_1
Zulkarnaen dan Wisnu saling berpelukan, setelah selesai baru keluar dari kamar dan nyusul Niki, Gita, Rika, dan Melati. yang sudah ada di ruang tamu.
Dilain sisi, Rudi tidak menyangka hari bahagianya akhirnya tiba juga, kedua orang tuanya dengan mudah memberikan restu tanpa mempermasalahkan masa lalu Niki yang suram, bisa melihat kelebihannya Niki.
" Terimakasih Daddy dan mom, sudah memberikan restu kalian." Ucap Rudi merasa bahagia, tidak mendapatkan kesulitan sama sekali.
" Kita bisa melihat bagaimana mampunya Niki dan orang tuanya bangkit dari kepurukan hidupnya, dan Niki mampu berprestasi itu sebuah kebanggan sekali, tidak semua orang mau seperti Niki, yang mau kejar ketinggalan pendidikan dan masa remajanya dihabiskan untuk belajar tanpa ada main sama sekali." Ucap mommy nya Rudi, merasa bangga punya menantu yang cerdas seperti Niki.
" Dan calon istri kamu juga perempuan baik dan ramah, walaupun lahir dari tempat seperti itu tapi bisa menjaga penampilannya dan ucapannya. itu juga jadi nilai lebih untuk Niki." Ucap Daddy nya Rudi merasa bangga, karena Niki bisa membawa diri menjadi pribadi yang baik dan sopan dalam sikap, ucapan, dan berpakaian.
__ADS_1