Gadis Malang Jadi Milliader

Gadis Malang Jadi Milliader
Sekarang mau kamu apa?


__ADS_3

Zulkarnaen langsung telefon Rudi untuk ketemu di kantornya, Zulkarnaen ingin mendengar kejujuran Rudi terkait niatnya ke Niki yang tidak baik. Zulkarnaen tidak ingin anaknya disakiti begitu saja oleh orang lain.


" Kita ketemuan di cafe pelangi didekat kantor kamu" Tegas Zulkarnaen saat saluran telefon terhubung


" Baik pak, saya akan menunggu kedatangan anda." Ucap Rudi diseberang telefonnya


" Oke Rudi, sampai ketemu nanti.' Lanjut Zulkarnaen, Zulkarnaen mematikan telefonnya, dan melanjutkan pekerjaannya.


Zulkarnaen berusaha fokus bekerja walaupun fikirannya tidak tenang, Zulkarnaen tidak ingin kepancing emosi begitu saja.


Dilain sisi, Niki kaget karena baru bangun tidur, Niki melihat jam didinding sudah menunjukan jam delapan pagi.


" Astaga, apa karena semalam banyak nangis yah." Ucap Niki sedih, Niki ingat kejadian kemarin yang bikin Niki nangis sepanjang malam.


Niki jalan ke kamar mandi untuk mandi, setelah selesai ke dapur untuk ketemu Gita, Rika, dan Melati.


Dilain sisi, Wisnu merasa tidak tenang karena yang ketemu Rudi cuman Zulkarnaen saja, Wisnu ingin sekali mendengar obrolan Zulkarnaen dan Rudi.

__ADS_1


" Apa sebaiknya nyusul Zulkarnaen yah, dari pada di rumah menunggu saja mana enak." Ucap Wisnu, Wisnu akhirnya memutuskan untuk nyusul Zulkarnaen ke kantor tanpa menimbulkan rasa penasaran untuk Niki, Melati, dan Rika.


Dilain sisi, Gita ngajak Rika dan Melati masak bersama, Gita ingin sekali bisa masak bersama saudara saudaranya


" Niki tidak berangkat kekantor?" Tanya Rika baru sadar karena dari tadi tidak melihat Niki


" Masih tidur, biarlah hari ini Zulkarnaen yang menggantikan ke kantor, katanya cuman memantau perusahaan saja. kemarin kan Niki kunjungan kerja sampai malam, pasti sangat lelah Niki nya." Ucap Gita bohong, Gita mana mungkin bilang yang sebenarnya, kalo Zulkarnaen ketemu Rudi.


" Yah sudah, biar Niki hari ini libur saja, lagian kan Niki juga sibuk bantuin tempat les dan sembako lagi kan. pasti sangat lelah karena Niki kurang istirahat." Ucap Rika, Rika tidak tega sebernya anaknya selalu sibuk bekerja dan diluar urusan kantor pun masih disibukan mengajar dan jaga sembako.


" Sekarang kita selesaikan masak dan makan bersama Niki juga." Ucap Melati, Melati tidak sepenuhnya percaya dengan Gita tapi biarlah Melati berusaha tidak ambil pusing


" Kita harus tanya, selanjutnya sikap Rudi seperti apa ke Niki, kita jangan biarkan Niki dijebak oleh buaya seperti Rudi." Ucap Wisnu penuh amarah


" Harus itu, walaupun kita kasih Niki kebebasan berteman, dan berkarir tapi kita punya kewajiban untuk melindungi Niki.' Ucap Zulkarnaen tidak ingin nasipnya Niki hampir sama seperti Rika.


" Jadi tidak sabar ingin secepat nya ketemu Rudi" lanjut Wisnu, Wisnu mengepalkam tanganny saking emosinya

__ADS_1


Mobilnya Zulkarnaen terus saja melaju dengan kecepatan sedang, mobilnya Zulkarnaen tiba di cafe yang sudah dijanjikan bersama Rudi. saat masuk kedalam Cafe Zulkarnaen dan Wisnu melihat Rudi sudah duduk di kursi.


" Selamat siang pak Zulkarnaen dan pak Wisnu, silahkan duduk." Ucap Rudi berusaha ramah dan santai, walaupun Rudi penasaran apa saja yang akan dibahas oleh Zulkarnaen dan Wisnu.


" Sekarang mau kamu apa? Niki sudah tahu niat awal kamu mendekati Niki?" Tanya Wisnu to the point, Wisnu paling tidak suka basa basi


' Kita sebagai orang tuanya Niki, akan melakukan apapun untuk melindungi anak kita. Kamu adalah temen pertamanya Niki tentunya kita berharap kamu bisa menjadi temen yang baik untuk Niki, ternyata kita salah besar." Tegas Zulkarnaen menahan amarahnya.


' Sebelumny saya minta maaf ke pak Zulkarnaen dan pak Wisnu, mempunyai niat tidak benar ke Niki. tapi jujur saya semakin lama semakin dekat dengan Niki, saya sudah lupa dengan niat awal saya mendekati Niki. dan asisten saya menanyakan bagaimana rencana saya saat sudah dekat dengan Niki. saya berusaha berteman dengan Niki dengan tulus tanpa ada niat jahat sama sekali, saya tidak menyangka Niki tiba tiba datang ke kantor dan Niki denger pembicaraan saya bersama asisten saya setengah setengah, akhirnya jadi salah faham. maaf kalo saya membuat Niki sedih dan sakit hati." Penjelasan Rudi panjang kali lebar


" Apa ucapan kamu yang sekarang bisa dipercaya?" Tanya Zulkarnaen dengan tegas


" Insya Allah bisa pak, selama berteman dengan Niki, saya berusaha keras untuk menjaga ucapan dan sikap saya. berusaha untuk menghargai Niki sebagai perempuan baik baik." Lanjut Rudi terus terang, Rudi sejujurnya mulai nyaman berteman dengan Niki.


" Baik kita akan kasih kamu kepercayaan dan kesempatan berteman dengan Niki, tapi ingin kita yang akan menghajar kamu jika kita tahu kamu menyakiti Niki." Tegas Wisnu, Wisnu tidak akan membiarkan orang lain seenaknya menyakiti Niki apapun alasannya.


" Insya Allah pak, selama kalian memberikan saya kebebasan berteman dengan Niki, insya Allah saya bisa menjadi teman yang baik untuk Niki." Tegas Rudi, Rudi tidak ingin menyakiti Niki apapun alasannya.

__ADS_1


Zulkarnaen dan Wisnu berusaha percaya dengan ucapannya Rudi, sebagai orang tua Zulkarnaen dan Wisnu berusaha memberikan kebebasan untuk Niki berteman dengan siapapun.


__ADS_2