
Gita membuka pintu rumah, dan melihat Niki sudah pulang bersama Wisnu dan Zulkarrnaen. membuat Gita langsung ajak Niki ke dapur untuk makan dan minum bersama.
" Niki sayang, dari mana saja, membuat kita semua cemas. kamu dari mana sayang?" Tanya Gita penasaran, karena Niki baru pulang jam sepuluh malam
" Niki habis kunjungan kerja mah, maaf kan Niki sudah membuat mamah, bunda dan mami cemas. lain kali handphone Niki tidak sampai lobet." Ucap Niki bohong, Niki tidak mungkin menceritakan apa yang sebenarnya terjadi, tidak ingin membuat Gita merasa sedih, kwartir dan marah. ke Rudi biarlah masalah Rudi menjadi urusan ayah dan papah nya saja.
" Oh kunjungan kerja, yah sudah sekarang ke kamar yah, mandi dan langsung tidur supaya besok lebih fresh yah." Lanjut Gita, Gita tidak sepenuhnya percaya dengan ucapan Niki tadi, tapi Gita berusaha menghargai apa yang disampaikan Niki barusan
Gita membiarkan Niki ke kamarnya untuk istirahat, Gita mengajak Zulkarnaen dan Wisnu ngobrol didepan rumah. takutnya ada yang mendengar pembicaraan mereka bertiga.
" Apa yang mau ditanya sayang?" Tanya Wisnu tahu apa yang difikirkan oleh Gita.
__ADS_1
" Aku tidak percaya Niki kunjungan kerja sayang, matanya bengkak seperti itu pasti habis nangis kan? ada apa sebenarnya?" Tanya Gita melihat Zulkarnaen dan Wisnu bergantian
" Kamu memperhatikan juga yah, yah memang Niki tidak kunjungan kerja. Niki habis nangis setelah mendengar obrolan Rudi dan Bowo di kantornya Rudi. Niki mau ajak Rudi makan siang bersama tanpa kasih tahu Rudi dulu. nah sampai di kantornya Rudi, Niki mendengar obrolan mereka kalo Rudi dulu deketin Niki karena niat jahat ingin ajak Niki gulet panas. makannya sekarang Niki sedih karena tidak menyangka cowok pertama yang jadi temennya justru tidak baik ke Niki." Ucap Zulkarnaen terus terang.
" Tapi aku lihat sih Rudi lebih baik sekarang, apa lagi tadi Niki bilang kalo selama berteman Rudi bener bener sikap dan ucapannya tidak kearah sana. membuat Niki betah berteman dengan Niki." Lanjut Wisnu, walaupun Wisnu tahu Rudi sudah berubah, tapi Wisnu ingin tahu kedepannya sikap dan perhatian Rudi ke Niki.
" Bener sih, tapi yah besok saya bakal ketemu Rudi, dan mau bahas soal obrolan Rudi dan Bowo, dan mau bahas kedepannya mau seperti apa pertemuannya Rudi ke Niki." Lanjut Zulkarnaen, Zulkarnaen tidak ingin anaknya terlalu lama berteman biasa dengan lawan jenis. sebaik baiknya Rudi pasti akan ada kehilafan, membuat Zulkarnaen tidak ingin anaknya mengalami masa lalu seperti Rika.
" Kamu tenang saja, saya dan Wisnu tidak akan tinggal diam, siapapun yang menyakiti Niki." Lanjut Zulkarnaen, Zulkarnaen juga ingin memberikan yang terbaik untuk kehidupan anaknya.
Wisnu ngajak Gita dan Zulkarnaen masuk kedalam rumah, sebelum Rika, Melati, dan Niki. curiga apa saja yang mereka bahas diluar rumah.
__ADS_1
***************$$$$$$$************$$$$$$$$
Zulkarnaen siap siap berangkat ke kantor, sejujurnya Melati dan Rika melarang Zulkarnaen kembali bekerja. tapi mereka tidak bisa melarang sepenuhnya, walaupun Melati dan Rika tidak tahu apa yang ingin dilakukan Zulkarnaen dikantornya.
" Bidadari bidadari aku yang paling cantik, aku berangkat kerja dulu yah. kalian jangan capek capek dirumah." Ucap Zulkarnaen, Zulkarnaen mencium keningnya Melati dan Rika bergantian.
" Iyah pangeran aku, semangat bekerja yah sayang, aku tidak merasa capek kok sayang." Ucap Melati salim ke telapak tangannya Zulkarnaen
" Jangan lupa makan yah pangeran aku" Ucap Rika, Rika Salim ke telapak tangannya Zulkarnaen
" Siap sayang sayang aku" Lanjut Zulkarnaen dengan terkekeh
__ADS_1
Zulkarnaen, Rika, dan Melati. keluar dari kamar dan jalan ke depan rumah. Zulkarnaen sengaja tidak membangun kan Niki karena tahu anaknya pasti masih ngantuk karena kebanyakan nangis sepanjang malam.