
Niki dan Rudi istirahat setelah puas jalan jalan keliling Mall, Rudi membelikan minuman segar untuk Niki selama duduk.
" Sayang, aku ingin sekali punya banyak waktu bersama orang tua kamu, apa kita seminggu bulan madu di US yah?" Tanya Niki menatap Rudi penuh harap
" Mereka saja pulang ke Indonesia terpaksa sayang,hari hari aku sendirian sayang selama tinggal di sini, mana mereka peduli dengan aku sayang, jadi kalo mereka mau yah mereka pulang ke Indonesia lah, lihat langsung anak yang selama ini diabaikan begitu saja." Tegas Rudi yang tetep tidak ingin ke US, untuk ketemu orang tuanya, Rudi ingin kedua orang tuanya yang kembali ke Indonesia selamanya tanpa harus tinggal di US lagi.
" Sebenci itu kamu dengan orang tua kamu?" Tanya Niki, Niki ingat bagaimana pertama kalinya Niki ketemu Zulkarnaen, laki laki ceroboh yang akhirnya membuat Niki ada di dunia ini dan sempet merasakan kehidupan sangat pahit beberapa tahun, sebelum Zulkarnaen memutus kan sekolah kan Niki ke luar negeri.
__ADS_1
" Sangat benci sayang, aku merasakan kesepian tanpa ada mereka di rumah, oleh karena itu aku tidak ingin bertemu dengan mereka masih paksa untuk tinggal di luar negeri." Lanjut Rudi, Rudi merasakan bagaimana Rudi merasa rindu dengan orang tuanya, saat Rudi ingin manja manja orang tuanya jarang melakukan Vidio call, Rudi ingin sekali kemana mana bersama kedua orang tuanya tidak bisa dilakukan karena mereka jauh, dan saat Rudi sakit kedua orang tuanya tidak mau pulang demi melihat kondisi Rudi saja tidak mau.
" Maaf kan aku sayang, sebegitu besarnya rasa kecewa kamu ke orang tua kamu sayang." Lanjut Niki langsung peluk Rudi, Niki faham bagaimana diabaikan orang tua terutama sosok ayah.
" Oleh karena itu sayang, aku tidak ingin ke US kalo tidak terlalu penting malas sekali aku." Lanjut Rudi, berusaha senyum melihat Niki, Rudi sadar nasipnya Niki hampir sama di masa remajanya tidak sampai usia dewasa diabaikan orang tua kandung.
Dilain sisi, Nikola melihat bagaimana hebatnya Wisnu memimpin rapat, walaupun Wisnu tidak melanjutkan sekolah sama sekali, karena sudah terbiasa mendampingi Niki membuat Wisnu faham pekerjaan yang harus di kerjakan Niki.
__ADS_1
" Anda hebat pak, sampai client langsung setuju kerjasama ini, saya tidak menyesal ajak anda temani saya kesini." Ucap Nikola, awalnya Nikola ajak Zulkarnaen karena ayah kandungnya Niki sibuk, akhirnya digantikan oleh Wisnu yang dengan senang hati menggantikan Zulkarnaen untuk temani Nikola
" Alhamdulillah Nikola, saya tidak akan menggalkan proyek ini mau bagaimana pun Rudi kan sudah jadi menantu saya juga. jadi saya akan melakukan yang terbaik untuk perusahan nya Rudi." Ucap Wisnu lega, karena selama di perjalanan Wisnu mempelajari materi yang akan di sampaikan.
" Keren keren pak" Puji Nikola salut
" Sekarang kita makan yuk sebelum kembali ke Kantor, lumayan kan pekerjaan kamu ada dua orang yang handel kan." Lanjut Wisnu, tidak tega melihat Nikola harus pegang dua perusaahan dalam sehari. membuat Wisnu dan Zulkarnaen akhirnya mau memimpin perusahaan selama sebulan.
__ADS_1
" Betul pak, awalnya saya sudah pusing dan bingung, walaupun ada Lala tapi kan beda yah jika saya yang harus pegang dua perusahan sekaligus.terimaksih sudah meringan kan pekerjaan saya." Lanjut Nikola, Nikola tidak enak jika minta bantuan ternyata orang tuanya Niki sendiri lah yang mau memimpin perusahan.