
Rudi ngajak makan siang bareng Niki dan Wisnu setelah selesai keliling bangun apartemen, Rudi menahan kesalnya bagaimana tidak, lagi lagi rencana mendekati Niki gagal lagi.
" Jadininhk. punya apartemen sendiri, melihat bangunan ini.' Ucap Niki yang kagum sama desain buatannya, disetujui oleh Rudi untuk dijadikan Apatermen.
" Niki juga kan punya Apatermen sayang, punya ayah dan mami kan, bisa Niki pakai kok tidak harus beli yang baru." Ucap Wisnu, Wisnu untungnya ingat kalo Melati dan zulkarnaen punya Apatermen sendiri.
' Oh Iyah lupa" Lanjut Niki, Niki bener bener lupa kalo kedua orang tuanya ada yang punya apartemen juga.
" Oh yah, saya tahu apatermen pak Zulkarnaen itu, saya pernah ketemu beliau habis rapat, beberapa tahun lalu." Ucap Rudi yang kebetulan pernah ketemu sama Zulkarnaen
" Iyah, oh yah saya salut sama anda masih muda banyak proyek apartemen dimana mana, hampir seluruh Indonesia, ada apatermen milik anda." Lanjut Wisnu kagum ke Rudi, masih muda tapi sudah sukses walaupun kebiasaan buruknya membuat orang lain kesel
__ADS_1
" Alhamdulillah pak, saya memang sengaja ingin sukses di usia muda, supaya saat saya sudah tua saya sudah bisa pensiun dengan tenang pak." Lanjut Rudi sedikit bangga, Rudi bersyukur karena Wisnu tahu apa saja dimilikinya
" Yang jadi istri anda pasti bangga sama kesuksesan anda" Lanjut Niki merasa bangga ke Rudi
" Amin amin Niki, tapi saya masih jomblo sampai sekarang hehehe" Lanjut Rudi terkekeh, status jomblo terkadang bikin Rudi malu masih sendirian.
Dilain sisi, Zulkarnaen membaca chat dari Wisnu, merasa lega karena sekarang Wisnu temani Niki untuk kunjungan kerja melihat proyek pertamanya di tempat Rudi.
" Sayang, aku sudah selesai masak." Ucap Rika jalan ke meja kasir
" Masak apa bunda?" Tanya Zulkarnaen melihat Rika
__ADS_1
" Masak dendeng balado dan ikan emas goreng sayang, kita makan duluan setelah itu kita ke perpustakaan yah, supaya makan malam di sana bareng Mami, Gita, Niki, dan Wisnu." Lanjut Rika, Rika duduk di kursi depan mejanya Zulkarnaen
" Iyah sayang, aku sudah lapar sekali." Lanjut Zulkarnaen sambil merapihkan meja kasir, dan jalan menuju Rika yang sudah berdiri.
Zulkarnaen merangkul pinggangnya Rika jalan ke dapur, Zulkarnaen sengaja menjaga toko sambil menemani Rika Karena cuman Rika yang ibu rumah tangga biasa.
Dilain sisi, Gita dan Melati, membagikan kertas soal untuk anak didiknya, Gita melihat handphone nya langsung tersenyum lega karena Niki kerja ditemani oleh Wisnu
' Alhamdulillah, papah selalu sabar temani Niki kerja, apa lagi temani kerja buat ketemu sama buaya seperti Rudi yang bahaya." Batin Gita bersyukur dan lega karena Wisnu, bener bener tidak membiarkan Niki sendirian.
" Gita, cari makan yuk, katanya nanti malam Rika dan mas Zulkarnaen mau makan malam disini. jadi kita makan siang diluar berdua saja." Ucap Melati,Melati berusaha tidak iri ke Rika yang punya banyak waktu bareng Zulkarnaen, karena Melati tidak ingin seperti Rika yang cuman ibu rumah tangga biasa, Melati sudah terbiasa bekerja dari kuliah bareng Zulkarnaen
__ADS_1
" Boleh juga, setelah mereka selesai mengerjakan soal soal yang kita kasih yah." Lanjut Gita melihat anak didiknya, yang fokus mengerjakan soal yang diberikan Gita dan Melati