
Zulkarnaen, Wisnu, dan Rudi. makan siang bersama. Zulkarnaen ngobrol santai bersama Rudi membuat Rudi berusaha santai ngobrol bersama kedua orang tuanya Niki.
" Saya dengar kamu seorang Casanova?" Tanya Zulkarnaen yang ingin memastikan kebiasaan teman deketnya Niki
" Itu dulu pak sebelum saya Deket dengan Niki, saya menghargai Niki perempuan baik baik pak, saya tidak tega merusak Niki begitu saja." Ucap Rudi, Rudi tidak bilang hobinya sampai sekarang masih berjalan. Rudi ingin memberikan kesan cowok yang baik dan pantas berteman dengan Niki.
" Syukur lah, setiap orang kan harus ada perubahan lebih baik kan. masa melakukan kesalahan terus menerus." Ucap Wisnu, Wisnu berharap Rudi tidak sembarangan bicara alias asal menyenangkan hati Wisnu dan Zulkarnaen saja.
" Setelah ini pak Zulkarnaen dan pak Wisnu kemana?" Tanya Rudi basa nasi, Rudi berusaha santai ngobrol bareng Wisnu dan Zulkarnaen
" Mungkin pulang, lagian pekerjaan sudah selesai kita kerjakan. memangnya kenapa?" Tanya Zulkarnaen penasaran
__ADS_1
" Berarti hari ini Niki tidak ke kantor yah?" Tanya Rudi penasaran
" Iyah di rumah, biar istirahat saja dulu, biar kita yang ketemu kamu hari ini. besok baru Niki kembali ke kantor. kalo kamu masih mau berteman dengan Niki silahkan saja kita tidak melarang sama sekali, dan kita kasih kebebasan selama tidak berlebihan kita tidak akan mengganggu." Tegas Zulkarnaen sengaja tidak membangun kan Niki, karena tahu anaknya masih sakit hati.
" Insya Allah saya bisa jaga sikap dan ucapan saya" Lanjut Rudi berharap niatnya tidak pernah goyah sama sekali, supaya Niki terus menerus nyaman berteman dengan Rudi.
Zulkarnaen dan Wisnu pamit untuk pulang karena urusannya sudah selesai, Merasa lega karena ketemu langsung Rudi dan membahas sikapnya Rudi kedepannya ke Niki.
Dilain sisi, Niki membantu Rika menanam buah dan sayuran, Niki menghabiskan waktu santainya bersama Rika.
" Tidak sabar menunggu panen bunda, apa perlu kita beli tanah orang lain, untuk kita semakin banyak yang bisa ditanam. halaman rumah ini sudah penuh kan?" Tanya Niki, Niki jadi ikutan semangat berkebun bersama Rika
__ADS_1
" Boleh juga sayang, kita buka lowongan pekerjaan, biar banyak orang yang bantu kita mengurusnya." Lanjut Rika setuju dengan idenya Niki
" Yah sudah kita bahas bareng Ayah, mami, Papah, dan Mamah yah. supaya mereka juga bisa ikut partisipasi juga." Lanjut Niki yang tidak sabar ingin mewujudkan keinginan nya.
" Iyah sayang, mereka pasti setuju dan senang kita bisa punya perkebunan sendiri." Lanjut Rika, Rika merapihkan ember dan selang setelah semua tanaman selesai disiram.
Dilain sisi, Melati melihat temennya Rika yang dulu ditempat cafe, sebelum dirubah menjadi perpustakaan. datang menghampiri Melati yang lagi duduk santai
" Selamat siang, apa bener perpustakaan ini punya Rika?" Tanya Temennya Rika melihat Melati.
" Iyah bener, tapi hari ini Rika lagi tidak kesini, ada perlu apa yah? nanti saya minta Rika kesini ada yang cariin?" Tanya Melati
__ADS_1
" Saya temennya Rika yang dulu kerja ditempat ini, sebelum dialihkan ke Rika, saya mau minta bantuan Rika." Lanjut temennya Rika.
" Yah sudah ikut saya saja kalo begitu, kita ke rumah saja kebetulan di rumah ada Niki juga." Lanjut Melati, Melati merasa kasihan kalo harus menunggu besok, dan kembali lagi ke perpustakaan.