
Niki sengaja minta Gita temani ke kamar mandi, Niki merasa was-was kalo nasip rumah tangganya seperti Melati yang dimadu karena tidak bisa memberikan keturunan untuk Zulkarnaen.
" Niki takut tidak bisa memberikan anak untuk Rudi, Niki takut nasip Niki seperti mami." Ucap Niki lirih, Niki takut dengan kondisi fisiknya sendiri.
" Tenang yah sayang, selama kamu dan Rudi bulan madu, kalian bisa periksa kondisi badan kalian masing masing dan jika ada kekurangan segera diobati yah dari Niki maupun dari Rudi. jangan ditunda supaya tidak menyesal nantinya." Ucap Gita, mengerti apa yang ditakuti oleh Niki dan Gita tidak menyangka jika Niki berfikir seperti itu.
" Iyah mah, nanti Niki coba ajak Rudi untuk periksa ke dokter kandungan, apa lagi pengalaman hidup bunda dan Mami tidak akan mudah dijalankan." Lanjut Niki, yang tidak ingin nasipnya seperti Melati.
Gita langsung ajak Niki ke ruang tunggu pesawat, karena sebentar lagi pesawatnya lepas landas.
Dilain sisi, Zulkarnaen mengadakan rapat dengan pejabat kantor, Zulkarnaen yang akan mengambil alih kantor selama Niki dan Rudi bulan madu.
__ADS_1
" Saya berharap kerjasama rekan rekan seperti dulu, saya akan dengan senang hati membantu masalah keuangan kalian, dari pada kalian korupsi. selama sebulan ini perusahaan saya yang akan mengambil alih, karena Niki lagi bulan madu selama sebulan bersama suaminya." Ucap Zulkarnaen menatap karyawan karyawannya.
" Baik pak Zulkarnaen, atas bantuan yang selalu anda berikan untuk karyawan kantor ini, dengan senang hati kami akan menceritakan masalah keuangan rumah tangga kami." Ucap Lala, Lala walaupun baru kerja di perusahaannya Zulkarnaen tapi Lala sudah tahu program apa saja yang sudah dilakukan Zulkarnaen untuk membantu masalah keuangan para karyawan, masalah kesehatan, dan masalah lainnya yang lagi di hadapi masing masing karyawan.
" Yah sudah rapat selesai, kalian boleh kembali ke ruangan kalian masing masing." Lanjut Zulkarnaen langsung merapihkan berkas berkas yang dibawa Zulkarnaen
Zulkarnaen langsung meninggal kan ruang rapat, dan jalan menuju ruangannya, Zulkarnaen melihat Wisnu yang lagi sibuk dengan laptopnya.
" Katanya sudah lepas landas, membuat Gita, Rika, dan Melati. sudah dijalan menuju perjalanan pulang." Ucap Wisnu, yang tadi di telefon oleh Gita, setelah Niki dan Rudi sudah lepas landas.
" Semoga perjalanan mereka sebulan bulan madu, memberikan kita cucu pertama." Lanjut Zulkarnaen penuh harap, berharap pernikahannya Niki dan Rudi selalu bahagia.
__ADS_1
" Amin Zulkarnaen, saya juga berharap seperti itu, Niki bisa merasakan kebahagian selama pernikahan nya bersama Rudi, tidak ada berantem atau pun masalah lainnya." Lanjut Zulkarnaen semakin berharap kebahagian yang selalu Niki merasakan kebahagiaan, tanpa ada berantem sama sekali.
Wisnu ngangguk setuju, Wisnu juga berharap Niki tidak mengalami kesulitan apapun selama menjalani rumah tangganya.
Dilain sisi, Rudi memberikan artikel untuk Niki, yang harus dibaca dan dipraktekkan oleh Niki didalam pesawat.
" Astaga sayang, apa tidak bahaya gulet didalam pesawat sayang?" Tanya Niki, Niki tidak habis pikir dengan keinginan Rudi yang dianggap aneh.
" Tidak lah sayang, kamu belum pernah merasakan sensasi gulet panas, didalam pesawat, pantai, dan didalam mobil saat mobil lagi jalan kan." Ucap Rudi dengan terkekeh, Rudi sudah lama sekali menghayal melakukan gulet panas bersama Niki. di tempat tempat yang tidak semua orang bisa lakukan.
Niki cuman bisa pasrah ikutin keinginan Rudi, Niki berusaha rebahan dan membiarkan Rudi melakukan apapun yang Rudi ingin kan.
__ADS_1