
PT. Prasetyo grup
Arka baru saja sampai di perusahaan yang akan dia pimpin kedepannya. Ardi turun lebih dulu dari Arka dan membukakan pintu mobil untuk bos barunya. Arka turun dari mobil dengan gagahnya dan merapikan jasnya, lalu berjalan melewati karyawan yang menyambut kedatangan bos barunya, mereka menundukkan kepala tak berani menatap bos barunya.
" selamat pagi pak" ucap semua karyawan pada Arka.
Arka hanya melewati semua karyawan tanpa menjawab apapun. semua karyawan hanya berani menatap punggung bosnya itu.
ting.. bunyi pintu lip terbuka, lip khusus atasan. Ardi dan Arka memasuki lip tersebut untuk sampai ke ruangannya.
"silahkan pak, ini ruangan pak Arka" ucap Ardi.
Ardi melihat meja sekertarisnya kosong dan bertanya.
"kemana orang yang mengisi meja ini" ucap Arka dingin.
Ardi nampak bingung mau menjawab apa.. karena dia juga tidak tau kemana perginya sekertaris claudia. tak lama claudia datang terburu-buru dan meminta maaf pada bos barunya.
"maaf pak, saya habis dari toilet" ucap claudia takut-takut.
"Ardi, potong gajihnya bulan ini 20%" ucap Arka tegas, langsung meninggalkan claudia dan Ardi memasuki ruangannya.
"baik pak" ucap Ardi patuh. "kau juga claudia sudah tau hari pertama bos masuk, malah meninggalkan meja kosong" ucap Ardi.
"iyaa.. lagi apes saya, abis kebelet banget tadi" ucap claudia memelas.
"iyaa sudah, untung pak Arka tidak langsung pecat kamu"ucap Ardi meninggalkan claudia lalu ikut masuk keruangan Arka.
tok... tok.... tok...
"masuk" ucap Arka.
Ardi menghampiri Arka yang duduk di kursi kebesarannya.
__ADS_1
"pak ini jadwal bapak hari ini" ucap Ardi menyerahkan jadwal harian Arka.
"bacakan" ucap Arka.
"baik pak" ucap Ardi membuka jadwal Arka hari ini.
"hari ini jam 09:00 rapat dengan pemegang saham, jam ..." belum selesai Ardi membacakan jadwal Arka yang selanjutnya, Arka sudah memotong ucapan Ardi.
"cukup itu aja, jadwal saya hari ini.. sisanya tunda, saya tidak ingin mendengarnya lagi" ucap Arka.
"hari ini hari pertama saya masuk kerja, saya akan berkeliling di perusahaan,mengecek kerja karyawan di perusahaan ini" ucap Arka lagi.
"baik pak" ucap Ardi menelan liurnya. "gila ni bos, baru sehari masuk sudah bikin jantung gak karuan, sepertinya kedepannya aku akan bekerja sangat keras" batin Ardi.
"kenapa masih diam disini, silahkan keluar" ucap Arka dingin.
"baik pak" ucap Ardi meninggalkan Arka.
Ardi meninggalkan ruangan Arka dan menuju keruangannya, di sebelah ruangan Arka. Arka melewati meja claudia
"mintakan dua cangkir kopi untuk saya dan pak Arka" ucap Ardi.
"baik pak" ucap claudia.. claudia baru saja bekerja di perusahaan tersebut, karena sekertaris yang lama telah di pecat.
beberapa menit kemudian datang seseorang membawa 2 cangkir kopi ke meja claudia.
"bu ini kopinya"ucap lisa yang membuat kopi tersebut.
"ohh.. iyaa.. secangkir ini tolong berikan pada pak Ardi, biar yang ini saya yang antar ke ruangan bos" ucap claudia pada lisa.
"baik bu"ucap lisa mengambil secangkir kopi dan membawanya ke ruangan Ardi.
sedangkan Claudia menuju ruangan Arka membawa secangkir kopi untuk bos tampannya itu.
__ADS_1
tok... tok... tok..
" masuk" ucap Arka dari dalam.
claudia masuk dengan membawa secangkir kopi, berjalan dengan anggun, ke meja kerja Arka.
"ini pak kopi bapak" ucap claudia.
Arka hanya melirik ke secangkir kopi dan melanjutkan kerjaannya. di lihatnya jam di tangan kirinya menunjukkan pukul 08:50 am.
"Ardi keruangan saya sekarang" ucap Arka menghubungi asistennya itu.
"kau bisa kembali ke mejamu" ucap Arka pada claudia.
"baik pak"ucap claudia tertegun mendengar ucapan bosnya, padahal dia sedang asyik memandangi wajah tampan bosnya itu." kalau begitu saya permisi pak" ucap claudia lagi.
Arka hanya menggunakan tangannya menjawab ucapan claudia. tak lama Ardi datang membawa perlengkapan untuk rapat jam 09:00 ini. Arka menyantap kopi yang di bawa oleh claudia tadi.
"Sudah siap" ucap Arka pada Ardi.
"sudah pak" ucap Ardi pada bosnya.
"ayoo.. pergi sekarang" ucap Arka lagi
" baik pak, silahkan" ucap Ardi mempersilahkan bosnya untuk jalan lebih dulu.
"aku suka cara kerjamu Ardi, tidak salah ayahku memilihmu" ucap Arka menepuk bahu Ardi, dan keluar ruangan, ardi yang di tepuk terkejut, dan mengikuti langkah bosnya, menuju ruang rapat.
"aah.. terima kasih pak Arka, kalau bapak menyukai cara kerja saya" ucap Ardi spontan.
"kedepannya.. saya bisa mengandalkan kau Ardi" ucap Arka dengan bangga.
"suatu kehormatan bagi saya pak" ucap Ardi sok kuat. "aahh.. bebanku akan berat kedepan" batin Ardi.
__ADS_1
Di ruang rapat sudah nampak beberapa orang duduk, melihat kedatangan bos baru, mereka lansung terdiam, duduk dengan tenang.