
Semakin hari Celyn dan Alvin semakin dekat. Proyek mereka belum selesai maka mereka sering bertemu dan Alvin menemukan sedikit kenyamanan jika bersama Celyn. Ia merasa cocok untuk ngobrol bersama Celyn. Alvin merasa menjadi dirinya sendiri saat berdiskusi mengenai bisnis ataupun hanya obrolan-obrolan receh saat bersama Celyn.
Sedangkan saat bersama Andrea ia merasa tidak bisa leluasa untuk bercerita entah apa alasannya dirinya sendiri juga tidak tahu, namun ia sangat menyayangi Andrea.
*******
Saat ini sudah tiga bulan kedekatan antara Celyn dan Alvin walupun karena alasan pekerjaan. Saat mereka bertemu pun Celyn sering bertanya kepada Alvin tetang kekasihnya karena Celyn tidak mau ada kesalah pahaman nantinya yang berujung dirinya di cap sebagai pelakor. Sedangkan Alvin pun memastikan kepada Celyn bahwa kekasihnya adalah gadis yang sangat pengertian dan bukan tipekal gadis manja seperti gadis-gadis pada umumnya.
Penjelasan Alvin cukup membuat dirinya lega. Namun yang ia tetap meruntuki dirinya sendiri karena rasa yang ada untuk Alvin dalam dirinya bukanya semakin berkurang justru semakin menjadi. Seiring intensitas pertemuan mereka karena pekerjaan Celyn justru semakin menyukai Alvin. Padahal ia selalu berkata pada dirinya untuk tidak boleh membiarkan rasa yang ia miliki terhadap Alvin terus berkembang. Namun nyatanya Celyn salah seiring berjalannya waktu ternyata justru sebaliknya perasaanya terhadap Alvin malah semakin besar. Celyn menyadari itu dan ia harus bersiap untuk sakit.
Selama tiga bulan terakhir pula hubungan Andrea dengan Alvin sedikit renggang. Meraka jarang bertemu dan saling bertukar kabar. Dalam seminggu hanya satu sampai dua kali saja mereka berkabar melalui sambungan telpon. Itu semua di karenakan Andrea juga sedang sibuk dengan cafenya yang semakin ramai dan berkembang pesat. Dan dalam tiga bulan terakhir ini mereka baru bertemu dua kali saja.
Siang itu pekerjaan Andrea sedang tidak begitu padat. Ia berencana untuk mengantar makan siang kepada Alvin sekalian bertemu dengan kekasihnya tersebut. Sudah cukup lama mereka tidak bertemu oleh karena itu Andrea berfikir untuk memberikan sedikit kejutan kepada Alvin dengan datang kekantor membawakan makan siang.
Setelah menyiapkan makan siang Andrea pergi ke kantor Alvin dengan mengendarai mobil yang di berikan oleh kekasihnya tersebut. Ia melajukan kendaraanya membelah jalanan yang sedikit padat dan banyak ojek online yang lalu lalang akan mengantarkan makanan kepada si pemesan. Setelah tiga puluh menit berlalu akhirnya Andrea sampai juga di kantor Alvin.
Setelah memarkirkan mobilnya Andrea langsung masuk ke loby dan menanyakan keberadaan Alvin kepada resepsionis di sana tentang keberadaan Alvin.
" Selamat siang mbak!" Sapa Andrea kepada mbak-mbak resepsionis.
" Selamat siang kak ada yang bisa di bantu?" Jawab mbak-mbak resepsionisnya.
" Saya mau tanya apakah pak Alvin ada di kantornya?" Tanya Andrea
" Sebentar ya bu saya tanyakan dulu kepada sekretarisnya." Mbak-mbak resepsionis itupun akhirnya menelpon Siska sekretaris Alvin. Menanyakan tentang keberadaan bosnya tersebut.
Siska pun memberitahu kepada resepsionis tersebut jika Alvin sedang ada rapat. Kemudian sang resepsionis memberitahukan kepada Andrea. Mendapat kabar jika kekasihnya sedang ada rapat akhirnya ia hanya menitipkan makan siang yang ia bawa, ia titipkan kepada resepsionis.
Dengan kecewa Andrea meninggalkan kantor Alvin saat berjalan menuju parkiran ia mengirim pesan kepada Alvin.
" Mas aku nitipin makan siang ke resepsionis. jangan lupa di makan!"
" Aku merindukanmu."
__ADS_1
Setelah mengirim pesan ia masuk ke dalam mobil. Namun saat ingin masuk tiba-tiba Andrea melihat kakaknya yang sedang menuju parkiran
" Kal Celyn!" Teriak Andrea memanggil kakaknya.
" Andrea" gumam Celyn
Andrea langsung berlari menghampiri kakaknya tersebut.
"Kakak ngapain disini?" Tanya Andrea
" Kakak baru aja ada meeting disini. Kamu sendiri ngapain ada disini?" Tanya Celyn balik.
"Owh aku hanya mengantarkan makanan untuk seseorang." Jawab Andrea
" Apa kakak sudah makan siang?" Lanjut Andrea
" Belum ini aja baru selesai meetingnya." Jawab Celyn.
" Yuk! Sudah lama juga kita gak makan siang bareng." Celyn
" Tapi di cafe mu aja ya Re. Kakak udah lama gak ke cafe mu. Kangen sama coffeelatte mu." Celyn
" Siap bos!" Andrea.
Akhirnya mereka meninggalkan kantor ALV corp dengan mobil masing-masing menuju D'garage cafe. Setelah beberapa saat akhirnya mereka sampai di cafe.
Sesampainya di cafe Andrea mengajak kakaknya menuju ke ruangannya karena cafe sangatlah rame dan tidak ada bangku yang kosong.
Sesampainya di ruangan Andrea Celyn berkeliling mengamati ruangan adiknya itu yang berlantai dua. Di lantai dua terdapat ranjang dan segala perlengkapannya. Sedangkan Andrea pergi ke dapur cafe untuk menyiapkan makan siang mereka berdua.
Lima belas menit berlalu akhirnya Andrea selesai menyiapkan makan siang kemudian ia bawa ke ruangannya.
" Kak ini makanan sudah siap yuk makan!" Ajak Andrea.
__ADS_1
" dan ini coffeelatte spesial buat kakak." Lanjut Andrea.
" Trimakasih adek ku yang cantik." Ucap Celyn dengan tersenyum.
Mereka menikmati makan siang mereka dengan canda tawa lalu tiba-tiba Celyn curhat. Sudah lama Celyn ingin curhat kepada adiknya tersebut namun belum sempat karena kesibukan mereka masing-masing. Hanya untuk sekedar berkabar melalui sambungan telpon pun hampir tidak sempat.
" Dek kakak pengen cerita deh." Kata Celyn.
" Cerita apa kak?" Andrea antusias dan mulai fokus menatap kakaknya tersebut.
" Kakak......emh...... Suka dengan seseorang." Ungkap Celyn dengan terbata.
" Serius kak? Siap lelaki beruntung itu?" Timpa Andrea dengan penasaran.
" Dengerin dulu cerita kaka jangan di potong." Pinta Celyn dan ia mulai bercerita kepada Andrea adiknya.
" Kakak menyukai patner binis kakak. Aku bekerja sama dengannya sudah beberapa bulan terakhir ini. Aku menyukainya pada pandangan pertama. Ia lelaki yang baik, lembut, sopan dan tampan. Tapi sayangnya ia sudah mempunyai kekasih. Aku sadar aku tidak bisa membiarkan rasa yang tumbuh dalam hatiku semakin besar terhadapnya karena aku sadar pasti aku akan sakit nantinya. Tapi seiring dengan berjalannya waktu dan kita sering bertemu rasa yang ada dalam hatiku justru semakin tidak terkendali. Aku tidak bisa menepisnya." Celyn mengungkapkan semua kepada Andrea dengan nada keputusasaan. Andrea pun langsung mendekati kakaknya dan memeluknya. Ia tahu apa yang di rasakan oleh kakaknya karena ini adalah kali pertama Celyn merasakan jatuh cinta.
" kita memang tidak bisa mengatur hati kita untuk memilih siapa yang akan kita cintai kak. Dengan siapa kakak merasa jatuh cinta itu bukanlah sebuah kesalahan hanya saja terkadang waktu dan situasinya saja yang tidak mendukung." Andrea.
" kalau boleh tau siapa lelaki yang sudah mencuri hati kakak itu?"
"Dia seorang CEO di perusahaan ALV corp. Namanya Alvin Ludovic." Jawab Celyn.
Andrea seperti di sambar petir disiang bolong mendengar nama lelaki yang di cintai oleh Celyn. Ia hanya bisa diam seolah dunia ini berhenti berputar.
Bersambung..........
Jangan lupa like,komen dan votenya ya readers sekalian biar othor yang sedang belajar ini semangat
🌻🌻🌻🌻😍😍😍😍
Trimaksih semua
__ADS_1