
Setelah kejadian di kamar hotel di kota K. Alvin dan Celyn belum bertemu lagi. Pekerjaan yang menyangkut perusahaan Alvin, Celyn alihkan kepada sekretarisnya. Celyn tidak ingin bertemu Alvin sekarang-sekarang ini. Semenjak kejadian tersebut Celyn menjadi murung dan selalu menghindari dadynya.
Seminggu telah berlalu setelah kejadian di kota K. Kejadian tersebut membuat pikiran Alvin menjadi kacau. Pekerjaannya menjadi berantakan karena tidak bisa fokus.
" Aarghhh. Bodohnya kau Alvin!! Kenapa Kamu bisa melakukan hal bodoh itu, bagaimana caranya menjelaskan kepada Andrea." Alvin benar-benar frustasi. Ia mencintai Andrea tapi ia juga harus mempertanggung jawabkan kesalahannya kepada Celyn.
Alvin terus berfikir bagaimana caranya menjelaskan kepada Andrea. Ia sangat mencintai Andrea namun ia juga tidak bisa egois untuk terus bersama Andrea dengan apa yang sudah ia perbuat kepada wanita lain.
Akhirnya mau tidak mau Alvin memutuskan hubungannya dengan Andrea. Alvin menjelaskan bahawa ia telah melakukan kesalahan yang sangat fatal terhadap seorang perempuan dan ia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Andrea begitu hancur mendengar apa yang di ungkapkan oleh Alvin.
Andreamencoba untuk tenang dan bertanya apa yang sudah Alvin lakukan dan siapa perempuan tersebut sehingga mereka harus berpisah. Walaupun Andrea sudah dapat menduga apa yang sebenarnya terjadi namun ia hanya ingin memastikannya. Tetapi sayang Alvin tidak menjawabnya karena Alvin tidak ingin semakin menyakiti Andrea lebih dalam lagi.
********
Satu minggu setelah perpisahan mereka Celyn menghubungi Andrea. Ia memberi tahu jika ia akan menikah dua hari lagi dengan CEO ALV corp. Andrea sangat syok mendengr kabar dari kakanya tersebut, secara tidak langsung
menjawab pertanyaan Andrea siapa perempuan yang sudah Alvin hancurkan.
Melihat kenyataan di depan matanya bahwa perempuan yang Alvin maksud waktu itu adalah kakanya sendiri hati Andrea semakin hancur berkeping. Saking sakit dan soknya sampai-sampai Andrea sudah tidak bisa menangis lagi. ia hanya bisa terdiam. Entah apa yang harus ia lakukan.
Hari pernikahan Celyn dan Alvin pun telah tiba. acara pernikahan dilakukan di hotel berbintang milik Wijaya grup. Pernikahan diadakan secara meriah dan banyak tamu yang diundang mengingat keluarga Wijaya dan Ludovic merupakan pengusaha yang terkenal.
Celyn yang berada di salah satu kamar hotel sedang dirias oleh Make up Artis tampak sedih karena sang adik belum juga menampakan batang hidungnya.
" Dasar gadis nakal kakak mu menikah tapi malah tidak ada kabar sama sekali." gerutu Celyn.
Sedangkan ditempat lain sang pengantin pria tidak lain adalah Alvin tampak melamun pikirannya melayang entah kemana dengan pandangan kosong. Ia tak menyangka jika dirinya akan menikah dengan cara seperti ini. Tiba-tiba ada yang menepuk bahu Alvin dan Alvin pun tersadar dari lamunannya.
" Kau harus merelakannya Nak karena ini adalah kesalahanmu. Sebagai pria sejati kamu harus bertanggungjawab. Bertanggungjawab sepenuhnya tidak hanya dengan status." ucap Tuan Ludovic menasehati putranya.
" Ya dad aku paham aku akan mencoba untuk melupakannya dan mebangun kehidulan baruku nanti. ." jawab Alvin
" Dady bangga pada mu son. Segeralah Turun acara sebentar lagi di mulai." Alvin pun hanya menganggukkan kepalnya sebagai jawaban. kemudian Alvin Keluar dan menuju acara pernikahan. Setelah prosesi pernikahan selesai mereka resmi menjadi suami istri namun tidak ada raut bahagia dari kedua mempelai. Karena mereka sadar pernikahan ini terjadi karena sebuah kesalahan.
Sedangkan Andrea memilih untuk benar-benar menghilang dari kehidupan Celyn dan Alvin serta orang-orang yang di kenalnya. Ia pergi meninggalkan Indonesia. Tidak ada yang tau Andrea pergi kemana. Ia tak memberitahu siapa pun atas kepergiannya termasuk Leon.
Setelah menempuh penerbangan yang cukup panjang sekitar enam belas jam lebih dari Jakarta akhirnya Andrea sampai juga di negara tujuannya yaitu Italia.
" Mari kita mulai hidup baru disini!" ucap andrea menyemangati dirinya.
Setelah keluar bandara ia mencari hotel untuk beristirahat.
Setelah mendapatkan hotel Andrea langsung mandi karena badannya sudah terasa lengket. Setelah membersihkan diri langsung merebahkan badannya ia berniat untuk tidur sebentar sebelum jalan keluar untuk mencari makan.
Setelah istirahat sebentar akhirnya Andrea pergi ke luar untuk mencari makan kebetulan waktu sudah menunjukan makan malam. ia menuju restoran hotel untuk makan malam. ia memilih untuk menyantap pasta dan jus jeruk. setelah selesai makan andrea memilih untuk jalan-jalan sebentar.
Andrea menuju sebuah cafe yang ada di pusat kota. Setelah masuk kedalam cafe ia langsung memesan hot coklat untuk merilekskan badan dan pikirannya.
Ia menikmati minumannya di meja paling pojok dekat jendela. Sambil menikmati minumannya Andrea memainkan ponselnya untuk mencari tempat tinggal. Setelah beberapa saat akhirnya ia mendapatkan apartemen yang akan disewakan.
Karena waktu belum terlalu malam akhirnya ia berniat untuk melihat apartemen tersebut malam ini juga agar bisa segera ditempati.
Setelah melihat apartemen tersebut dan merasa cocok ya walaupun apartemen sederana namun itu cukup nyaman.
Andrea langsung mengurus segala adminsitrasi dan pembayaran malam itu juga agar besok pagi dapat segera pindah.
Keesokan paginya Andrea pindah dari hotel menuju apartemen yang baru saja disewa. setelah sampai di apartemen Andrea langsung membereskan barang-barangnya dan menata tempat tersebut. Tak terasa waktu sudah menjelang sore ia merasa sangat lapar. akhirnya ia pergi untuk membeli makanan.
Andrea memilih membeli makanan di restoran siap saji yang harganya lumayan terjangkau. Lalu ia segera pulang untuk makan. Andrea makan sambil bermain ponselnya untuk mencari pekerjaan.
" huff ya ampun susah sekali mencari pekerjaan yang bagus."
__ADS_1
" tapi aku harus segera mendapatkan pekerjaan. uangku hanya bisa untuk bertahan hidup beberapa bulan saja." gumam Andrea.
setelah beberapa saat mencari lowongan pekerjaan yang tak kunjung didapatkan akhirnya Andrea merasa lelah dan memilih untuk istirahat dan berencana mencari pekerjaan kembali keesokan harinya.
**********
pagi telah datang matahari mulai menampakan dirinya. Hari ini nampak begitu cerah dan udara terasa hangat. Andrea bangun langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan.diri.
Setelah selesai dengan ritual paginya Andrea langsung keluar apartemen untuk berbelanja keperluan sehari-hari dan membeli sarapan.
Andrea membeli beberapa bahan makanan dan minuman di supermarket dekat apartemen. setelah selesai berbelanja ia langsung kembali ke apartemen. Saat berjalan menuju apartemen tiba-tiba ada sebuah mobil yang menyerempetnya. Andrea terjatuh dan barang belanjaannya jatuh berhamburan.
" achhh!!!!" teriak Andrea
" Oh Shiitttt!!!!" umpat Damian didalam mobilnya. Lalu ia melihat kearah belakang melalui kaca spionnya untuk mengetahui keadaan orang yang ditabraknya. Kemudian ia menelpon sang Asisten.
"Ren aku menabrak seseorang dijalan dekat restoran tempat meeting kita. Segera bereskan!" perintah Damian
" Baik Tuan!!." jawab Reno.
"Apa klien kita sudah datang? " tanya Damian
" Sudah Tuan. Lima menit yang lalu" Reno
" baiklah aku segera ke sana." Damian
Sedangkan Andrea dibantu oleh pejalan kaki yang lain untuk bangun dan membereskan barang belanjaannya.
" kau tidak apa-apa nak? " tanya wanita baruh baya yang menolongnya.
"Aku tidak apa-apa trimaksih." Jawab Andrea.
Saat hendak tancap gas meninggalkan tempat kejadian tiba-tiba kaca mobilnya Damian ada yang menggedor.
"Hey tuan buka pintunya." Andrea sambil menggedor kaca mobil yang Damian kendarai.
Damian hanya membuka kaca mobilnya dan melihat Andrea dengan tatapan datar tanpa ada rasa bersalah.
" Ada apa?" tanya Damian datar.
" Ada apa kau bilang? anda sudah menabrak saya membuat barang belanjaan saya hancur bisa-bisanya anda tidak merasa bersalah sama sekali." Ucap Andrea dengan kesal.
" Ciihh...... aku sudah tau arah pembicaraan mu. Yenang saja nanti asistenku yang akan mengurusnya. " Damian langsung menutup kaca mobilnya lalu tancap gas karena sudah ditunggu oleh kliennya.
sedangkan Andrea yang kesal langsung mengambil sesuatu dari dalam tas belanjaannya.
brakkkk.....
Suara botol saus yang dilempar oleh Andrea mengenai kaca belakang mobil Damian dan membuat mobil tersebut kotor terkena saus. Damian kembali berhenti untuk menghampiri Andrea namun sayang Reno menelpon jika klien sudah menunggu sejak tadi. Akhirnya ia mengurungkan niatnya dan kembali melajukan mobilnya menuju restoran dimana kliennya menunggu.
Sedangkan Andrea langsung pulang menuju partemennya. Sepanjang jalan ia mengomel karena kejadian pagi tadi. Pada saat masuk ke gedung apartemennya ia bertemu dengan Paul. Paul yang berjalan di belakangnya memperhatikan Andrea dengan tatapan heran karena ia mengomel tidak karuan.
" Hey Nona! apa kau baik-baik saja?" Tanya Paul
" Apa? " sahut Andrea dengan raut wajah kesalnya dan menghentikan langkahnya.
" Aku hanya bertanya Nona. Karena aku melihatmu dari tadi mengomel tidak karuan." ucap Paul.
" Bukan urusan mu." jawab Andrea.
" hhmmmm baiklah." Lalu paul jalan mendahului Andrea.
__ADS_1
Saat berjalan di depan Andrea tiba-tiba ponsel paul berbunyi.
" Ya nyonya Ursula ada apa?" yang menghubungi Paul adalah nyonya Ursula pemilik cafe tempat Paul bekerja.
" Masuklah kerja sekarang!!" Perintah nyonya Ursula
" Hari ini aku masuk siang nyonya. apa kau lupa?" jawab Paul.
" Hari ini kau bekerja dua shift selama aku belum dapat pegawai lagi." kata nyonya ursula.
" Baiklah tapi aku minta bonus." Paul
" Terserah yang penting kau masuk kerja sekarang!" Nyonya ursula.
" Hah sepertinya prawan tua itu kembali memecat pegawainya." Gumam Paul.
Andrea yang berjalan di belakang mendengar ucapan Paul.
" Eh tunggu." Panggil Andrea dan Paul pun menengok ke arah Andrea.
" Kau memanggilku nona?" Tanya Paul.
" Iya siapa lagi. Disini tidak ada orang lain lagi kan?" kata Andrea.
" Aku dengar tadi jika bosnya sedang memecat pegawainya. Berarti disana sedang membutuhkan pegawai kan?" Tanya Andrea.
" Iya lalu?" Paul
" Oh ya sebelumnya kenalkan aku Andrea." Andrea mengulurkan tangannya kepada Paul.
" Paul" Sambil menjabat tangan Andrea.
" Apa aku bisa ikut dengan mu aku ingin melarmar pekerjaan disana. Aku sedang butuh pekerjaan. " jelas Andrea.
" Baiklah satu jam lagi aku akan berangkat." ucap paul
" Ok baiklah kalau begitu aku akan bersiap. " jawab Andrea dengan antusias. Akhirnya mereka masuk ke apartemen mereka masing-masing.
Disebuah restoran mewah di pusat kota Damian berjalan tergesa-gesa untuk menemui kliennya. Ia sudah terlambat 15 menit. Saat memasuki ruangan VIP yang sudah dipesan meeting sudah dimulai. Meeting dipimpin oleh Reno.
Damian pun mengucapkan permintaan maafnya kepada sang klien katena datang terlambat. Sang klien yang nampak kecewa akhirnya menerima permintaan maaf dari CEO Galaxy corp itu. Meeting berjalan dengan lancar walaupun hampir saja Damian kehilangan kerjasamanya dengan kliennya tersebuy.
" Ren panggilkan sopir untuk menjemput ku dan mobilku bawalah ke car wash." Titah Damian kepada Asistennya.
" Baik tuan." Reno.
Tak berapa lama kemudian sang supir sudah datang dan mengantar Damian ke kantornya.
" Gara-gara gadis sialan hampir saja aku kehilangan proyek bernilai jutaan dolar. jika sampai itu terjadi jangan harap kau selamat gadis bo**h." Gumam Damian sambil terpejam dan memijat pangkal hidungnya.
Andrea yang ikut Paul ke cafe tempat kerjanya langsung di pertemukan dengan nyonya Ursula sang pemilik cafe yang sangat cerewet dan galak. nyonya Ursula adalah perawan tua ia tidak suka dengan pegawai wanita yang sok cantik dan di gemari banyak pria. Oleh sebab itu nyonya Ursula sering sekali memecat pegawai perempuan yang di anggapnya kecentilan padahal mereka biasa saja.
setelah melakukan proses wawancara akhirnya Andrea diterima di cafe milik nyonya Ursula.
bersambung..........
ini hanya hayalan othor semata yess dan pertama kali othor nulis mohon bijak dan beri masukan yang membangun.
othor juga mohon dukungannya like, comen vote dan hadiahnya ya.
🌻🙏🙏😘
__ADS_1