Gadis Tomboy Tuan CEO

Gadis Tomboy Tuan CEO
#28


__ADS_3

Sudah tiga hari sejak Andrea menjalankan interview namun belum juga mendapatkan kabar kembali dari perusahaan raksasa tersebut.


" Ini sudah tiga hari dari sejak ku interview tapi kok belom ada kabar lagi ya apa aku tidak di terima?" Tiba-tiba ponsel Andrea berdering. Andrea melihat siapa yang menghubunginya namun tidaka ada nama yang tertera di layar ponselnya hanya nomer saja.


" Halo selamat pagi."


"Ya selamat pagi."


"Dengan nona Andrea?"


" Ya saya Andrea. Ini siapa?


" Saya dari Galaxy corp nona. Saya hanya ingin menginformasikan jika anda diterima dan diharapkan nanti jam sepuluh dapat datang ke kantor untuk penandatanganan kontrak."


" Baik lah. Saya akan kesan nanti." Andrea langsung lompat-lompat kegirangan. Ia berharap ini adalah jalan menuju masa depannya yang cerah.


Hari ini merupakan hari pertama ia bekerja ia masuk ke dalam tim kevin. Di dalam tim itu ada tiga orang yaitu. Kevin, Rose n Andrea. Kevin sebagai ketua tim tersebut.


Andrea di sambut dengan baik oleh rekan kerjanya. Tidak ada yang namanya perundungan terhadap pegawai baru.


" Hai selamat bergabung tim kami. Aku kevin dan dia Rose." Kevin memperkenalkan diri.


" Aku Andrea. Senang bisa bekerja sama dengan kalian. Mohon bantuannya kak." Jawab Andrea sembari membukukan badannya.


Andrea menikmati pekerjaannya dengan teman-teman yang sangat baik padanya. Ia seolah menemukan keluarga baru disini.


Ia dengan cepat bisa menyesuaikan diri walaupun ini adalah pengalaman pertamanya bekerja di sebuah compeny.


Semenjak Andrea bekerja di perusahaan Galaxy corp ia sudah pindah dari tempat penampungan.


Ia telah menyewa sebuah apartemen sederhana namun cukup nyaman sebagai tempat tinggalnya.


****


Hari ini Andrea di minta oleh Kevin sang ketua tim untuk membuat masterplan untuk bisnis yang akan di jalankan di kota Milan.


" Re tolong kamu antarkan dokumen ini ke tempat bos besar ya!" perintah Kevin sembari menyodorkan dokumennya.


"siap laksanakan bos!" jawab Andrea penuh semangat.

__ADS_1


Andreapun segera menuju ruangan sang bos besar yang berada satu lantai dengan ruang kerjanya.


tok...


tok...


tok....


" masuk! " kata Damian dengan suara berat dan tegas. Andrea pun segera masuk.


saat Andrea masuk Damian sedang berbicarabdinsambungan telpon dengan posisi duduk dikursi kebesarannya membelakangi pintu ruangannya.


Mendengar ada seseorang yang masuk akhirnya Damian berbalik. seketika itu Damian maupun Andrea kaget.


" Kau!" ucap mereka secara bersama.


" kenapa kau ada di sini?" tanya Andrea ketus.


" seharusnya aku yang bertanya pada mu. kenapa kau ada di sini? apa kau mencari ku karena telah menyesal sudah menolak uang ku waktu itu?" kata Damian mengejek.


Andrea tidak menanggapi perkataan dari Damian hanya bisa membulatkan matanya jengah.


Damian pun langsung mengambil dokumen tersebut dan memeriksanya. Namun tiba-tiba Damian melempar dokumen tersebut.


Brakk....


Andrea sampai terjingkat karena kaget akibat damian melempar dokumen keatas meja.


" perencanaan macam apa ini! jika seperti ini anak-anak juga bisa! buat lagi yang baru!." perintah Damian.


" tapi Tua..." perkataan Andrea terpotong.


" apa kau tul*." kata Damian penuh penekanan.


" rubah semuanya dan keluar! "


" baik Tuan." Andrea keluar dari ruangan Damian dengan perasaan yang kesal setengah mati. pasalnya mastreplan yang sudah di buat sudah sesuai dengan kesepakatan dari tim dan sudah di acc oleh Kevin selaku ketua Tim, Damian pun juga telah mengetahui sebelumnya.


" ah menyebalkan sekali sih. kenapa gak dari kemaren sih ngomongnya. begitu udah kelar minta di rubah." gerutu Andrea sambil membanting berkas di atas mejanya.

__ADS_1


" hey kamu kenapa Re?" tanya Kevin yang baru saja masuk ke ruangan.


" ini masterplan kita minta di revisi semua sama big bos." kata Andrea kesal.


" what kenapa bisa? bukanya kemaren tidak da masalah trus kenapa sekarang minta di rubah?" tanya Kevin.


" entah lah aku juga gak tau. makanya aku kesal." kata Andrea.


" baiklah kl gitu coba kamu susun lagi. aku percaya padamu. aku harus menyelesaikan pekerjaan yang lain. " pinta Kevin.


" baiklah!" akhirnya Andrea membuat perencanaan ulang untuk proyek di Milan.


Andrea harus mengulang pekerjaannya hingga beberapa kali karena Damian selalu menolaknya.


" apa sih maunya big bos itu? bukannya perencanaannya sudah bagus ya tapi tetep aja di tolak. apa dia sengaja karena ingin menindasku? " pikir Andrea negatif.


ini adalah kali ke lima Andrea mengajukan hasil kerjanya bersama tim.


" kalau kali ini masih ditolak lagi. bakalan aku santet juga itu bos!" ucap Andrea.


Dan untuk kelima kalinya ini akhirnya masterplan yang di ajukan Andrea di setujui oleh Damian. Mereka segera melaksanakan perencanaan proyek tersebut di bulan depan.


Proyek di Milan di serahkan kepada Andrea. Andrea menjadi bertanggung jawab penuh atas terlaksananya proyek ini.


Hari ini Andrea pergi ke Milan bersama Damian dan tim yang lain untuk memulai pekerjaannya.


Pekerjaan ini membuat interaksi Andrea dengan Damian semakin intens. Seringnya mereka berinteraksi membuat Damian ada rasa aneh di hatinya terhadap Andrea. Ia merasa tidak asing dengan Andrea.


bersambung..........


semoga kalian suka dengan cerita ku.


terus dukung karya pertama ku ini ya


like, komen n vote kasih hadiah juga ya biar othor semangat untuk memeras isi otak.


maaf jika masih ada salah ketik ya.


love u all n trimakasih

__ADS_1


😘😘😘🌹🌹🌹


__ADS_2