
"Re cabut yuk duitnya udah ada sama aku." Ajak Leon.
"Ni urus motor gue. Ketemu di cafe." Ucap Andrea sambil melempar kunci motor. Andrea pun langsung ganti dengan motor yang dipakai untuk aktifitas sehari-hari.
Andrea mempunyai dua motor. KL* 150cc dengan bentuk trail untuk digunakan sehari-hari. Serta untuk nin**a 250cc yang sudah di modifikasi. Motor tersebut gunakan untuk balapan. Andrea membeli kedua motor itu dengan hasil kerja kerasnya sendiri.
Sesampainya di cafe Rea langsung masuk dan duduk di sofa yang ada di sana. Tidak berapa lama Leon pun datang membawa motor Rea yang digunakan untuk balapan.
"Le biasa ya langsung transfer ke rekeningku 10% untuk mu." Ucap Andrea.
"Siap bos." Jawab Leon dengan meletakan tangannya diujung pelipis mata seperti orang hormat.
" Oya Re ni handphone kamu." Timpa Leon seraya menyodorkan benda pipih itu.
" O...ya. thanks! Tadi saat mau race bunyi mulu ni benda. Bikin ganggu konsentrasiku aja makanyan aku lempar ke kamu." Ucap Andrea memberitahu Leon.
" Mungkin pacar lo." Jawab Leon.
Andrea langsung mengecek handphonenya. Ternyata ada dua puluh panggilan tak terjawab dan beberapa pesan dari Alvin.
Andrea pun langsung membalas pesan dari Alvin walaupun jam sudah menunjukan pukul 3 dini hari.
📨: Maaf mas tadi Rea sedang sibuk jadi tidak sempat untuk angkat telpon.
📨: Besok pagi Rea telpon ya! Selamat malam selamat istirahat miss u too...😘
Singapore
Pukul 6 pagi waktu Singapore Alvin bangun kemudian ia melihat handphonenya. Ternyata ada pesan masuk dari Andrea. Setelah membaca pesan dari Andrea, Alvin curiga karena pukul tiga pagi waktu indonesia pesannya baru dibalas.
__ADS_1
" Jam tiga pagi baru balas pesanku, apa yang dia lakukan? ." Gumam Alvin. Alvin segera menghubungi Rea.
Tut.....
Tut.....
Tut....
"Halo.... Selamat pagi Re." Sapa Alvin
"Halo...... Ini siapa?" Jawab Rea dengan suara serak bangun tidur dengan kondisi masih setengah sadar.
" Ini mas Alvin Re". Jawab Alvin dengan lembut.
"Oh... Mas Alvin" ucap Rea dengan kaget lalu melihat nama yang tertera dilayar handphonenya.
"Selamat ya sayang atas wisuda kamu." Ucap Alvin
"Hmmmm pasti permintaan Rea pasti gak akan mas kabulin deh." Jawab Andrea
" Emang mau apa?" Tanya Alvi kembali.
" Ducati scambler." Andrea
"Big no Andrea" Alvin
" Tu kan beneran gak di kasih." Andrea
" Ya udah deh terserah mas aja" Alvin
__ADS_1
" Ok!" Alvin
"Lalu semalam kamu kemana aja? Mas hubungin kok gak bisa?". Tanya Alvin
" Oh semalam aku sibuk ngerjain laporan bulanan cafe mas jadi tidak sempat angkat telpon dari mas." Bohong Andrea.
" Jangan bohong sama aku Re, aku tau jika hanya mengerjakan laporan tidak mungkin sampai mengabaikan telpon dari mas. Jujur aja Re sama aku." Cerca Alvin
" Beneran mas Rea lembur." jawab Andrea bohong.
" Jangan bohong Re. Aku tau kamu semalam pasti balapan lagi kan." Desak Alvin
" Enggak mas, beneran Rea gak balapan." Kekeh Andrea menutupi kebohongannya.
" Re aku mohon jangan ikut balapan lagi itu bahaya. Aku gak mau kamu kenapa-kenapa sayang." Ungkap Alvin
" Iya mas." Kata Andrea.
" oya besok aku pulang ke Indonesia" ucap Alvin
" Lho bukannya seminggu mas. Emang kerjaan mas udah selesai ?" Tanya Andrea
" Udah sayang" jawab Alvin dengan lembut.
" Ok besok Rea jemput di bandara." Ucap Rea
" Iya. Ya udah mas tutup dulu telponnya bentar lagi ada meeting mas mau siap-siap." Beritahu Alvin
" Ok mas. Love you" jawab Andrea.
__ADS_1
Setah menutup sambungan telpon Alvin langsung bergegas ke kamar mandi. Setelah mandi kemudian ia berganti pakaian menuju ke tempat meeting bersama kliennya. Sedangkan Andrea melanjutkan tidurnya karena ia baru tidur selama tiga jam.
bersambung........