
Sedangkan di belahan dunia lainnya ada seorang ayah yang menyesal telah menyakiti putrinya. Ya dia adalah Hans Wijaya. Setelah pernikahan Putri sulungnya dengan pebisnis muda yang sukses yang kehidupan keluarga Wijaya justru semakin kacau.
Pernikahan yang ia pikir akan membuat putri kesayangannya bahagia ternyata salah besar. Celyn justru tidak bahagia sama sekali bahkan putri kesayannya tersebut malah menderita.
Setelah beberapa bulan menjadi istri Alvin akhirnya Celyn mengetahui jika Alvin suaminya adalah kekasih Andrea adiknya . Ia mengetahui hal tersebut dari Leon sahabat Andrea.
Saat itu Celyn bingung kenapa adiknya tidak datang saat ia menikah bahkan tidak pernah pulang semenjak saat itu dan sulit sekali di hubungi.
Akhirnya ia menemui Leon untuk mencari adiknya.
"Hey Le. Apa kabar?" Sapa Celyn
" Hey kak. Aku baik-baik saja." Jawab Leon
" Ada apa kakak mencari ku?" Lanjut Leon
" Le kamu tau dimana Andrea?"
" Sudah beberapa bulan ini semenjak aku menikah ia tidak bisa dihubungi dan bahkan ia tidak pulang. Aku khawatir dia kenapa-napa." Kata Celyn.
" Sepertinya dia memang benar-benar pergi. Seperti apa yang di ucapkan waktu itu." Jawab Leon dengan nada sedih.
"Maksud kamu apa Le?" Tanya Celyn bingung.
__ADS_1
" Ya kak. Kak tau Siapa Alvin Ludovic suami kakak? Dia adalah kekasih Andrea kak." Beritahu Leon kepada Celyn
Deg!
mendengar perkataan Leon seolah ada batu besar yang menghantam dirinya.
"Lanjutkan Le!" Kata Celyn datar
" Kakak ingat saat kakak datang kemari dan makan siang bersama dengan Andrea? Kaka mengatakan jika kakak menyukai Alvin Ludovic. Saat itu Andrea memutuskan untuk melepaskan Alvin untuk kakak. Dia tidak peduli jika ia harus sakit bahkan hancur demi kebahagiaan kakak." Kata Alvin.
Celyn mendengar perkataan Leon hanya menahan tangis dan rasa sakit yang begitu perih seolah hatinya di tikam dengan ribuan jarum.
" Kenapa dia melakukan itu Le?"
" Lalu sekarang dia dimana Le? Ku pasti tau dia dimana." Tanya Celyn dengan bibir bergetar karena menahan tangis yang sudah hampir meledak.
Alvin hanya bisa menggeleng dengan raut wajah yang sulit untuk diartikan.
" Aku sudah mencarinya kak tapi sampai saat ini belum menemukannya." Ungkap Leon.
"Baiklah aku akan mencarinya." Kata Celyn dan Celyn pergi meninggalkan Leon.
Leon hanya melihat kepergian Celyn dengan tatapan sedih.
__ADS_1
Di balik kemudi Celyn hanya bisa terduduk dan menundukan kepalanya di atas stir mobil. Ia melepaskan tangisannya yang sedari tadi tertahan walaupun air matanya terus menetes sejak berbicara dengan Leon.
Hiks....
Hiks.....
Hiks....
"Maaf kan kakak Re. Kakak telah menyakiti mu!" Monolog Celyn.
Setelah beberapa saat menangis akhirnya Celyn menjalankan mobilnya menuju kediaman Hans Wijaya.
Setelah menikah Celyn tinggal di rumah Alvin. Namun jika waktu senggang ia ke tempat Hans untuk menemani dady nya.
Sesampainya di kediaman Hans Celyn langsung mencari Dadynya. Sebelum ke kediaman Hans Celyn terlebih dahulu menghubungi Evan sang asisten Dadynya. Dan hari ini Hans berada di rumah.
" Bik Dady ada dimana?" Tanya Celyn kepada pelayan yang ia temui.
" Ada di taman belakang Nona." Mendengar jawaban dari sang pelayan Celyn pun langsung menghampiri dadynya yang sedang bersantai di taman belakang.
Bersambung ........
Jangan lupa like, komen, vote n pav ya riders ku tercinta. Dukungan kalian sangat berarti buat outhor receh ini.
__ADS_1
🙏🙏😘😘