Garis keturunan yg terabaikan

Garis keturunan yg terabaikan
episode 1 suasana desa


__ADS_3

langkah kaki seorang pemuda yg tampan ter ayun dengan ter gesa gesa. melintas djalan yg belum beraspal. kiri kanan berjajar tumbuhan liar memanjang sepanjang jalanyg dilaluinya. rambutnya yg agak gondrong dan wajah ke indoan, menambah tetampanan. di tunjang tubuh yg bak atletis . padat berisi serta ber otot . sangat dambaan tiap cewek yg memandang.


" hai suseno... dari habis jualan ya." sapa heriyanto . teman sekampungya dan teman ber main di waktu keci.


" iya ni bro. eh.. mau kemana her.. kok udah pakai peci. mau kondangan ya..". jawab suseno .


" gimana daganganya. laris manis ya, no.."buknya jawab pertanyaan suseno malh balik nanya.


" ( ini bocah ,bukanya jawab pertanyaan.,malah tanya dulu. batin suseno).


"ahamdhulilah.. mungkin hari ini hari baikku. dagangan buahku hari ini habis."


" sukur deh. jangan lupa nanti malam kumpol di surao( musola) untuk ngaji bareng sekalian belajar memperdalam ilmu bela diri dari abah kosim. ok..no"


" siap siap aja aku her.. tapi nanti sehabis dari rumah. tak laporan dulu sama emak dan bapaku" kelah suseno


"iya iya. dah sana pulang dulu dan terus mandi. jangan lupa tak tunggu disurao" lanjut soleh


" dah leh. aku balik dulu. tak baik ngobrol magrib magrib di jalan ada gendruo dide


pan ku nih." kelakar suseno.


" eh....ini anak kurang ajar lama lama kamu no. masak teman ngganteng kayak gini di samain grenduwo. tak jitak palamu baru nampus lo." jawab soleh sambil pura pura emosi dan mengangkat kepalan tangan nya.


" sori leh.. sedikit canda biar wajahmu nggak kelihatan tua"


"hai bocah kurang ajar. awas ya. "lanjut soleh sambil melotot. ( wajah masih imut gini di bilang tua) batin soleh lagi


" ha..ha...ha.. asalamualaikum. " lanjut suseno sabil lari dan tetawa senang karena berhasil mgerjain temenya.


( susenio prakoso. itulah namamu dan di rimu yg kusuka. selain supel bergaul kamu orangnya cerdas . rajin dan berbudi luhur. ) batin suseno sambil jawab salam suseno " walaiķumssalam"


selanjutnya soleh melangkah balik untuk maelanjutkan jalanya menuju surao atao musula




sementara suseno sudah sampai didepan pintu rumanya. rumah dari bahan papan kayu yg berbentu joglo( rumah adat orang jawa)


di pintunya sediki ada ukiran dan tanpa cat. semua serba apa adanya. karena jaman dulu dan penduduk kampung jauh. bahkan sedikit ter isolir dari dunia perkotaan.


tapi walau tampa sentuhan modernisasi justru lebih indah dan nyaman di pandang mata. apalagi bahan kayunya terbuat dari kayu yg memang sangat tua. jadi rayap tak akan mampu me makanya. dan biasanya dari ajaran nenek moyang. sebelum membuat rumah bahan kayunya di rendam dulu di dalam tanah lumpur sampa bertahun tahun . jadi . jangan harap hewan pengerat kayu mampu memaknya



"asalammualaikum..." salam suseno berharap ada yg jawab salamnya dari dalam.



" wa'alaikum salam... udah pulang le." jawab emaknya sambil menyambut uluran tangan anak semata wayangnya.dan di ciumya oleh suseno tangan emaknya itu. ( le. adalah panggilan anak bujang jawa. singkatan dari to le)

__ADS_1



"udah sana mandi dulu. baru ke surao nusul bapakmu . setelah itu pulang makan malam . jangann belajar silat dulu. sehabis makan malam aja nanti baru nusul dan belajar silatnya."



" iya mak. tak mandi dulu. oh ya mak. ini uang ini uang hasil jualan hari ini. tolong simpankan dulu mak" ujar suseno sambil nyerahin uang



" oh iya no. bok ya di tabung kamu sendiri. uangmu yg ada pada emak udah kelewat banyak. bahkan kadang tak pakai buat belanja. cuma emak kadang lupa ngasih tau kamu no" ucap emaknya.



" e alah emak. pakai yo pakai mak . tak perlu bilang juga tak apa. emang siapa sih anak emak ini. rejekiku yo rejeku dari doa emak juga kan ! "



mendengar suseno bilang (emang siapa anak emak ini)



hati perempuan yg sudah kepala 60 an itu sedikit berdebar. namun emaknya mencoba bersikap biasa saja. ;Belum saatnya kamu tau asal usulmu le. percayalah. nanti bila umurmu sudah 20 taun .akan aku kasih tau siapa dirimu le.: batin emakya


" ya udah sudah. sana mandi. nanti keburu magrib" perintah emaknya




suseno pun ke kamar dulu baru ambil handuk dan pergi ke belakang rumah untuk ke sumur buat mandi



sumur dan kamar mandi orang dusun emang terpisah dari rumah. itupun sumur dan kamar mandi jadi satu. cuma tersekat dengan pagar bambu setinggi leher. pintunya terbuat dari papan kayu yg hanya diangkat tangan dan di sandarkan agk miring.



sehabis mandi suseno bergegas berganti pakaian serta langsung pamit emaknya untuk pergi ke surau.



" mak. aku berangkat dulu ke surao ya mak" ijin suseno



" assalamualikum" lanjut suseno memberi salam



" waalaikumsalam....le"

__ADS_1



sehabis solat berjamaah..dan ngaji suseno bergegas pulang dan makan di dapuryg sudah di persiapkan emaknya di dapur.orang kapung jarang makan bersama kecuali kumpol kerabat dan saudara. selanjutnya suseno pergi ke rumah abah kosim untuk bergabung dgn teman temaya untuk belajar ilmu bela diri. disana sudah terkumpol teman temanya



" suseno. kamu di panggil dan di tunggu abah kosim tu. katnya kau di suruh memperdalam tenag dalam mu di bawah bimbingan abah kosim sendiri" ujar temanya heri.


"



"ya udah . biar aku temui abah dulu ya her" ucap suseno.



memang sudah jadi kebiasaan abah kosim di mana cara mengajri ilmu bela diri yg pemula akan di ajajari yg senior. sedangkan yg senior akan langsung dapat binbingan dari abah kosim.



"assalamualiku abah.. " salam suseno sambi masuk ke teras rumah yg cukup luas. mungkin bisa di bilang pendopo karena bentuk dan ukuranya sama besar dgn rumah utama. bedanya dia berdiri menempel depan rumah dan tampa sekat dinding apapun. di tengah tengah ada balai yg cukup besar , kira kira muat sepuluh orang dewasa duduk melingkar.



" waalaikumsalam ... sini nak suseno. duduk depan abah." abah memangil



" nak...kau udah saya beriikan semua ilmu olah karuragan . dan semua jurus jurus sudah kamu hapal semua. tinggal menyempurnakan atao melatihnya tiap saat. dan yg akan aku ajrankan adalah penunjang semua jurus jurus itu. yaiatu tenaga dalam. ini semua butuh kesabaran dan keteguhan hati. jadi kuharap kamu bersedia dan imgat. semua ilmu yg ku ajarkan harus dan wajiib di gunakan untu kebaikan dan membantu yg lemah atao tertindas. jangan sekali kali di pergunakan untuk kebatilan dan ke angkara murkaan . paham nak suseno" petuah abah kosim panjang lebar untuk anak didiknya yag paling abah sayangi.



" paham abah. semua petuah abah akan saya ingat dan semoga ALLAH SWT selalu memberiku pencerahan hidup yg benar" jawab suseno sambil tertuduk hormat.



" amin... semoga nak suseno dalam lindungan ALLAH SWT, kiranya cukup sekian dulu aja masihatku hari ini dan untuk tenaga dalam mu. kau mulai besok berpuasa selama 3 hari puasa mutih ( puasa di mana saur dan berbukanya cuma pakai nasi dan air putih saja) jangan lupa paginya sebelum puasa mandi keramas. biar nanti hati dan jiwamu bersih. "



"siap abah... suseno akan persiapakan semua. dan bila di ijinkan saya mohon diri dulu"



" baiklah nak. silahkan" jawab abah kosim sabil mengiringi dgn pandangan haru da bangga pada anak didiknya........



bersambung


‐-------'xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx------------

__ADS_1


__ADS_2