Garis keturunan yg terabaikan

Garis keturunan yg terabaikan
sang penyelamat


__ADS_3

'' halo pak sungkono, tolong datang kerumah sakit sekarang pak, darurat pak.'' panggil monica lewat hp,


'' baik nyonya aku akan kesana lima menitan'' jawab seberang telpon


selanjutnya monica memanggil direiktur rumah sakit, karena memanggil dokter.. takutnya yg datang gadungan lagi.


selang tak begitu lama direktor rumah sakit datang,


''ada apa ini , kenapa banyak mayat di sini'' tanya direktor rumah sakit yg juga dokter


'' tolong dok, tangani nenek saya dulu, dan dua pengawal nenek saya itu, dan harus dokter giardi sendiri yg menangani. aku takut bila di panggilkan dokter lain malah gadungan lagi, yg lain biar nanti nunggu pak sungkono.'' ujar monica


'' baik nona''jawab dokter giardi anwar


selang tak begitu lama datang juga asisten neneknya,


''ada apa ibu memanggil memanggil saya , apa ini... banyak orang pingsan di sini'' ucap pak sungkono bungung


'' maaf pak, apa nenek punya rumah yg terisolir dari masarakat, yg tidak terpakai, tapi masih bisa di tempati'' kali ini suseno yg bicara,


'' oo nak edi ya , untuk apa nak? tanya pak sungkono.


'' untuk menahan dua orang wanita itu pak''


'' lo.... dua suster itu pingsan dan sepertinya terluka parah, kenapa nggak di tangani sekalian di sini?'' tanya pak sungkono tidak tau sebab musababnya.


'' begini pak, tadi nenek dan aku di serang dokter dan dua suster itu. ternyata mereka dokter dan suster gadungan. juga melukai dan melumpuhkan dua pengawal nenek. untung mas suseno datang. kalo tidak entah apa yg terjadi dengan diriku dan nenek.'' terang monica pada pak sungkono.


''la... katanya nak edi.... eh. siapa?..tadi? ''tanya pak sungkono bingung.


'' tolong pak , bawa dulu dua orang perempuan itu ke tempat yg aman, dan juga saya pinjam lima orang bodiguar untuk menjaga secara langsung. jangan di lepas sebelum saya mengorek keterangan dari dirinya , kenapa sampai menyerang nenek saya, masalah pingin tau siapa saya kita tunggu nenek siuman,'' terang suseno.


'' baiklah... '' jawab pak sungkono


selanjutnya pak sungkono memanggil orang orangnya lewat telpon

__ADS_1


'' bawa dua wanita itu ke tempat alamat ini, dan panggil juga dokter pribadiku untu mengobati dua orang itu. jangan sampai meninggal dulu dua wanita itu, dan juga awasi jangan sampai melarikan diri. paham'!!!'' perintah pak sungkono pada lima orang nya,


''siap pak'' jawab tomas yg mewakili teman temanya


'' dan juga bawa serta titipkan ke ruang jenasah orang yg sudah meninggal itu'' lanjut pak sungkono memerintahkan dua ajudanya .


setelah nenek erika sadar... yg pertama tama yg di tanyakan adalah suseno cucunya.


'' mana cucu saya suseno'' tanya nenek pada cucu mantunya monica


namun yg di tanya bukanya jawab. tapi melihat suseno, dalam hati ada perasaan tak menentu. bagaimana tidak, meninggalnya swaminya adalah cintanya yg cucu nenek juga yg namanya juga suseno


la... ini ada orang yg sama wajahnya serta namanya juga di akui cucu nenek juga, monica jadi bingung. hanya menunggu keterangan dari nenek saja yg untuk membuka tabir misteri ini. lamun monica.


'' saya di sini nek'' jawab jawab suseno


'' kamu tidak apa apa cu, tadi aku lihat kamu di tusuk pisau pas di dadamu. mana sudah di obati dokter'' tanya nenek risau


'' saya tidak apa apa nek, la wong penjahatnya tadi lupa bawa pisau sungguhan kok . yg buat nusuk suseno tadi pisau mainan nek, lihat itu patahan pisaunya masih tergeletak di lantai itu'' kelakar suseno menghibur neneknya , tujuanya biar neneknya nggak usah mengkawatirkan dirinya


'' ini patahan belati asli, yg terbuat dari baja, kok bisa patah'' tanya pak sungkono sambil menunjukan patahan belati itu pada semia orang.


'' dokter giardi, coba periksa dada cucuku, dan cepat obati'' perintah nenek gelisah kepada dokter yg masih di situ.


dokter giardi utomo , yg sekaligus di tunjuk oleh kakeknya suseno untuk mengelola rumah sakit ini. rumah sakit ini yg mendirikan adalah kakeknya suseno, sebelum meninggal karena kecelakaan,


dokter giardipun memeriksa dada suseno. dan dokter serta semua orang tercengang dengan kenyataan , bagaimana tidak, mereka hanya melihat baju yg di kenakan suseno bolong bekas belati. tapi kulit dan dagingnya tidak tergores sedikitpun.


'' tidak terjadi apa apa nyonya, hanya bajunya saja yg sobek. '' jelas sang dokter.


'' iya... aku juga melihat sendiri tadi penjahat itu menusuk kan belatinya, namun heran kenapa belatinya yg patah?'' ucap monika memberi kesaksian.


melihat bukti dan juga kesaksian , mereka yg ada di ruangan itu takjub kepada suseno,


namun semuanya juga masih terpendam seribu misteri, kenapa suseno yg telah menjadi sang penyelamat nenek dan monica bisa di akui nenek sebagai cucunya. dan bagaimana rupa dan nama

__ADS_1


bisa sama, dengan cucunya yg telah tiada.


namun mereka tak berani berucap


melihat semua pada diam dan melihat ke satu arah yaitu nenek, maka apa yg di pikir mereka nenek erika sudah bisa menebak,


mereka menanyakan tentang siapa suseno yg sekaran ini. mereka kecuali suseno , walaupun wajah dan nama sama, tapi tabiat dan prilaku suseno yg dulu sangat berbeda dengan suseno yg ada sekarang ini, dan itu sudah jadi tolak ukur bahwasanya suseno dulu dan suseno sekarang tak mungkin satu atao sama. dengan kata lain orangnya itu- itu aja.


'' suseno cucuku, bukankah sudah kupesan pada mbok parmi bahwasanya kamu jangan mencariku dulu. atau kalo memang terpaksa kamu harusnya menghubungi saya dulu. kenapa kamu langgar cu'' ucap nenek erika.


'' kamu tau sendiri kan keadaan di sekitarmu bagaimana, untung kamu nggak kenapa napa.'' lanjut nenek erika lagi


'' nek, aku sudah tau semua tentang kakek, ibu saya , ayah saya, dan juga saudara kembar saya''' ucap suseno


'' saudara kembar?''


ucap mereka semua yg ada di ruangan itu bersamaan kecuali suseno dan neneknya.namun hanya saling pandang tidak mengerti, yg hanya mereka lakukan .


''' dan kamu tau sendiri kan bagaimana di sini. aku tidak mau kehilangan dirimu yg sebagai penerus ter akir, , kamu hampir di bunuh mereka kan walau kamu tadinya tidak tersangkut, untung kamu hebat dan jago bela diri '' ujar neneknya


'' justru karena alasan kakek , ayah saya, ibu saya, dan juga saudara saya itu, saya melanggar perintah nenek. dan jangan salahkan mak parmi dan pak rukin yg sudah membocorkan rahasia ini nek, saya mohon nek'' pinta suseno


'' bagaimana bila terjadi sesuatu terhadap dirimu'' ujar nenek


'' percayalah pada yg kuasa nek, dan dengan kemampuanku yg nggak seberapa ini, insya ALLAH. aku bisa jaga diri nek,.


singa atau harimau tidak akan bisa makan nek, tanpa mengintai, begitu juga dengan kita. kita tak akan tau siap musuh kita tanpa kita mengintai. sebaliknya musuh tau kita karena kita di intai.-'' jelas suseno


sedangkan pak sungkono merasa takjub akan fikiran dan pemahaman dari suseno, yg sedikit banyak dia baru tau bahwasanya suseno adala tuan mudanya namun ia belum berani menyimpolkan .


beda dengan monica prisilia, dirinya semakin bersimpati. dan entah kenapa hidupnya yg setelah di tinggal swaminya merasa jenuh, kini tumbuh harapan baru yg entah kenap sekarang mersa tentram dan nyaman dengan melihat suseno.


bersambung


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2